11.18.2009

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 11/18/2009 08:57:00 PM No comments
Photobucket

Sir Isaac Newton pertama kali disajikan tiga hukum gerak dalam "Principia Mathematica Philosophiae Naturalis" pada 1686. Hukum kedua mendefinisikan sebuah kekuatan yang harus sama dengan diferensial perubahan momentum per satuan waktu seperti yang dijelaskan oleh kalkulus matematika, yang Newton juga dikembangkan. Momentum didefinisikan sebagai massa suatu benda m kali kecepatannya ay Jadi persamaan diferensial untuk gaya F adalah:

F = d(m * v) / dt

Jika massa adalah konstan dan menggunakan definisi percepatan sebagai perubahan kecepatan terhadap waktu, hukum kedua tereduksi menjadi produk yang lebih akrab dari massa dan percepatan:

F = m * a

Karena percepatan adalah perubahan kecepatan terhadap perubahan dalam waktu t, kita juga dapat menulis persamaan ini dalam bentuk ketiga yang ditampilkan pada slide:

F = m * (v1 - v0) / (t1 - t0)

Fakta penting adalah bahwa gaya akan menyebabkan perubahan kecepatan dan juga, perubahan kecepatan akan menghasilkan suatu kekuatan. Persamaan bekerja dua arah. Kecepatan, gaya, percepatan, dan momentum memiliki kedua yang besar dan arah yang terkait dengan mereka. Ilmuwan dan matematikawan menyebut besaran vektor. Persamaan yang ditampilkan di sini sebenarnya persamaan vektor dan dapat diterapkan di masing-masing komponen arah.

Gerakan pesawat terbang yang dihasilkan dari kekuatan aerodinamis dan pesawat berat dan menyodorkan dapat dihitung dengan menggunakan hukum kedua gerak.


rindurinduketukmejerindu

Reactions:

0 comments:

Post a Comment