Blogroll

website hit counter
website hit counters

website traffic stats

12.04.2009

PERHITUNGAN DAYA

Daya listrik dalam pengertiannya dapat dikelompokkan dalam dua kelompok sesuai dengan catu tenaga listriknya, yaitu :

1. Daya listrik DC
2. Daya listrik AC.

Daya listrik DC dirumuskan sebagai :

P = V . I

dimana :

P = daya (Watt)

V = tegangan (Volt)

I = arus (Amper)

Daya listrik AC ada 2 macam yaitu: daya untuk satu phase dan daya untuk tiga phase, dimana dapat dirumuskan sebagai berikut :

Pada sistem satu phase:

P = V.I. cos θ

Dimana :

V = tegangan kerja = 220 (Volt)

I = Arus yang mengalir ke beban (Amper)

cos θ = faktor daya (cos phi)

Pada sistem tiga phase :

P = √3.V.I. cos θ

dimana:

V = tegangan antar phase =380 (Volt)

I = arus yang mengalir ke beban (Amper)

cos θ = faktor daya (cos phi)


Segitiga daya dapat digambarkan sebagai berikut :

S = daya semu = V*I

P = daya nyata (riil) = V*I*cos θ

Q = daya maya (imaginer) = V * I sin θ

Selanjutnya dapat digambarkan dalam segitiga daya



Contoh perhitungan

Sebuah lampu TL dengan daya 40 W mempunyai factor daya 0.8 berapa besar arus yang mengalir?

Jawab

TL = 40 W

Cos θ = 0.8

P = V*I* Cos θ

40W = VA*Cos θ
S = 40/0.8

S = 50 VA

S = V*I

I = 50/220

I = 0.227 A






Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Lencana