<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629</id><updated>2012-01-29T12:39:07.377+07:00</updated><category term='Kondensasi/Pengembu nan'/><category term='AC/DC motor dynamo'/><category term='SYNCHRONIZING GENERATOR'/><category term='Kabel Tanah Tanam Langsung'/><category term='Mengenal peralatan instalasi listrik rumah tinggal'/><category term='logo indosiar'/><category term='synchronous motor'/><category term='LV surge protection installation'/><category term='Kegunaan tas pinggang kecil'/><category term='Single Voltage'/><category term='electric motor'/><category term='Berhentilah Jadi Gelas'/><category term='ATS'/><category term='Perumusan matematis daya listrik'/><category term='High Voltage XLPE Cable'/><category term='Rasanya seperti baru kemarin'/><category term='judul film Zara Zettira'/><category term='dari teater delik'/><category term='Generator Set (GENSET)'/><category term='Air dari Tanaman'/><category term='Tips mencari air'/><category term='DISAAT DAKU TUA....'/><category term='Variable speed drives are cost effective'/><category term='Pembagi Beban Generator'/><category term='Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri'/><category term='dan XBox Mengandung Racun (waaaaaaah..)'/><category term='CERITA SEORANG WANITA TENTANG SUSU  KACANG...'/><category term='DM4'/><category term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Frekuensi inverter DF'/><category term='Single phase induction motor'/><category term='Kasus ABB Transmission Power Test'/><category term='burung'/><category term='Siemens MC75'/><category term='Hutan Terluas di Dunia Mulai &apos;Gundul&apos;'/><category term='Terimakasih Jarum Black'/><category term='JANGKA SORONG'/><category term='Elektromagnetisme'/><category term='Gaya Gerak Listrik (GGL)'/><category term='Penyebab Kebakaran Karena Listrik'/><category term='Jasa kontraktor'/><category term='Binatang Sebagai Tanda-Tanda Adanya Air'/><category term='Listrik Keselamatan di Medium Voltage'/><category term='wiring diagram motor star delta'/><category term='ELECTRONIC GOVERNORS'/><category term='Water Level Sensor Circuit'/><category term='love'/><category term='*Rehabilitasi Pantai-Pantai Terabrasi dengan Penanaman Mangrove'/><category term='Mengenal PLC ( Programmable logic controller )'/><category term='RASTA BELLA'/><category term='PERHITUNGAN DAYA'/><category term='Hukum Kirchooff'/><category term='kerinci oh kerinci...'/><category term='Listrik Prabayar'/><category term='animasi electrical'/><category term='macam - macam Ats Amf Module'/><category term='Single Voltage Wye or Delta 6-Leads'/><category term='PLC (Programmable Logic Controller)'/><category term='PROSES PENYEMBUHAN YANG SEDERHANA DAN LEBIH CEPAT'/><category term='Hukum-Hukum Dasar Listrik'/><category term='Terminal Penerima Petir'/><category term='Industri&apos;s Top-level Sensing Jarak dengan Built-in Amplifier'/><category term='Taxi sudah tidak aman lagi'/><category term='mulut..........'/><category term='Dual Voltage Wye-start Delta-run 12-Leads'/><category term='materi DIKSAR PA'/><category term='Grounding'/><category term='Bare Conductor'/><category term='Sensor Omron'/><category term='Sistem-Sistem Pendukung pada GenSet'/><category term='Cuaca dan Dataran'/><category term='Rumus Daya Hantar Kabel'/><category term='LISTRIK STATIS'/><category term='DC Power Systems.'/><category term='Hydrant'/><category term='Gunung Rinjani Jadi Geopark Pertama di Indonesia'/><category term='Eksitasi Generator'/><category term='Wiring Pada Jaringan Distribusi'/><category term='Sebuah Inspirasi Untuk Kebangkitan Indonesia'/><category term='Hari AIDS Sedunia'/><category term='Capasitor'/><category term='Merdeka…..'/><category term='Elektronik motor starter dan drive'/><category term='Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010'/><category term='Garam'/><category term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Koneksi contoh'/><category term='TEST INSULASI / INSULATION TEST'/><category term='Peralatan penting untuk survival'/><category term='HIDUP SEDERHANA VS. HIDUP SELIBAT'/><category term='PLC (PowerLine Communication)'/><category term='Induction Motor Construction'/><category term='Mengapa Resist?'/><category term='Kesucian Cinta pada Alam'/><category term='DV'/><category term='MCCB Adalah pemutus sirkit tegangan menengah.'/><category term='Kode-kode Rahasia pada HaPe GSM'/><category term='gambar teknik'/><category term='Bagaimana Cara Menggunakan Multimeter'/><category term='Schneider Electric TeSys U-Line Motor Starter'/><category term='Hukum Ohm'/><category term='Modular enclosures and switchgear'/><category term='CERITA DALAM KEHENINGAN'/><category term='Potensi Gunung Lumpur Membentang di Pulau Jawa'/><category term='Tulisan Jepang terbagi menjadi tiga aksara'/><category term='Michael Faraday'/><category term='Bahaya Utama Sambaran Petir'/><category term='panggung reuni'/><category term='Variable Tourque 6-Leads IEC'/><category term='Zelio Control'/><category term='Something nice to read..'/><category term='kapasitor bank'/><category term='DV51 menghubungkan contoh'/><category term='Struktur unit Bearing'/><category term='Daya Dan Efisiensi.'/><category term='Contactors'/><category term='Schneider Electric rilis Square D PowerLogic Sirkuit Monitor CM4250'/><category term='subscribe with RSS Parallel transformers benefits'/><category term='Hukum Coulomb'/><category term='listrik di rumah'/><category term='CJ2 CPU Unit'/><category term='Selamat Lebaran'/><category term='macam macam Panel Cubicle'/><category term='Engine-generator'/><category term='Dual Voltage Wye-start Delta-run 12-Leads IEC'/><category term='marhabn ya ramadhan'/><category term='Pengaturan Tegangan Generator Sinkron'/><category term='Transformator'/><category term='PLC systems simatic S7-400'/><category term='PLC TIPS AND HINTS'/><category term='ENERGI DAN DAYA LISTRIK'/><category term='Constant Tourque 6-Leads IEC'/><category term='Digital Transfer Switch Control'/><category term='Transformator Ideal'/><category term='Siemens electrical produk'/><category term='Naskah Teater Fredy Sr. Wowor: SUATU WAKTU DALAM HIDUP SEORANG AKTOR'/><category term='Pengetesan Komponen Sistem Pengapian'/><category term='Kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena Serangan Jantung...'/><category term='Kahlil Gibran'/><category term='Wii'/><category term='Optiline 45'/><category term='Yin - Yang'/><category term='Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Menengah Diatas 8 MNA s/d 60 MVA Bagian 1: Saluran Kabel Dibawah Tanah – SPLN 56-3-1: 1996'/><category term='Soft Start dan Inverter'/><category term='Foto Foto Bung Karno'/><category term='PENGUKURAN TAHANAN TANAH'/><category term='Relay construction'/><category term='Teater'/><category term='Bagaimana menghitung ukuran kabel (luas penampang jika di ketahui Ampere)?'