8.17.2010

Hydrant

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/17/2010 01:41:00 PM No comments
Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket


ABB Medium Voltage Instrument Transformer

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/17/2010 01:31:00 PM No comments
Photobucket

Photobucket

Photobucket


Macam - macam Surge Arrester

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/17/2010 12:49:00 PM No comments
Photobucket
Surge Arrester 1P 100ka OBO

Photobucket
Surge Arrester 4P 100ka OBO


Photobucket


Photobucket
Surge arrestor, Type 2+3 to EN 61643-11 (Class C+D to VDE 0675 Parts 6−11)

• Suitable for TN and TT network systems
• Integrated 3+1 solution
• Incl. thermal and dynamic cut-off unit
• With visual function display
• High current conductivity with long lifespan
• Labelled connections
• Separation unit only 45 mm

Application: Industrial, housing and protection of rotary current systems

Photobucket

Photobucket

Photobucket








PhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucket

Kasus ABB Transmission Power Test

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/17/2010 12:35:00 PM No comments
Photobucket

8.12.2010

kapasitor bank

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/12/2010 01:28:00 PM No comments
Sebelum melakukan pemilihan dan instalasi unit kapasitor ke jaringan listrik, sangat dianjurkan mengamati terlebih dahulu besarnya harmonik agar unit kapasitor yang terpasang nantinya memiliki masa kerja yang lama. Penentuan bank kapasitor ditentukan sebagai berikut:

Photobucket


Contoh pemilihan kapasitor
Untuk harmonik dengan kriteria G/Sn = 25% - 60%, ABB menggunakan faktor detuned reactor p = 7% yang memiliki frekwensi resonansi pada 189 Hz. Saat detune reactor dan kapasitor terpasang ke jaringan, maka tegangan yang terukur pada kapasitor (Uc) akan menjadi :
Uc = Un / (1 - p) dimana Un = tegangan nominal fasa ke fasa

Contoh 3 :
Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7, Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur, Ib adalah 1000 A dengan G/Sn=30%. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini.
Jawaban 3 :
P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kW
Qc = P (tg phi awal - tg phi target) lihat hal 8-2.
= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR
~ 400 kVAR ===> 50 kVAR x 8 step
Uc = 400 / ( 1 - 0.07 ) = 430 VAC
Dengan safety margin (SF) sebesar 20%, maka unit kapasitor per stepnya harus dinaikkan tegangannya sebesar 20%, sehingga menjadi :
Ucs = 1.2 x Uc = 1.2 x 430 = 516 VAC ~ 525 VAC
Dari halaman 8-9 pada tabel detuned reactor, untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC, maka identik dengan kapasitor 80 kVAR pada tegangan 525 VAC. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 80 kVAR pada tegangan 525 VAC x 8 step.

Contoh 4 :
Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7 kemudian Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur adalah 1000 A dengan G/Sn=20 %. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini.
Jawaban 4 :
P = √3 x Un x I x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kVA
Qc = P (tg phi awal - tg phi target) lihat hal 8-2.
= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR
~ 400 kVAR ===> 8 step x 50 kVAR
Sesuai dengan ketentuan, untuk G/Sn = 20 %, maka unit kapasitor yang digunakan harus dinaikkan tegangannya pada 460 V. Dari halaman 8-7 pada tabel 460 VAC - 50 Hz, untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC, maka identik dengan kapasitor 70 kVAR pada tegangan 460 VAC. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 70 kVAR pada tegangan 460
VAC x 8 step.

Kompensasi energi reaktif

1. Metode perhitungan
Kebutuhan unit kapasitor dapat ditentukan dengan rumusan berikut :
Qc = P (tan phi awal - tan phi target)
dimana : P = daya aktif (kW)
Qc = unit kapasitor yang dibutuhkan (kVAR)
Besarnya (tan phi awal - tan phi target) dapat dilihat pada tabel konversi
Contoh 1 :
Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Data data yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7, Un = 400 VAC dan arus maksimal Ib yang
terukur di sisi incoming adalah 1000 A. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi
ini.
Jawaban 1 :
P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kW
Qc = P (tg phi awal - tg phi target)
= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR
~ 400 kVAR
Jadi unit kapasitor yang dibutuhkan adalah 50 kVAR x 8 step.
2. Metode kwitansi tagihan listrik
Metode ini memerlukan kecermatan pencatatan jam operasi pabrik per harinya, serta membaca
rincian data yang ada pada rekening listrik seperti besarnya LWBP (Luar Waktu Beban Puncak),
WBP (Waktu Beban Puncak, 18.00 - 22.00) dan faktor meter.
Besarnya unit kapasitor yang terpasang ditentukan oleh rumus berikut ini :
Qc = {kVARh total - (tan phi target x kWh total)} / jam operasi sebulan

