7.01.2010

listrik di rumah

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 7/01/2010 07:58:00 PM No comments
Listik bisa menjadi kawan atau lawan, tergantung bagaimana kita mempergunakannya. Ini beberapa tips yang saya ambil dari website PLN .

Tips Merawat Instalasi Listrik di Rumah

Dalam penyambungan listrik, kabel yang terpasang di Tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR), kabel Sambungan Rumah (SR) sampai ke Alat Pembatas dan Pengukur (APP – terdiri dari KWH Meter dan MCB atau Mini Circulate Breaker) adalah asset milik PLN. Sedangkan rangkaian kabel yang terpasang sebagai Instalasi Listrik rumah/bangunan adalah asset milik pelanggan.

Tips berikut akan membantu Anda untuk ikut peduli dan turut memelihara Instalasi Listrik :

1. Pastikan Instalasi Listrik di rumah/bangunan milih Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.
2. Lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik msaih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.
3. Jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
4. Pergunakan peralatan rumah tangga elektronik yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.
5. Jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia). Informasi tentang Instalatir Listrik dapat menghubungi kantor PLN terdekat.

Tips Mencegah Bahaya Listrik

1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.

Bisa ditambahkan disini adalah pemasangan ELCB (earth leakage circuit breaker) yang sekarang telah banyak digantikan dengan GFI (ground fault interrupter) atau RCD (residual-current device). Piranti ini fungsinya untuk memutuskan hubungan apabila ada kebocoran arus listrik atau apabila ada orang yang tersengat listrik. Kebanyakan piranti ini dipasang di kamar mandi (stop kontak untuk hair dryer atau electric shaver/pencukur kumis) atau service room (tempat mesin cuci), yang pada umumnya memiliki lantai basah.

Selain daripada itu, apabila memiliki rumah baru maka lebih baik meminta untuk dipasang instalasi listrik dengan sistem 3 kabel. Karena ini akan memastikan bahwa peralatan listrik anda akan memiliki pembumian/grounding yang benar. Pernahkan anda terasa kesetrum ketika memegang lemari es? Ini kemungkinan karena instalasi listrik di rumah anda tidak memakai sistem 3 kabel.


6.12.2010

Daya Dan Efisiensi.

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 6/12/2010 06:59:00 PM No comments
Daya Dan Efisiensi.

Sebelum mengetahui daya sesaat yang dihasilkan kita harus mengetahui energi yang diterima, dimana energi tersebut adalah perkalian intensitas radiasi yang diterima dengan luasan dengan persamaan :

E = Ir x A

dimana :

Ir = Intensitas radiasi matahari ( W/m2)

A = Luas permukaan (m2)

Sedangkan untuk besarnya daya sesaat yaitu perkalian tegangan dan arus yang dihasilkan oleh sel fotovoltaik dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

P = V x I

dimana :

P = Daya (Watt),

V = Beda potensial (Volt)

I = Arus (Ampere)

Radiasi surya yang mengenai sel fotovoltaik dengan menggunakan alat pyranometer adalah dalam satuan mV sehingga harus dikonversikan menjadi W/m2 , persamaan yang digunakan adalah :

Ir (mV)

(W/m2)


Efisiensi yang terjadi pada sel surya adalah merupakan perbandingan daya yang dapat dibangkitkan oleh sel surya dengan energi input yang diperoleh dari sinar matahari. Efisiensi yang digunakan adalah efisiensi sesaat pada pengambilan data.

Output

Sehingga efisiensi yang dihasilkan :

P

dimana:

Efisiensi (%)

Ir = Intensitas radiasi matahari (Watt/m2)

P = Daya listrik (Watt)

A = Luasan sel surya (m2)

Apabila pengguna menginginkan tegangan maupun arus yang lebih besar, maka panel solar cell dapat dirangkai secara seri atau paralel maupun kombinasi keduanya. Bila panel dirangkai seri maka tegangan yang naik tetapi bila dirangkai paralel maka arus yang naik.

Penyimpanan Arus Listrik.

Setelah mendapatkan output dari solar cell yang berupa arus listrik dapat langsung digunakan untuk beban yang dimanfaatkan. Tetapi juga arus listrik tersebut dapat digunakan sebagai pengisian dengan cara disimpan ke dalam baterai agar dapat dipergunakan pada saat yang diperlukan khususnya pada malam hari karena tidak adanya sinar matahari.

Apabila solar cell tersebut digunakan untuk penyimpanan ke baterai, maka besarnya tegangan yang dihasilkan harus diatas spesifikasi baterai tersebut. Misalnya baterai yang digunakan adalah 12 Volt, maka tegangan yang dihasilkan solar cell harus diatas 12 Volt untuk dapat melakukan pengisian.