/><category term='Paralel trafo distribusi listrik'/><category term='Alat Pembagi Beban Generator'/><category term='hasil dari web sebelah'/><category term='Constant Tourque 6-Leads'/><category term='ElectricalPower Listrik Power  Kabel Fiber Optik'/><category term='Apa Penyebab Utama Pemanasan Global'/><category term='Dual Voltage Wye 12-Leads'/><category term='EARTH LEAKAGE CIRCUIT BREAKER (ELCB)'/><category term='Gejala Stroke.cukup 3 pertanyaan.. .'/><category term='Air dari Binatang'/><category term='Hukum Joule'/><category term='Petir'/><category term='gambar kerja'/><category term='...Sang Pencipta-pun Tidak Pernah Memerintahkan Untuk Itu...'/><category term='easYgen 300'/><category term='Kabel Penghantar'/><category term='Constant Horsepower 6-Leads'/><category term='HARUSKAH MENIKAH?'/><category term='ABB Medium Voltage Instrument Transformer'/><category term='&quot;LombaBlogDepok 17 Juli – 17 September 2010″'/><category term='Cerita Pohon Apel dan Anak Laki-Laki'/><category term='Sudah Amankah Instalasi Listrik anda'/><category term='Single-Dual Voltage Wye-Delta 6-Leads IEC'/><category term='naskah teater'/><category term='Greenpeace: PS3'/><category term='Prinsip Kerja Transformator'/><category term='Medan Listrik'/><category term='poster reuni'/><category term='Tiang Penyangga'/><category term='Variable Torque 6-Leads'/><category term='teater delik'/><category term='Panel Genset A.M.F - A.T.S'/><category term='Separately-excited DC motor'/><category term='naskah teater pagi yg bening'/><category term='Dual Voltage Wye 9-Leads'/><category term='Motor control center with TeSys T motor management controller'/><category term='Electric Motor Efek'/><category term='ATS Controller'/><category term='Single-Dual Voltage Wye-Delta 6-Leads'/><category term='Conservation'/><category term='Dual Voltage 6-Leads'/><category term='Dual Voltage Delta 9-Leads'/><category term='easYgen-300 J1939 DM1 Alarm Message Example'/><category term='My Project Masjid Fatmawati Bengkulu'/><category term='Dual Voltage 8-Leads'/><category term='proyek tower pemancar'/><category term='Kontaktor dan Pemutus Sirkit Motor'/><category term='PowerLogic EGX100'/><category term='Resistor'/><category term='animasi iklan'/><category term='Unconditional Love'/><category term='cinta'/><category term='wiring pompa booster'/><category term='PENGHEMATAN LISTRIK'/><category term='Star-delta Reduced Voltage Pemula'/><category term='Merelakan'/><category term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE DF51'/><category term='Sekedar Renungan Kasih'/><category term='elektrostatika'/><category term='Fenomena Elektrostatis dan Tegangan Listrik'/><category term='BAHAYA-BAHAYA YANG TIMBUL PADA GARDU INDUK PADA KEADAAN GANGGUAN TANAH'/><category term='cara kerja motor listrik'/><category term='Macam - macam Surge Arrester'/><category term='bisnis ON LINE bersama DBC-NETWORK'/><category term='Motor induksi 3-fasa'/><category term='Atraksi Debus Banten yang kian punah'/><category term='Dua Sisi Koin....'/><category term='Electronics Tutorial'/><category term='Inductive sensor'/><title type='text'>my Journal</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>307</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1288761208201314139</id><published>2011-12-30T17:14:00.006+07:00</published><updated>2011-12-30T17:50:54.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rasanya seperti baru kemarin'/><title type='text'>Rasanya seperti baru kemarin</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=LOGO1dki.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/LOGO1dki.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Rasanya seperti baru kemarin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;kita menjalani masa-masa remaja yang penuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;dengan tawa, canda dan sedikit romansa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;sambil menyulam cita-cita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;dalam balutan seragam putih-abu abu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Tiada beban yang mengganggu keceriaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;selain tugas-tugas rutin sekolah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;itupun biasanya kita kerjakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;sehari sebelum waktu untuk dikumpulkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;karena semua dari kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;rasanya tidak menginginkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;ada banyak yang menyita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;masa-masa indah waktu di STM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Rasanya seperti baru kemarin semua cerita itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;kita rangkai bersama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;bagai sebuah novel pop kegemaran remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;yang alur cerita ringan mengalir bagai sungai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Dan tak ada yang menyangka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Berjalannya bentangan waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;telah menyulam semua cerita itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;menjadi sekumpulan kenangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;kenangan manis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;yang terkadang kita mimpikan kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;kita coba membingkai semua kenangan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;supaya dapat kita gantungkan di dinding hati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;agar menjadi lebih bermakna,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;setidaknya untuk diceritakan pada anak kita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;yang sekarang sedang menjalani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;masa berseragam putih-abu abu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;Betapa manisnya terlihat nanti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;ketika sekumpulan pria dan wanita dewasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;yang rambutnya mulai dipenuhi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;guguran bunga jambu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;mencoba memerankan dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;bagai masa-masa indah waktu STM,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;dengan senandung, canda dan dansa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;lepas selepas-lepasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;betapa sekumpulan kenangan muda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;coba untuk dikuakkan kembali,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;selain tuk sedikit menghapus dahaga jiwa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;juga buat bercermin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;bahwa kini kita telah menjadi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic;"&gt;mentari di cakrawala senja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1288761208201314139?