contoh 2
Meter Akhir Yang lalu Faktor kali
LWBP 9967 9850 4000
WBP 1147 1124
kVARh 6509 6408 4000

Jawaban 2 :
P = {(LWBP akhir - LWBP yang lalu) + (WBP akhir - WBP yang lalu) x faktor kali meter
= {(9967 - 9850) + (1147-1124)} x 4000
= 560000 kWh
Q = (kVARh akhir - kVARh yang lalu) x faktor kali meter
= (6509 - 6408) x 4000
= 404000 kVARh
tan phi = Q / P = 560000/404000
= 1.386 ===> cos phi = 0.58 (lihat tabel konversi hal. 8-2)
Jam operasi = 24 jam / hari x 25 hari / sebulan = 600 jam
cos-1 phi (0.98) = tan-1 phi (0.2)
Qc = {404000 - (0.2 x 560000)} / 600
= 486 kVAR ~ 500 kVAR
Jadi unit kapasitor yang dibutuhkan adalah 50 kVAR x 10 step.

3. Metode estimasi dari daya nominal transformer yang terpasang
Metode ini mengasumsikan bahwa transformer dibebani prosentasi dari kapasitas daya nominal
transformer (Sn), dengan cos phi awal dari 0.7 dan cos phi target adalah 0.99, maka besarnya unit kapasitor (Qc) yang dibutuhkan dapat dilihat pada tabel berikut :

Daya trafo, Sn Estimasi beban penuh
[kVA] 50% 65% 80% 90%
160 50 70 80 90
250 80 100 120 140
315 100 120 150 180
400 120 160 200 230
500 150 200 250 300
630 200 250 300 350
800 250 325 400 450
1000 300 400 500 600
1250 400 500 620 700
1600 500 650 800 900
2000 600 800 1000 1150
2500 800 1000 1250 1400


Contoh :
Untuk transformer 1000 kVA yang dibebani 80% dari kapasitas maksimalnya, maka untuk
mengkoreksi faktor daya dari 0.7 menjadi 0.99 membutuhkan bank kapasitor sebesar 500 kVAR.

Kapasitor CLMD dari ABB terdiri dari sejumlah elemen yang digulung yang terbuat daribahan metallized polypropylene film. Gulungan kering ini dilengkapi dengan pemutus terangkai yang menjamin bahwa setiap elemen tahan dan terputus dari rangkaian di akhir masa kerjanya. Setiap gulungan ditempatkan dalam wadah plastik dan dicor dengan resin yang dipanaskan untuk memperoleh elemen tertutup yang sempurna.

suplai daya yang dibutuhkan tegangan dan frekwensi. Kotak besi tersebut diisi dengan dengan bahan anorganik, lembab dan butiran tahan panas untuk menyerap energi yang dihasilkan atau untuk memadamakn nyala api saat terjadi kerusakan di akhir masa elemen. Unit kapasitor CLMD diberikan dengan penyama panasuntuk menjamin disipasi panas efektif.
Desain jenis kering - tidak ada resiko kebocoran Kapasitor CLMD mempunyai bahan dielektrik jenis kering sehingga tidak ada resiko kebocoran atau polusi ke lingkungan. Rugi-rugi yang kecil
Rugi-rugi dielektrik kurang dari 0.2 watt per kVAR. Rugi-rugi keseluruhan termasuk resistor pembuang muatan kurang dari 0.5 watt per kVAR. Tahan lama - pemulihan sendiri (self healing) Saat terjadi gangguan yang terbentuk pada dielektrik kapasitor, elektroda yang berlapis logam yang berdekatan dengan lokasi gangguan segera menguap dan mengisolasi gangguan. Kemudian kapasitor bekerja secara normal lagi.