Sebaiknya sebelum melaksanakan pengisian sebaiknya baterai dalam keadaan kosong karena arus yang masuk akan dapat terisi dengan maksimal. Satuan kapasitas suatu baterai adalah Ampere jam ( Ah ) dan biasanya karakteristik ini terdapat pada label suatu baterai. Misalnya suatu baterai dengan kapasitas 10 Ah akan terisi penuh selama 10 jam dengan arus output solar cell sebesar 1 Ampere.


Kesimpulan.


Berdasarkan hasil pengolahan data serta grafik-grafik yang telah dihasilkan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

a) Besarnya intensitas radiasi matahari dipengaruhi oleh cuaca cerah atau tidak ada awan/bayangan yang menghalangi cahaya langsung matahari yang sampai kepermukaan bumi. Intensitas radiasi matahari akan mempengaruhi parameter-parameter lain yaitu energi, daya dan efisiensi.

b) Solar cell memanfaatkan cahaya langsung dari matahari yang dirubah menjadi energi listrik. Apabila dalam keadaan digunakan, salah satu cell ditutup maka daya akan turun.

Saran.

a) Kemiringan panel agar bervariasi untuk mengetahui kemiringan panel yang cocok untuk menghasilkan daya solar cell yang lebih baik. Atau kemiringan panel mengikuti pergerakan matahari ( tracking ), karena sudut masuk matahari yang baik adalah tegak lurus terhadap permukaan panel.

b) Daya yang di hasilkan solar cell selain disimpan ke baterai, ke depannya digunakan langsung menggerakkan beban misalnya sepeda motor bahkan mobil.
AddThis


Transformator Ideal

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 6/12/2010 06:53:00 PM No comments
Pada transformator ideal, tidak ada energi yang diubah menjadi bentuk energi lain di dalam transformator sehingga daya listrik pada kumparan skunder sama dengan daya listrik pada kumparan primer. Atau dapat dikatakan efisiensi pada transformator ideal adalah 100 persen. untuk transformator ideal berlaku persamaan sebagai berikut:

Photobucket

Contoh cara menghitung arus listrik sekunder dan arus listrik primer:

Sebuah transformator step down mempunyai jumlah lilitan primer 1000 dan lilitan sekunder 200, digunakan untuk menyalakan lampu 12 V, 48 W.
Tentukan:
a.arus listrik sekunder,
b.arus listrik primer !

Penyelesaian:
Diketahui: Np = 1000 lilitan
Ns = 200 Lilitan
Vp = 12 V
Ps = 48 W
Ditanyakan:
a. Is = ........... ?
b. Ip = ........... ?

Jawab:
Photobucket
Jadi, kuat arus sekunder adalah 4 A
Photobucket
Jadi, kuat arus sekunder adalah 0,8 A

Prinsip Kerja Transformator

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 6/12/2010 06:35:00 PM 1 comment
Komponen Transformator (trafo)

Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

Photobucket
Bagian-Bagian Transformator

Photobucket
Contoh Transformator

Photobucket
Lambang Transformator

Prinsip Kerja Transformator

Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).

Pada skema transformator di bawah ini, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.

Photobucket

Photobucket

Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan

Photobucket

Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Simbol Transformator

Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:

1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np).
2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).

Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:

1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).
2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).
3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,

Photobucket
Sehingga dapat dituliskan:
Photobucket

Penggunaan Transformator

Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.

Contoh cara menghitung jumlah lilitan sekunder:

Untuk menyalakan lampu 10 volt dengan tegangan listrik dari PLN 220 volt digunakan transformator step down. Jika jumlah lilitan primer transformator 1.100 lilitan, berapakah jumlah lilitan pada kumparan sekundernya ?

Penyelesaian:
Diketahui: Vp = 220 V
Vs = 10 V
Np = 1100 lilitan

Ditanyakan: Ns = ........... ?

Jawab:
Photobucket
Jadi, banyaknya lilitan sekunder adalah 50 lilitan

Transformator

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 6/12/2010 06:17:00 PM No comments
Transmisi Listrik Jarak Jauh

Pusat pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari pemukiman atau pelanggan. Sehingga listrik yang dihasilkan pusat pembangkit listrik perlu ditransmisikan dengan jarak yang cukup jauh. Transmisi energi listrik jarak jauh dilakukan dengan menggunakan tegangan tinggi, dengan alasan sebagai berikut:

Photobucket

Transmisi energi listrik jarak jauh

1. Bila tegangan dibuat tinggi maka arus listriknya menjadi kecil.
2. Dengan arus listrik yang kecil maka energi yang hilang pada kawat transmisi (energi disipasi) juga kecil.
3. Juga dengan arus kecil cukup digunakan kawat berpenampang relatif lebih kecil, sehingga lebih ekonomis.