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1288761208201314139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/12/rasanya-seperti-baru-kemarin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1288761208201314139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1288761208201314139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/12/rasanya-seperti-baru-kemarin.html' title='Rasanya seperti baru kemarin'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2668790061688582712</id><published>2011-03-17T11:03:00.003+07:00</published><updated>2011-03-17T11:33:47.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengapa Resist?'/><title type='text'>Mengapa Resist?</title><content type='html'>Arus listrik hanyalah gerak elektron dari satu tempat ke tempat lain melalui kawat. Semakin banyak elektron yang mengalir, semakin tinggi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor memiliki nama apt: Mereka "melawan" arus listrik akan melalui mereka. Anda dapat menganggap resistor sebagai "rem" untuk elektron. Dengan mengontrol elektron melalui resistor, Anda dapat membuat sirkuit melakukan hal yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor mungkin blok bangunan utama sirkuit, sehingga Anda melihat mereka cukup sedikit dalam proyek elektronik. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda menggunakannya untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Membatasi saat ini untuk komponen lain: Beberapa bagian, seperti memancarkan dioda cahaya (LED), makan sampai saat ini. Seperti anak kecil makan permen mereka mencoba untuk melahap sebanyak yang Anda berikan kepada mereka. Tapi LED mengalami masalah mereka membakar diri mereka sendiri keluar jika mereka makan terlalu banyak saat ini. Anda dapat menggunakan resistor untuk membatasi jumlah arus yang mencapai LED.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Mengurangi tegangan bagian dari rangkaian: Dalam rangkaian banyak, Anda harus memberikan tegangan yang berbeda untuk bagian yang berbeda dari sirkuit. Anda dapat melakukan ini dengan mudah dengan resistor. Dua resistor bergabung, seperti Gambar 4-1 menunjukkan kepada Anda, membentuk apa yang disebut pembagi tegangan. Dengan asumsi bahwa Anda memiliki dua resistor identik, yaitu, mereka menerapkan rem mereka dalam jumlah yang sama, tegangan di antara keduanya adalah persis setengah dari seluruh rangkaian.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Mengontrol tegangan / arus masuk ke komponen lain: Menggabungkan resistor dan kapasitor, misalnya, dan Anda membuat semacam timer jam pasir. Atau menempatkan resistor pada input dari transistor untuk mengontrol berapa banyak transistor memperkuat sinyal. Atau. . . baik, Anda mendapatkan ide.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Melindungi masukan dari komponen-komponen sensitif: Terlalu banyak saat ini menghancurkan komponen elektronik. Dengan menempatkan resistor pada input dari transistor sensitif atau sirkuit terpadu, Anda membatasi arus yang mencapai yang transistor atau sirkuit. Meskipun tidak sangat mudah, teknik sederhana dapat menghemat banyak waktu dan uang yang Anda akan kehilangan memperbaiki blow-up disengaja sirkuit Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Resistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor bisa datang dalam berbagai jenis dan ukuran:&lt;br /&gt;Fixed resistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor dengan nilai ohmik tetap adalah (tentu saja) disebut resisters tetap. Mereka adalah yang paling umum dan mereka datang dalam berbagai ukuran tergantung pada penanganan daya. Biasanya semakin besar resister dalam ukuran fisik kekuatan lebih dapat menangani.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Aluminum_housed_resistors.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Aluminum_housed_resistors.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Fusable_resistors.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Fusable_resistors.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Film_fixed_resitors.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Film_fixed_resitors.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Film_fixed_resitors2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Film_fixed_resitors2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Power_wireround_resistors.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Power_wireround_resistors.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bentuk Resistor Tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Fixed_resistor_symbol.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Fixed_resistor_symbol.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol Resistor Tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variabel resistor (Potentiometer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor ini datang dalam perumahan berbentuk bulat dengan dial yang bisa diubah secara manual. Nilai resistor dapat ditingkatkan atau dikurangi dengan memutar jam dial atau counter clock wise. Aplikasi yang paling umum adalah kontrol volume pembicara. Potensiometer datang dalam dua jenis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Linear mana resistensi bervariasi langsung dengan rotasi salurannya.&lt;br /&gt;    * Eksponensial: resistensi bervariasi eksponensial dengan rotasi dial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=variable_resistor_photo.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/variable_resistor_photo.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variabel Resistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=variable_resistor-1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/variable_resistor-1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Variabel Resistor Bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=variable_resistor_symbol.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/variable_resistor_symbol.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Variabel resistor Simbol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Warna Resistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap resistor memiliki nilai yang baik yang ditulis dalam bahasa Inggris atau kode dengan menggunakan kode warna. Warna pada resistor dapat diinterpretasikan dengan menggunakan tabel berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=u_construction.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/u_construction.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana saya hafal urutan kode warna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu mengalami kesulitan mengingat urutan warna, sekali teman saya memberi saya sebuah kalimat (Translators! harap dicatat bahwa ini berlaku hanya dalam bahasa Inggris) untuk membantu saya mengingat urutan warna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=RESISTOR.