Proteksi terhadap api
Semua elemen kapasitor CLMD dikelilingi oleh bahan vermiculite, yaitu suatu bahan anorganik, lembam, tahan api dan material butiran kecil-kecil yang tidak beracun.Saat terjadi gangguan, bahan vermiculite ini dengan aman menyerap energi yang dihasilkan dalam kotak kapasitor dan
memadamkan kemungkinan terjadinya nyala api. Pemutus terangkai unik Sistem pemutus terangkai unik menjamin bahwa setiap elemen dapat diputuskan dari rangkaian pada akhir masanya. Mudah dipasang - ringan Kapasitor CLMD sangat ringan, sehingga tidak menyulitkan waktu pemasangan. Ketahanan yang handal Kapasitor CLMD mengacu ke standar IEC 831-1 & 2, dan standar internasional lainnya. Penggunaan terminal yang kokoh sebagai pengganti ring (bushing) porselin yang mudah retak sehingga resiko rusak saat pemasangan dapat dihindari, dan mengurangi kebutuhan perawatan. Keamanan Pelindung panas dipasang di sekitar setiap elemen kapasitor dan memberikan disipasi panas efektif. Kapasitor CLMD dilengkapi dengan resistor pembuang muatan.

Relay proteksi Motor
Relai proteksi motor dengan thermistor digunakan untuk mengontrol motor yang terpasang sensor resistor PTC. Sensor temperatur dimasukkan ke dalam belitan stator dan mengukur langsung panas motor. Kontrol langsung dijamin di bawah kondisi operasi berikut ini:
�� kerja berat
�� frekwensi switsing tinggi
�� fase tunggal
�� suhu ambien tinggi
�� pendinginan tidak mencukupi
�� pengereman motor
�� ketidakseimbangan arus
Relai ini lepas dari arus nominal motor dan metode pengasutan motor. Sensor resistor PTC dihubungkan secara seri dengan terminal Ta dan Tb. Jumlah sensor resistor PTC dibatasi oleh jumlah individu resistor sensor PTC.

RG = R1 + R2 + RN < 1.5 kohm

Di bawah kondisi operasi normal, nilai resistansi di bawah nilai respon. Bila ada salah satu resistor PTC panas berlebihan, maka keluaran relai akan OFF. Setelah dingin, keluaran relai akan ON lagi secara otomatis, bila autoreset dikonfigurasi. Relai yang dilengkapi konfigurasi tombol tekan di depan atau remote reset harus dikontrol melalui masukan kontrol dengan sinyal yang dibutuhkan. Kemungkinan aplikasi lebih lanjut: Monitor temperatur perlengkapan yang dipasang dengan sensor resistor PTC, antara lain:
�� bantalan mesin giling
�� ventilator udara panas
�� oli
�� udara
�� instalasi pemanas

Informasi umum temperature termistor
Sensor temperatur thermitor - PTC (Positive TemperatureCoefficient) harus dipilih oleh pabrik motor tergantung pada:
�� klas isolasi motor IEC 34-11
�� kategori penggunaan motor
�� karakteristik khusus motor seperti penampang penghantar belitan faktor beban lebih yang
diijinkan, dan lain-lain
�� kondisi tertentu yang dijelaskan oleh pemakai, seperti suhu ambien yang diijinkan, resiko akibat rotor terkunci, beban lebih yang diijinkan Satu sensor temperatur harus ditanam di setiap fase belitan motor. Untuk kasus motor sangkar tupai 3 fase, tiga buah sensor harus ditanam di belitan stator. Demikian 3 sensor ini dapat pula digunakan untuk motor dengan dua kecepatan dengan 1 belitan (koneksi Dahlander)
Sensor temperatur thermitor - PTC (Positive Temperature Coefficient) harus dipilih oleh pabrik motor tergantung pada:
�� klas isolasi motor IEC 34-11
�� kategori penggunaan motor
�� karakteristik khusus motor seperti penampang penghantar belitan faktor beban lebih yang
diijinkan, dan lain-lain
�� kondisi tertentu yang dijelaskan oleh pemakai, seperti suhu ambien yang diijinkan, resiko akibat rotor terkunci, beban lebih yang diijinkan Satu sensor temperatur harus ditanam di setiap fase belitan motor. Untuk kasus motor sangkar tupai 3 fase, tiga buah sensor harus ditanam di belitan stator. Demikian 3 sensor ini dapat pula digunakan untuk motor dengan dua kecepatan dengan 1 belitan (koneksi Dahlander).

