6.10.2008

Air dari Tanaman

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 6/10/2008 11:01:00 AM No comments
Para pengumpul air: tanaman seringkali menjadi wadah air. Misalnya, tanaman
bambu tua. Cobalah goyangkan-jika anda mendengar air, potong. Tanaman
berbentuk seperti wadah juga menampung air, yang kadang harus dibersihkan
dari serangga dan kotoran lain. Tanaman jenis bromeliads seringkali menjadi
wadah bagi air di daun-daunnya.

Tumbuhan Merambat yang biasanya punya kadar air tinggi (timun, anggur, bunga
trumpet):

Tumbuhan merambat bisa menjadi sumber air. Namun berhati-hatilah, tidak
semua air di dalamnya bisa diminum, kadang bersifat lengket dan beracun.
Beberapa bisa menimbulkan iritasi jika terkena kulit. Jadi, cicipilah
sebelum meminumnya. Jika menemukan yang bisa terdapat air dan bisa diminum,
potonglah bagian paling atas, dan kemudian tuangkan. Jangan potong pada
bagian bawah, karena air bisa mengalir keluar.

Akar-akaran:

Di Australia, banyak tanaman seperti water tree, oak gurun dan bloodwood,
yang memiliki akar tidak dibawah permukaan tanah, namun di atas permukaan
tanah. Potong akar sepanjang 30 cm, bersihkan kulitnya dan hisap cairan di
dalamnya, kunyah atau peras dagingnya.

Palem-paleman:

Kelapa, nipa, tebu, semua mengandung air gula yang bisa diminum. Cari dan
potong bagian paling banyak mengandung air.

Kaktus-kaktusan:

Air banyak disimpan di bagian tubuh dan buahnya. Tetapi beberapa jenis
kaktus beracun. Jangan sampai terkena durinya, yang jika terkena akan sulit
dilepas dan bisa menyebabkan luka dan infeksi. Potonglah bagian atasnya,
karena terkadang durinya sangat mengganggu dan keras.

Sumber: SAS Survival Guide, John Wiseman, HarperCollins Publisher, 1993
Reactions:

0 comments:

Post a Comment