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/RESISTOR.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=resistor_anno_flat.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/resistor_anno_flat.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=capacitor_colour_code1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/capacitor_colour_code1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2668790061688582712?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2668790061688582712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/mengapa-resist.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2668790061688582712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2668790061688582712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/mengapa-resist.html' title='Mengapa Resist?'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8121482344720048158</id><published>2011-03-17T10:53:00.002+07:00</published><updated>2011-03-17T10:59:41.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Electronics Tutorial'/><title type='text'>Electronics Tutorial</title><content type='html'>Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua komponen elektronik baik menghasilkan, menyimpan, kontrol atau saklar listrik di bagaimanapun. Sebuah sirkuit terbuat dari berbagai komponen yang bertindak bersama-sama untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Ada banyak belajar tentang elektronik dan Anda mungkin tidak pernah benar-benar memahami segala sesuatu tentang subjek ini. Tapi ketika Anda memecah bahkan sirkuit paling kompleks Anda akan menemukan blok bangunan dasar yang sama. Anda juga akan menemukan prinsip-prinsip dasar yang sama dan metode diulang dalam sebagian besar perangkat elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal BENAR-BENAR besar pertama yang perlu kita pelajari adalah bahwa ada dua jenis sekarang: DC, yang adalah singkatan dari Direct Current dan AC, yang merupakan singkatan dari Alternating Current. DC adalah apa yang Anda dapatkan dari baterai dan arus dalam satu arah. AC di sisi lain arus bolak-balik, bolak karena perubahan arah beberapa kali per detik, yang ditetapkan sebagai frekuensi. AC kita dapatkan dari perusahaan listrik memiliki frekuensi 50 atau 60 siklus per detik (tergantung pada lokasi. Misalnya Amerika Serikat, menggunakan 60 sementara Eropa menggunakan 50). Kita tidak akan masuk ke rincian seluk-beluk AC dan DC, hanya tahu bahwa kebanyakan elektronik yang kita bekerja dengan menggunakan tegangan DC. Beberapa orang mungkin menggunakan AC sebagai kekuatan yang pada gilirannya akan dibuat dalam ke DC saat ini, seperti catu daya. DC Anda dapat bermain-main dengan lebih dan Anda hanya perlu khawatir tentang merusak komponen atau dua. Untuk sirkuit yang menggunakan listrik AC Anda lebih tahu apa yang Anda lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hukum Ohm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah bahwa Anda wiring rangkaian. Anda mengetahui jumlah arus yang komponen dapat menahan tanpa meledakkan dan seberapa besar tegangan sumber listrik berlaku. Jadi, Anda harus datang dengan jumlah perlawanan yang membuat arus di bawah tingkat meniup-up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal 1800-an, George Ohm menerbitkan suatu persamaan yang disebut Hukum Ohm yang memungkinkan Anda untuk membuat perhitungan ini. Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan sama arus dikalikan dengan perlawanan, atau dalam notasi matematika standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V = I x R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengatur unsur-unsur sehingga jika Anda tahu ada dua dari tiga nilai dalam persamaan, Anda dapat menghitung ketiga. Jadi, inilah cara Anda menghitung sekarang: arus sama dengan tegangan dibagi dengan perlawanan, atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I = V / R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat mengatur ulang Hukum Ohm sehingga Anda dapat menghitung resistensi jika Anda tahu tegangan dan arus. Jadi, resistansi sama dengan tegangan dibagi dengan arus, atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R = V / I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya menggunakan rangkaian dengan baterai 10-volt dan sebuah bola lampu (pada dasarnya, senter besar). Sebelum memasang baterai, Anda mengukur perlawanan dari sirkuit dengan multimeter dan menemukan bahwa itu 100ohms. Berikut rumus untuk menghitung saat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I = V / R = 10 volts/100 ohm = 0,1 amp (or100mA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Ohms_law.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Ohms_law.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Ohm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The vir segitiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan segitiga vir untuk membantu Anda mengingat tiga versi Ohm Law.Write bawah V, I dan R dalam sebuah segitiga seperti yang ada di kotak kuning di sebelah kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Ohms_Law_Triangle.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Ohms_Law_Triangle.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Ohm Segitiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Untuk menghitung tegangan, V: meletakkan jari Anda di atas V, ini membuat Anda dengan IR, jadi persamaan adalah V = I × R&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Untuk menghitung saat ini, saya: meletakkan jari Anda di atas saya, ini membuat Anda dengan V atas R, sehingga persamaan adalah I = V / R&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Untuk menghitung resistansi, R: meletakkan jari Anda atas R, ini membuat Anda dengan V di atas saya, sehingga persamaan R = V / I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memahami Tenaga Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;daya listrik adalah apa yang mendorong motor atau menghasilkan suara melalui speaker atau memberikan cahaya melalui lampu pijar. Saat ini saja tidak bisa menghasilkan energi seperti saat ini adalah pergerakan elektron dan ketika tidak ada tegangan (V = 0) saat ini statis (pada kenyataannya tidak ada). Di sisi lain tegangan sendiri tanpa saat ini statis dan tidak dapat bermanfaat untuk mengemudi peralatan listrik, sebenarnya satu juta volt tegangan statis tidak akan merugikan Anda. Oleh karena itu daya berbanding lurus dengan kedua arus (I) dan tegangan (V) dari rangkaian. Hal ini berbanding terbalik dengan impedansi (resistansi) (R) dari rangkaian. Untuk sirkuit DC, power dapat dihitung sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=electric_circuit.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/electric_circuit.