Capasitor

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 8/12/2010 12:47:00 PM No comments
Capasitor bank banyak digunakan diperusahaan-perusahaan. Capasitor bank berfungsi untuk memperbaiki faktor daya. Normalnya sekitar 0.85. dibawah itu pembebanan daya listrik perusahaan menjadi lebih besar. Kenapa harus dipasang capasitor bank? karena PLN membebankan biaya kelebihan pemakaian KVARH pada pelanggan jika rata-rata cos nya kurang dari 0.85.

untuk kegunaan pemasangan capasitor juga dapat menghindari :
1. kelebihan beban alias overload
2. voltage drop pada line ends
3. kenaikan arus/ suhu pada kabel sehingga mengurangi rugi-rugi

Photobucket

kebanyakan capasitor rusak karena beberapa hal:

1. suhu yang tinggi
2. arus yang berlebih
3. dielektrik yang sudah rapuh ( biasanya disertai fault current/ salah arus)
4. waktu
5. arus harmonik

capasitor sendiri terdiri dari beberapa komponen :

1. connection
2. fuse
3. discharge resistor
4. short circuit contact
5. coil connections
6. disc
7. seal
8. case
9. insulating material
10. resin
11. coil

mekanisme capasitor rusak setelah terjadi fault current maka timbul uap sehingga terjadi kenaikan tekanan dalam capasotor, tekanan naik keatas melalui rongga tengah dari bahan insulasi khusus. entah apa namanya. kemudian menggerakkan seal keatas bersama disc sehingga terjadi short karena short circuit contact terhubung sehingga fuse akan bekerja dan melakukan discharge dengan bantuan capasitor. apabila fuse tidak bisa menahan beban maka capasitor akan mati. kemudian jika tidak terdeteksi maka lama-lama capasitor akan meledak. akan sangat bahaya jika operator tidak tahu kejadian ini. capasitor punya batas max penampungan beban. bisa-bisa merembet ke capasitor yang lain. kan capasitornya terangkai tidak hanya satu, tapi beberapa capasitor. Untuk itu sering-seringlah mengecek keadaan suhu yang ada dalam panel capasitor. selain itu berikan penurun suhu sehingga keadaan capasitor tidak panas terus. kan digunakan setiap hari. meski lama kerusakannya tapi tau ga harga capasitor? satu rangkaian varplus M4 bisa mencapai 5 jutaan bahkan lebih.


Photobucket


7.24.2010

Photobucket
Gambar 3: Sistem sambungan tegangan menengah Type II

Photobucket
Gambar 4: Sistem sambungan tegangan menengah Type III (Tie Line)


7.19.2010

Listrik Prabayar

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 7/19/2010 04:18:00 PM No comments
Inilah bentuk layanan terbaru PLN : Listrik Prabayar. Kelebihannya begitu banyak. Kemudahannya begitu nyata. Maka sistem Listrik Prabayar yang kini sedang digalakkan PLN akan terus dikembangkan dengan semangat tinggi oleh PLN. Siapa yang tidak ikut arus baru Listrik Prabayar akan ketinggalan nantinya. Kini sudah mulai banyak komplek-komplek perumahan yang secara kolektif dan masal beralih ke sistem Prabayar. Sudah banyak pula apartemen yang secara total bermigrasi ke Prabayar.



Penggunaan setrum isi ulang sangat mudah. Pelanggan cukup memasukan 20 digit angka yang terdapat pada setrum isi ulang ke meter digital listrik prabayar. Secara otomatis meter prabayar akan menunjukkan jumlah kWh sesuai nilai nominal setrum yang dibeli.



Melihat mudahnya penggunaan listrik prabayar, tentu saja cara baru ini sangat berbeda dengan cara berlangganan listrik biasa yang ada saat ini atau kita sebut pasca bayar. Pelanggan pasca bayar terlebih dahulu menggunakan listrik, kemudian membayar tagihan rekening listrik dalam periode tertentu setiap bulan sesuai besarnya pemakaian.