Energi listrik atau daya listrik yang hilang pada kawat transmisi jarak jauh dapat dihitung dengan persamaan energi dan daya listrik sebagai berikut:

Photobucket

W = energi listrik (joule)
I = kuat arus listrik (ampere)
R = hambatan (ohm)
t = waktu
P = daya listrik (watt)

Transmisi energi listrik jarak jauh menggunakan tegangan tinggi akan mengurangi kerugian kehilangan energi listrik selama transmisi oleh disipasi.

Contohnya daya listrik 2 MW ditransmisikan sampai jarak tertentu melalui kabel berhambatan 0,01 ohm. Hitung daya listrik yang hilang oleh transmisi tersebut, jika:

1. menggunakan tegangan 200 Volt,
2. menggunakan tegangan 400 kiloVolt ?

Penyelesaian:
Diketahui: P = 2 MW = 2.106 watt

R = 0,01 ohm

Ditanyakan: a. Philang pada tegangan 200 Volt = ........... ?

b. Philang pada tegangan V= 4.105 volt = ........... ?

Photobucket

Photobucket

* Jadi, energi yang hilang di perjalanan setiap detiknya 10pangkat6 watt.
nilai ini sangat besar karena

setengah dayanya akan hilang.

* Jadi, energi yang hilang di perjalanan setiap detiknya hanya 0,25 watt




5.21.2010

Kapal CJ2 CPU Unit dengan built-in port Ethernet Multi Fungsi!

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 5/21/2010 03:05:00 PM No comments
Selamat datang di Keluarga CJ2 Baru:
Dibangun untuk Memberikan Anda Inovasi Tanpa Growing Pains

Photobucket

Desain adalah hasil dari tahun CJ2 pengalaman sebagai pemimpin pasar di lapangan pengendali modular dan merupakan langkah logis berikutnya di controller. Hal ini menawarkan kinerja lebih besar dan lebih cepat I / O tanggapan serta skalabilitas ekstrim - jadi Anda hanya akan perlu satu keluarga. Selain itu, pemrograman, debugging dan jaringan yang lebih cepat dan mudah.

Seri CJ2H ideal untuk kebutuhan otomasi mesin canggih seperti yang diperlukan dalam pemeriksaan pengolahan gambar komponen listrik dan konveyor sortir kecepatan tinggi di. Ini adalah pilihan yang jelas untuk pembangun mesin modern.

Keluarga adalah CJ2 peluang besar untuk secara bersamaan mengurangi biaya dan berinovasi sekarang dan di masa depan.





4.25.2010

macam - macam Ats Amf Module

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 4/25/2010 06:56:00 AM No comments
1. DeepSea 5110

Photobucket

2. DeepSea 5210

Photobucket

3. ComAp ILNT-AMF25

Photobucket

4. DeepSea 704

Photobucket

5. Easygen1500

Photobucket

6. Easygen300

Photobucket

7. EMKO EAOM-19

Photobucket

8. EMKO EAOM-210FL

Photobucket

9. EMKO EAOM-9F

Photobucket

10. EMS R98

Photobucket

11. GTR205 Monicon

Photobucket

12. NC/NB-SEG

Photobucket

Engine-generator

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 4/25/2010 06:45:00 AM No comments
Sebuah mesin generator adalah kombinasi dari sebuah generator listrik dan mesin (prime mover) dipasang bersama untuk membentuk satu bagian dari peralatan. Kombinasi ini juga disebut sebagai set mesin generator atau gen-set. Dalam banyak konteks, mesin diambil untuk diberikan dan unit gabungan hanya disebut generator.


Mesin-generator yang tersedia dalam berbagai macam peringkat kekuasaan. Ini termasuk kecil, unit tangan-portable yang dapat menyediakan beberapa ratus watt kekuasaan, tangan-gerobak mount unit, seperti yang digambarkan di bawah ini, yang dapat menyediakan beberapa ribu watt dan stasioner atau trailer-mount unit yang dapat menyediakan lebih dari satu juta watt. Apapun ukuran, generator dapat berjalan pada bensin, solar, gas alam, propana, bio-diesel, pembuangan gas atau hidrogen. Sebagian besar unit yang lebih kecil biasanya dibangun menggunakan bensin (BBM) seperti bahan bakar, dan yang lebih besar memiliki berbagai jenis bahan bakar, termasuk solar, gas alam dan propana (cair atau gas). Beberapa mesin juga dapat beroperasi pada diesel dan gas secara bersamaan (operasi bi-BBM).