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = V x I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; P = V2 / R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = I2 x R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalkulator roda listrik menyederhanakan perhitungan semua parameter listrik utama, yaitu tegangan, arus, daya, dan resistensi, dan memperjelas hubungan antara parameter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=electric_power_formula_chart.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/electric_power_formula_chart.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8121482344720048158?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8121482344720048158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/electronics-tutorial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8121482344720048158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8121482344720048158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/electronics-tutorial.html' title='Electronics Tutorial'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1755581912401609543</id><published>2011-03-17T10:44:00.003+07:00</published><updated>2011-03-17T11:21:51.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ElectricalPower Listrik Power  Kabel Fiber Optik'/><title type='text'>ElectricalPower Listrik Power, Kabel Fiber Optik</title><content type='html'>Pusat Solusi Produk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Kontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;622_ElectricalPower Listrik &lt;Power &amp; Kabel Fiber Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=622_ElectricalPower-150x150.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/622_ElectricalPower-150x150.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Memenuhi platform lepas pantai-dengan persyaratan-platform untuk rendah dan menengah-tegangan kabel listrik dan serat optik dengan memilih dari berbagai Oceaneering daya listrik dan serat optik kabel konfigurasi pusar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan umbilical 624_IntegratedServiceUmbIntegrated&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=624_IntegratedServiceUmb-150x150.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/624_IntegratedServiceUmb-150x150.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Memecahkan berbagai tantangan aplikasi yang lebih dinamis dengan Oceaneering's umbilical Pelayanan Terpadu (SPI), disesuaikan dari pilihan flowline fleksibel, kabel listrik, tabung baja, dan selang termoplastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MultiphasePumpUmbilicals &lt;multifasa umbilical ESP Pompa /&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=MultiphasePumpUmbilicals-150x150.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/MultiphasePumpUmbilicals-150x150.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Menggerakkan pompa terendam untuk mengatasi tekanan ultra-laut, tekanan reservoir rendah, offset panjang atau tinggi menghasilkan cairan viskositas panggilan untuk Oceaneering multifasa / Pompa umbilical ESP. Setiap desain menggunakan tiga Oceaneering's dekade pengalaman pusat untuk benar keseimbangan dinamika sinyal panas dan kontrol. Oceaneering memimpin industri dalam umbilical pompa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umbilical Tube SteelTubeSteel&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=SteelTube-150x150.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/SteelTube-150x150.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Menantang laut dan aplikasi tieback tekanan tinggi menyampaikan fluida kontrol hidrolik, kimia disuntikkan atau garis servis memerlukan Oceaneering umbilical baja tabung. Oceaneering memiliki pengalaman yang luas dengan duplex super serta bahan baja lainnya. umbilical tabung baja, seperti termoplastik, bisa dirancang untuk memasukkan komponen listrik maupun hidrolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termoplastik &lt;Termoplastik umbilical&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Thermoplastic-150x150.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Thermoplastic-150x150.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Selama 30 tahun, Oceaneering telah memimpin industri dalam umbilical selang termoplastik, memberikan efektivitas biaya terbukti untuk aplikasi elektro-hidrolik. Selang membosankan berkisar dari .25 inci ke ID 2.5-inch dan berbagai selang tekanan dari 3.000 menjadi 15.000 psi. Collapse Tinggi Tahan (HCR) termoplastik, yang memungkinkan untuk suntikan kimia ringan dalam aplikasi deepwater, juga tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Electric Current&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Electricity and Electric Charge&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Formulas and calculations &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.sengpielaudio.com/calculator-ohm.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1755581912401609543?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1755581912401609543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/electricalpower-listrik-power-kabel.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1755581912401609543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1755581912401609543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/03/electricalpower-listrik-power-kabel.html' title='ElectricalPower Listrik Power, Kabel Fiber Optik'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7912457504288186132</id><published>2011-01-01T11:13:00.003+07:00</published><updated>2011-01-01T11:27:43.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Star-delta Reduced Voltage Pemula'/><title type='text'>Star-delta Reduced Voltage Pemula</title><content type='html'>MBC3-D Star-delta Reduced Voltage Pemula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=MBC3-D-Star-delta-Reduced-Voltage-Starter.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/MBC3-D-Star-delta-Reduced-Voltage-Starter.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi:&lt;br /&gt;MBC3-seri D mengurangi tegangan bintang-delta starter sangat cocok untuk memulai motor di sirkuit AC 50/60Hz, tegangan sampai 660V dan arus hingga 95A. Hal ini dilengkapi dengan timer untuk changeover otomatis bintang-delta untuk mengurangi tegangan dan arus motor mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Rated operasional saat ini (A) 3-phase kapasitas (kw)&lt;br /&gt;                                   AC3 Loaded    &lt;br /&gt;               AC3      220V        380V       415V        440V&lt;br /&gt;MBC3-D093       9        4          7.5        7.5          7.5&lt;br /&gt;MBC3-D123       12      5.5         11         11            11&lt;br /&gt;MBC3-D183       18       11         18.5       22            22&lt;br /&gt;MBC3-D253       25       11         22         22            22&lt;br /&gt;MBC3-D323       32       15         25         30            30&lt;br /&gt;MBC3-D403       40       18.5       37         37            37&lt;br /&gt;MBC3-D503       50       30         55         59            59&lt;br /&gt;MBC3-D653       65       32         55         59            59&lt;br /&gt;MBC3-D803       80       37         75         75            75&lt;br /&gt;MBC3-D953       95       45         80         80            80&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=MBC3-D-Star-delta-Reduced-Voltage-Starter-.