Keuntungan sebenarnya yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan prabayar berupa :

* Tidak ada petugas pencatat meter yang datang ke rumah sehingga privasi tidak terganggu.
* Tidak ada sanksi pemutusan
* Tidak dikenakan denda keterlambatan
* Tanpa Uang Jaminan Pelanggan
* Tidak dikenakan biaya beban bulanan
* Kemudahan pembelian setrum isi ulang



Selain itu, dengan semakin beragamnya kebutuhan yang harus dipenuhi, listrik prabayar merupakan pilihan tepat untuk berhemat. Manfaat hemat yang didapat diantaranya :

* Pelanggan dapat mengendalikan pemakaian listrik untuk menghindari pemborosan
* Pelanggan dengan mudah dapat memantau pemakaian listriknya setiap saat.
* Pelanggan dapat menyesuaikan biaya pemakaian listrik dengan anggaran belanja.



Layanan listrik prabayar tersedia untuk pelanggan listrik pasca bayar yang akan bermigrasi ke listrik prabayar dan calon pelanggan yang akan pasang baru.

Untuk pasang baru listrik prabayar syarat dan proses layanan sebagai berikut :

1. Calon pelanggan melakukan pendaftaran di kantor pelayanan PLN terdekat dilengkapi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan denah lokasi yang akan di pasang listrik prabayar

2. Petugas PLN melakukan survey ke lokasi

3. Penerbitan surat persetujuan

4. Calon pelanggan menyampaikan sertifikasi laik operasi (SLO)

5. Calon pelanggan membayar biaya penyambungan dan setrum perdana Rp 20.000,-

6. Calon pelanggan menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik

7. Petugas PLN melaksanakan penyambungan dan pemasangan meter prabayar



Untuk pelanggan pasca bayar yang akan bermigrasi ke listrik prabayar, syarat dan proses layanan sebagai berikut :

1. calon pelanggan melakukan pendaftaran di kantor pelayanan PLN terdekat dilengkapi dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan denah lokasi

2. Penerbitan surat persetujuan

3. Membayar setrum perdana Rp 20.000,-

4. Menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik

5. Petugas melaksanakan penyambungan dan penggantian meter dengan meter prabayar

Nilai setrum isi ulang yang tersedia saat ini bernilai nomimal Rp 20.000,- s/d Rp 1.000.000,- . Untuk memudahkan pelanggan, tempat pembelian setrum isi ulang sudah tersebar di beberpa tempat di Jawa Barat dan DKI, seperti BPR KS, loket pembayaran AKSES+, Bank Bukopin, loket mitra Bukopin, loket PT POS, Bank NISP, Danamon Syariah dan Bank-Bank lain yang akan menyusul kemudian.

Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 7/19/2010 04:16:00 PM No comments
Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010

1. Pemerintah diwakili Menteri ESDM telah mengumumkan penyesuaian TDL yang diatur di dalam Peraturan Menteri ESDM No. 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara. TDL baru ini mulai berlaku untuk pemakaian listrik bulan Juli 2010. Penetapan TDL 2010 telah mendapat persetujuan DPR dalam Rapat Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi VII DPR RI pada tanggal 15 Juni 2010.

2. Penyesuaian TDL 2010 merupakan langkah untuk mengendalikan besaran subsidi listrik yang harus disediakan oleh negara seperti telah ditetapkan pada UU No. 2 tahun 2010 tentang APBN-Perubahan sebagai perubahan dari UU No. 47 tahun 2009.

3. Dalam TDL 2010, pelanggan 450 VA dan 900 VA seluruh golongan tarif (Sosial, Rumah Tangga, Bisnis, Iindustri, dan Bangunan Pemerintah) tidak mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, lebih dari 33,2 juta pelanggan 450 VA dan 900 VA dari total seluruh pelanggan sejumlah 40,1 juta tidak mengalami kenaikan TDL.