Beberapa mesin menggunakan generator turbin sebagai mesin, seperti turbin gas industri digunakan dalam pembangkit listrik memuncak dan microturbines digunakan di beberapa bus listrik hibrida.

Lainnya mesin-mesin generator menggunakan uap, seperti kebanyakan tanaman bahan bakar fosil-batubara bertenaga listrik.

Photobucket
MAN mesin diesel dan generator, sekarang pada layar luar museum


Lain-mesin generator menggunakan mesin reciprocating.

Generator tegangan (volt), frekuensi (Hz) dan daya (watt) peringkat yang dipilih sesuai dengan beban yang akan dihubungkan......

Mesin berbahan bakar generator didorong pada bahan bakar gas alam sering bentuk jantung skala kecil kurang dari 1.000 kW dikombinasikan panas dan instalasi listrik.

Hanya ada beberapa model portabel generator tiga-tahap yang tersedia di AS. Kebanyakan dari unit portabel yang tersedia hanya daya satu fasa dan sebagian besar generator tiga-tahap produksi yang besar generator jenis industri. Di negara-negara lain di mana daya tiga fasa lebih sering terjadi di rumah tangga, generator portabel yang tersedia dari beberapa kW keatas.

Portable generator mesin mungkin memerlukan conditioner daya eksternal dengan aman beroperasi beberapa jenis peralatan elektronik. generator portabel kecil dapat menggunakan inverter. model Inverter dapat berjalan pada RPM lebih lambat untuk menghasilkan daya yang diperlukan, sehingga mengurangi suara mesin dan membuatnya lebih hemat bahan bakar. generator Inverter yang terbaik untuk daya perangkat elektronik sensitif seperti komputer dan lampu yang menggunakan ballast sebuah.
[Sunting] Mid-ukuran mesin generator-diam

Mesin menengah generator stasioner digambarkan di sini adalah 100 kVA mengatur yang memproduksi 415 V pada sekitar 110 A. Hal ini didukung dengan mesin 6,7 liter turbocharged Perkins Phaser 1000 Series, dan mengkonsumsi sekitar 27 liter bahan bakar per jam, pada 400 liter tangki. mesin Diesel di Inggris dapat berjalan di diesel merah dan memutar di 1.500 atau 3.000 rpm. Ini menghasilkan tenaga pada frekuensi 50 Hz, yang merupakan frekuensi yang digunakan di Inggris. Di daerah di mana frekuensi listrik adalah 60 Hz (Amerika Serikat), generator memutar di 1.800 rpm atau lain pembagi dari 3600. Mesin diesel genset dioperasikan pada titik efisiensi puncak mereka dapat menghasilkan antara 3 dan 4 kilowatthours energi listrik untuk setiap liter bahan bakar solar dikonsumsi, dengan efisiensi yang lebih rendah di bagian beban.



4.24.2010

Elektromagnetisme

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 4/24/2010 06:51:00 AM No comments
Elektromagnetisme adalah cabang fisika tentang medan elektromagnetik yang mempelajari mengenai medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dapat diproduksi oleh muatan listrik statik, dan dapat memberikan kenaikan pada gaya listrik. Medan magnet dapat diproduksi oleh gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan kenaikan pada gaya magnetik.

Istilah "elektromagnetisme" berasal dari kenyataan bahwa medan listrik dan medan magnet adalah saling "berpelintiran"/terkait, dan dalam banyak hal, tidak mungkin untuk memisahkan keduanya. Contohnya, perubahan dalam medan magnet dapat memberikan kenaikan kepada medan listrik; yang merupakan fenomena dari induksi elektromagnetik, dan merupakan dasar dari operasi generator listrik, motor induksi, dan transformer.

Istilah elektrodinamika kadangkala digunakan untuk menunjuk kepada kombinasi dari elektromagnetisme dengan mekanika. Subjek ini berkaitan dengan efek dari medan elektromagnetik dalam sifat mekanika dari partikel yang bermuatan listrik.