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/MBC3-D-Star-delta-Reduced-Voltage-Starter-.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7912457504288186132?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7912457504288186132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/star-delta-reduced-voltage-pemula.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7912457504288186132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7912457504288186132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/star-delta-reduced-voltage-pemula.html' title='Star-delta Reduced Voltage Pemula'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4474120587192529192</id><published>2011-01-01T10:59:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T11:03:03.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE DF51'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DV51 menghubungkan contoh'/><title type='text'>ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE DF51, DV51 menghubungkan contoh</title><content type='html'>DF5-340-... frekuensi inverter dengan koneksi EMC-konforman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktuasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Contoh 2&lt;br /&gt;Setpoint masuk melalui potensiometer R11 ( f s ) dan frekuensi tetap ( f 1 , f 2 , f 3 ) melalui terminal 3 dan 4 dengan tegangan pengendalian internal&lt;br /&gt;Aktifkan (START / STOP) dan arah putaran seleksi melalui terminal 1&lt;br /&gt; Darurat-Stop sirkuit&lt;br /&gt;S1: OFF&lt;br /&gt;S2: ON&lt;br /&gt;Q11: kontaktor Utama&lt;br /&gt;R1: Main tersedak&lt;br /&gt;K1: RFI filter&lt;br /&gt;Q1: Line perlindungan&lt;br /&gt;PES: layar Kabel sambungan PE&lt;br /&gt;M1: 400 V 3-phase motor&lt;br /&gt;FWD: Searah jarum jam berputar lapangan memungkinkan, referensi frekuensi f S&lt;br /&gt;FF1: Tetap frekuensi f 1&lt;br /&gt;FF2: Tetap frekuensi f 2&lt;br /&gt;FF1 + FF2: Tetap frekuensi f 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00090522_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00090522_0.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasangan kawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=sb0201g-57-174.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/sb0201g-57-174.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4474120587192529192?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4474120587192529192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive-df51.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4474120587192529192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4474120587192529192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive-df51.html' title='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE DF51, DV51 menghubungkan contoh'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7007032397249057638</id><published>2011-01-01T10:51:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T10:57:40.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Frekuensi inverter DF'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DV'/><title type='text'>ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Frekuensi inverter DF, DV</title><content type='html'>Fitur DF frekuensi inverter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jauh variabel kontrol kecepatan melalui tegangan / kontrol frekuensi ( U / f )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tinggi awal dan torsi percepatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konstan torsi dalam rentang nilai motor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EMC tindakan (opsional: filter gangguan radio, kabel motor disaring)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Tambahan fitur kontrol vektor tanpa sensor untuk frekuensi inverter DV51 dan DV6&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Torsi jauh variabel kontrol, juga di nol kecepatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rendah torsi kontrol waktu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peningkatan konsentrisitet dan kekonstanan kecepatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Internal rem helikopter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Speed kontrol (pilihan untuk DV6: modul kontrol, generator pulsa)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Umum&lt;div&gt;&lt;br /&gt;DF dan inverter frekuensi DV adalah pabrik-diatur untuk rating motor ditetapkan, memungkinkan drive harus dimulai segera setelah instalasi.&lt;br /&gt;Pengaturan individu dapat dilakukan dengan tombol opsional. Berbagai mode kontrol dapat dipilih dan dikonfigurasi dalam jumlah lapisan.&lt;br /&gt;Untuk aplikasi dengan tekanan dan kontrol aliran, semua perangkat berisi built-in controller PID yang dapat disesuaikan dengan sistem apapun.&lt;br /&gt;Sebuah keuntungan lebih lanjut dari inverter frekuensi adalah bahwa mereka menghilangkan kebutuhan untuk komponen eksternal untuk pengawasan dan perlindungan motor. Di sisi listrik, hanya sekring atau pemutus sirkuit-(PHKZ) diperlukan untuk line dan perlindungan hubungan arus pendek. masukan The inverter frekuensi dan output dimonitor secara internal oleh sirkuit pengukuran dan kontrol, seperti overtemperature, gangguan bumi, pendek-sirkuit, motor overload, penyumbatan motor dan pemantauan sabuk penggerak. Suhu pengukuran dalam belitan motor juga dapat dimasukkan dalam rangkaian kontrol inverter frekuensi melalui input thermistor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00216526_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00216526_0.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;DV51 vektor frekuensi inverter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DEX-L2 ... EMC filter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DF51 frekuensi inverter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DF6 frekuensi inverter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DEX-BR1 ... pengereman resistor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DEX-LN ... listrik tercekik, DEX-LM ... motor tercekik, SFB ... sinusoidal filter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DEX-CBL-... koneksi kabel&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keypads DEX-KUNCI-...&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Blok diagram, DF51, DV51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00140536_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00140536_0.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BR * Hanya DV51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 *  Hanya DV51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 *  Input RST untuk DF51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blok diagram DF6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00140526_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00140526_0.