4. Dalam TDL 2010 tidak ada perubahan golongan tarif listrik, tetap terdiri dari 37 golongan tarif. Sedangkan kenaikan TDL untuk pelanggan di atas 900 VA untuk setiap golongan tarif, berkisar antara 6 % - 20 % dengan sebaran sebagai berikut :
a) Sosial, naik rata-rata 10%,
b) Rumah Tangga, naik rata-rata 18%
c) Bisnis, naik rata-rata 16%
d) Industri, naik rata-rata 6% s/d 12 %
e) Bangunan Pemerintah, naik rata-rata 15% s/d 18%
f) Traksi, Curah, dan layanan Khusus, naik rata-rata 9% s/d 20%.

5. Dengan diberlakukannya TDL 2010 ini, maka kebijakan pengendalian beban puncak (Dayamax Plus) tidak diberlakukan lagi sejak 01 Juli 2010. Selain itu, kebijakan pengenaan tarif Multiguna yang selama ini dianggap diskriminatif terhadap pelanggan baru, dicabut dan dikembalikan kepada tarif sesuai TDL 2010.

6. Dalam hal adanya permintaan pelanggan industri dan bisnis yang memerlukan layanan khusus dan tingkat keandalan tertentu, PLN dapat melayani dengan skema business to business, namun pelaksanaannya harus seijin dan dikoordinasikan PLN Kantor Pusat.

7. Pada TDL 2010 ini, juga ditetapkan tarif listrik untuk Pra Bayar yang besarnya sama dengan tarif listrik Pasca Bayar. Dengan demikian, terdapat tarif Pasca Bayar (Reguler) dan tarif Pra Bayar.

8. Selain mengatur tentang tarif listrik, Peraturan Menteri ESDM Nomor : 07 Tahun 2010 ini juga menetapkan biaya-biaya lain, yaitu:
a) Biaya kelebihan pemakaian daya reaktif (kVArh);
b) Biaya Penyambungan Tenaga Listrik;
c) Uang Jaminan Langganan;
d) Biaya Keterlambatan Pembayaran;
e) Tagihan Susulan atas penertiban pemakaian listrik tidak sah.


9. Peraturan Menteri ESDM Nomor : 07 Tahun 2010 juga menegaskan, bahwa PLN harus meningkatkan pelayanan dengan ditetapkannya beberapa indikator tingkat mutu pelayanan, antara lain lama gangguan, jumlah gangguan dan atau kesalahan baca meter. Apabila tingkat mutu pelayanan tersebut tidak terpenuhi, maka PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen yang bersangkutan.

10. Kenaikan TDL ini memberi sinyal yang baik bagi calon investor kelistrikan untuk berinvestasi di Indonesia, dan memberi sinyal positip bagi pelanggan untuk berhemat.


7.13.2010

Kabel Tanah Tanam Langsung

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 7/13/2010 07:01:00 PM No comments
Jaringan Kabel Permanen Akses Tembaga (Kabel Tanah Tanam Langsung).

Jaringan kabel permanen juga disebut jaringan kabel tanah tanam langsung. Permanen karena jaringan tidak dapat direalokasi atau digeser karena telah tertanam dalam tanah. Bila kapasitasnya sudah maksimal maka dilakukan ekspansi berikutnya menurut keperluan.

Spesifikasi kabel tanah yaitu STEL-K-007 dimana bahan-bahannya dibuat dari jenis yang tahan terhadap temperatur panas mata hari maupun udara yang lembab. Jangka waktu pemakaian untuk kondisi normal antara 20-30 tahun. Kabel tanah ini diberi proteksi jelly untuk mencegah masuknya air kedalam celah-celah urat kabel. Kapsitas kabel mulai dari 10 pasang hingga 2.400 pasang.

Photobucket
Gambar 1. Penampang Alur Galian Kabel Primer(Anonimous, 1995)

Photobucket
Gambar 2. Penampang Alur Galian Kabel Sekunder dengan

Photobucket
Gambar 3. Pemasangan Kabel Telepon Melintas Jalan (Anonimous, 1995)

Photobucket
Gambar 4. Pemasangan Pipa Pengaman Melintas Jalan (Anonimous, 1995)

Photobucket
Gambar 5. Kabel tanah dan Pipa Pengaman pada Parit(Anonimous, 1995)

Photobucket
Gambar 6. Kabel tanah dan pipa pengaman pada jembatan(Anonimous, 1995)

Photobucket
Gambar 7. Konstruksi pagar jembatan (Anonimous, 1995)

Photobucket