Photobucket





Elektron

Elektron adalah partikel subatomik yang bermuatan negatif dan umumnya ditulis sebaga e-. Elektron tidak memiliki komponen dasar ataupun substruktur apapun yang diketahui, sehingga ia dipercayai sebagai partikel elementer.[2] Elektron memiliki massa sekitar 1/1836 massa proton.[3] Mometum sudut (spin) instrinsik elektron adalah setengah nilai integer dalam satuan ħ, yang berarti bahwa ia termasuk fermion. Antipartikel elektron disebut sebagai positron, yang identik dengan elektron, kecuali bahwa ia bermuatan positif. Ketika sebuah elektron bertumbukan dengan positron, keduanya kemungkinan dapat saling berhambur ataupun musnah total, menghasilan sepasang (atau lebih) foton sinar gama. Elektron, yang termasuk ke dalam generasi keluarga partikel lepton pertama,[4] berpartisipasi dalam interaksi gravitasional, interaksi elektromagnetik dan interaksi lemah.[5] Sama seperti semua materi, elektron memiliki sifat bak partikel maupun bak gelombang (dualitas gelombang-partikel), sehingga ia dapat bertumbukkan dengan partikel lain dan berdifraksi seperti cahaya. Oleh karena elektron termasuk fermion, tiada dua elektron yang dapat menduduki keadaan kuantum yang sama sesuai dengan asas pengecualian Pauli.[4]

Konsep muatan listrik yang tidak dapat dibagi-bagi lagi diteorikan untuk menjelaskan sifat-sifat kimiawi atom oleh filsuf alam Richard Laming pada awal tahun 1838;[6] nama electron diperkenalkan untuk menamakan muatan ini pada tahun 1894 oleh fisikawan Irlandia George Johnstone Stoney. Elektron berhasil diidentifikasikan sebagai partikel pada tahun 1897 oleh J. J. Thomson.[1][7]

Dalam banyak fenomena fisika, seperti listrik, magnetisme dan konduktivitas termal, elektron memainkan peran yang sangat penting. Suatu elektron yang bergerak relatif terhadap pengamat akan menghasilkan medan magnetik dan lintasan elektron tersebut juga akan dilengkungkan oleh medan magnetik eksternal. Ketika sebuah elektron dipercepat, ia dapat menyerap ataupun memancarkan energi dalam bentuk foton. Elektron bersama-sama dengan inti atom yang terdiri dari proton dan neutron, membentuk atom. Namun, elektron hanya menduduki 0,06% massa total atom. Gaya tarik Coulomb antara elektron dengan proton menyebabkan elektron terikat dalam atom. Pertukaran ataupun perkongsian elektron antara dua atau lebih atom merupakan sebab utama terjadinya ikatan kimia.[8]

Menurut teorinya, kebanyakan elektron dalam alam semesta diciptakan pada persitiwa Big Bang, namun ia juga dapat diciptakan melalui peluruhan beta isotop radioaktif maupun dalam tumbukan berenergi tinggi, misalnya pada saat sinar kosmis memasuki atmosfer. Elektron dapat dihancurkan melalui pemusnahan dengan positron, maupun dapat diserap semasa nukleosintesis bintang. Peralatan-peralatan laboratorium modern dapat digunakan untuk memuat ataupun memantau elektron individual. Elektron memiliki banyak aplikasinya dalam teknologi modern, misalnya dalam mikroskop elektron, terapi radiasi, dan pemercepat partikel.

Photobucket


4.06.2010

Perumusan matematis daya listrik

Posted by gustaf parlindungan lumban tobing On 4/06/2010 12:30:00 PM No comments
Daya listrik, seperti daya mekanik, dilambangkan oleh huruf P dalam persamaan listrik. Pada rangkaian arus DC, daya listrik sesaat dihitung menggunakan Hukum Joule, sesuai nama fisikawan Britania James Joule, yang pertama kali menunjukkan bahwa energi listrik dapat berubah menjadi energi mekanik, dan sebaliknya.


P = V I \,

di mana

P adalah daya (watt atau W)
I adalah arus (ampere atau A)
V adalah perbedaan potensial (volt atau V)

Sebagai contoh, lampu dengan daya 8 watt yang dipasang pada voltase (beda potensial) 220 V akan memerlukan arus listrik sebesar 0,0363636 A atau 36,3636 mA :

8\,\mbox{W} = 220\,\mbox{V} \cdot 0,0363636\,\mbox{A} .

Hukum Joule dapat digabungkan dengan hukum Ohm untuk menghasilkan dua persamaan tambahan

P = I^2 R\, = \frac{V^2}{R} \,

di mana

R adalah hambatan listrik (Ohm atau Ω).

sebagai contoh:

(2\,\mbox{A})^2 \cdot 6\,\Omega = 24\,\mbox{W} \,

dan

\frac{(12\,\mbox{V)}^2}{6\,\Omega} = 24\,\mbox{W} \,