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BR *, DF6-320-11K DF6-340-11K dan DF6-340-15K hanya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7007032397249057638?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7007032397249057638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive_3821.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7007032397249057638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7007032397249057638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive_3821.html' title='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Frekuensi inverter DF, DV'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5413862427534337959</id><published>2011-01-01T10:42:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T10:50:03.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Koneksi contoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DM4'/><title type='text'>ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Koneksi contoh, DM4</title><content type='html'>ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE&lt;br /&gt;Koneksi contoh, DM4&lt;br /&gt;Mulai beberapa motor secara berurutan dengan (kontrol cascade) soft starter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mulai beberapa motor satu demi satu dengan menggunakan starter lembut, tetap dengan urutan berikut ketika perubahan atas:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mulai menggunakan soft starter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengaktifkan kontaktor bypass&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Blok lembut starter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Switch starter output lembut untuk motor berikutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Restart&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;→ Bagian Pengendalian bagian bagian 1&lt;br /&gt;  Darurat-Stop&lt;br /&gt;S1: Q11 Off&lt;br /&gt;S2: Q11 Pada&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Soft start / stop soft&lt;/li&gt;&lt;li&gt;RUN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Off-time monitoring&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengatur waktu K1T relay sehingga starter lunak tidak termal kelebihan beban: menghitung waktu dari frekuensi operasi diperbolehkan lembut starter atau pilih lembut starter yang memungkinkan waktu yang dibutuhkan untuk dicapai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Changeover pemantauan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengatur relay waktu ke waktu pengembalian sekitar 2 s. Hal ini memastikan bahwa cabang motor berikutnya tidak dapat tersambung sepanjang starter lunak sedang berjalan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;→ Bagian Pengendalian bagian bagian 2&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Motor 1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Motor 2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Motor n&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mematikan motor individu&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Hasil menghidupkan dan mematikan di semua motor yang dimatikan pada waktu yang sama. Untuk menonaktifkan motor individu, Anda harus menggunakan N / kontak C4.&lt;br /&gt;Amati beban termal pada starter lunak (mulai frekuensi, arus beban). Jika motor harus dimulai pada interval pendek, Anda mungkin harus memilih starter lembut dengan siklus beban yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small; "&gt;&lt;h3 class="pHeading3" style="color: rgb(141, 141, 141); font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-color: rgb(230, 236, 249); color: rgb(0, 0, 0); background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Riam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00526128_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00526128_0.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian bagian bagian 1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00577777_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00577777_0.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Bagian Mulai beberapa motor secara berurutan dengan a) kontrol lunak (starter cascaded&lt;br /&gt;Pengendalian bagian bagian 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=00140486_0.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/00140486_0.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Bagian Mulai beberapa motor secara berurutan dengan a) kontrol lunak (starter cascaded&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5413862427534337959?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5413862427534337959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive_01.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5413862427534337959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5413862427534337959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive_01.html' title='ELEKTRONIK MOTOR STARTER DAN DRIVE Koneksi contoh, DM4'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3040295965154433186</id><published>2011-01-01T10:32:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T10:40:20.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Elektronik motor starter dan drive'/><title type='text'>Elektronik motor starter dan drive</title><content type='html'>Elektronik motor starter dan drive&lt;br /&gt;Koneksi contoh, DM4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delta koneksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambungan delta memungkinkan penggunaan starter yang lembut dengan peringkat lebih rendah dari motor ini digunakan untuk mengontrol. Dihubungkan secara seri dengan motor setiap berkelok-kelok, arus kebutuhan starter lunak untuk pasokan berkurang dengan faktor √ 3. tata letak ini memiliki kelemahan bahwa kabel motor enam pasokan diperlukan. Selain itu tidak ada pembatasan. Semua fungsi starter lunak tetap tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ini, Anda harus menghubungkan motor di delta dan tegangan dalam metode sambungan harus sesuai dengan tegangan listrik. Untuk tegangan listrik 400 V motor karena itu harus ditandai dengan 400 V/690 V.&lt;br /&gt;Bagian Pengendalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=delta-connection.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/delta-connection.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Darurat-Stop&lt;br /&gt;S1: Off&lt;br /&gt;S2: Pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Memungkinkan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Soft start / stop Soft &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;E2: Aktifkan&lt;br /&gt;T1: + termistor&lt;br /&gt;T2:-termistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DM4-340 Delta&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=delta-connection-1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/delta-connection-1.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kontrol tegangan melalui Q1 atau F1, atau melalui Q2 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lihat Kontrol bagian &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Motor saat ini indikasi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektronik motor starter dan drive&lt;br /&gt;Koneksi contoh, DS4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reversing sambungan sirkuit standar, rotasi bidirectional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Perangkat seri M DS4-...- (X) R memiliki fungsi kontaktor built-elektronik di membalikkan. Anda hanya perlu menentukan arah yang diinginkan rotasi. DS4 kemudian internal memastikan urutan kontrol yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peringkat lebih dari 22 kW, tata letak sirkuit konvensional membalikkan harus digunakan, karena di atas ini rating DS4 tidak tersedia dengan built-in membalikkan fungsi kontaktor. Dalam hal ini pastikan bahwa pembalikan arah terjadi hanya dengan DS4 di negara berhenti. Gunakan controller eksternal untuk melaksanakan fungsi ini. Dalam operasi starter lembut, Anda dapat menggunakan relay TOR untuk mengendalikan relay off-tertunda untuk tujuan ini, dimana perlambatan waktu harus t-Stop + 150 ms atau lebih tinggi.&lt;br /&gt;Minimal koneksi DS4-340-M (X) R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=klockner-moeller-reversing-soft-starter-a.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/klockner-moeller-reversing-soft-starter-a.gif" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koneksi membalikkan starter lembut tanpa listrik kontaktor&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=klockner-moeller-reversing-soft-starter-b.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/klockner-moeller-reversing-soft-starter-b.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3040295965154433186?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3040295965154433186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3040295965154433186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3040295965154433186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/elektronik-motor-starter-dan-drive.html' title='Elektronik motor starter dan drive'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3086132452433026487</id><published>2011-01-01T10:11:00.003+07:00</published><updated>2011-01-01T10:50:49.515+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motor induksi 3-fasa'/><title type='text'>Motor induksi 3-fasa</title><content type='html'>Motor induksi 3-fasa lebih dari 100 tahun dan jelas-jelas banyak perubahan desain dan variasi telah muncul selama bertahun-tahun. Namun karakteristik dasar tertentu tetap sama dan itu adalah masalah yang melekat fitur ini menyebabkan yang lembut mulai elektronik bertujuan untuk memecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Direct-On-Line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reduced Voltage Starting:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Star/Delta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Auto Transformer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Soft Starts&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Direct-On-Line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode utama dari mulai motor AC langsung-on-line mulai. Ini berarti saklar elektro-mekanis dibuka dan ditutup untuk menghentikan dan mulai motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOL Starting&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=dolstarter.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/dolstarter.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOL Motor Start Characteristics&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=dolmotor.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/dolmotor.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tinggi lonjakan arus (biasanya 6 x beban penuh yang dapat menyebabkan beberapa masalah) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan atas ukuran instalasi (sangat penting pada generator dan perlengkapan makan UPS) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Batas Ekspansi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi pelayanan kehidupan komponen listrik &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Mekanis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berlebihan mulai berlaku sejak torsi (biasanya 2,5 x beban penuh) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan keausan pada komponen rantai drive &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi pelayanan kehidupan komponen mekanik kembali ke atas &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;2. Star / Delta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ini membutuhkan baik sambungan untuk setiap tahap (enam dalam semua) untuk dibawa ke starter. Tiga kontaktor digunakan untuk pertama menghubungkan motor dalam bintang dan kemudian ke delta setelah waktu tertentu. Menghubungkan motor di bintang mengurangi tegangan yang diberikan ke masing-masing lilitan menjadi sekitar 60% dari tegangan line. Hal ini akan mengurangi torsi awal dan saat ini (biasanya 3,5 x FLC). Setelah waktu tertentu motor diaktifkan untuk sambungan delta dan kemudian berjalan seolah-olah langsung on-line. keunggulan utamanya adalah bahwa itu adalah relatif sederhana dan biaya rendah. Masalah utama dengan metode ini adalah bahwa tingkat tegangan berkurang adalah dalam satu panggung dan adalah tetap. kadang-kadang tegangan ini tidak ideal, torsi menghasilkan (65% dari torsi beban penuh) mungkin terlalu kecil dan motor warung atau tidak memberikan percepatan lengkap, atau jika terlalu besar motor masih dimulai dengan merebut diucapkan. Bintang / transisi delta akan menghasilkan arus dan torsi puncak kedua yang hampir setara dengan memiliki dua direct-on-line dimulai. Pada beberapa beban motor kadang-kadang hampir warung selama masa transisi. Metode ini mulai tidak namun memiliki keuntungan menjadi biaya rendah dan solusi sederhana jika keterbatasan yang dapat ditoleransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Star/Delta Starter&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=stardelta.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/stardelta.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Biaya rendah dan sederhana  &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Torsi terlalu tinggi - menyebabkan merebut &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Torsi terlalu rendah - kios motor &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transisi puncak sampai 20 x Dalam &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Motor dapat kios dalam transisi &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Auto Transformer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ini menggunakan tindakan trafo untuk menurunkan tegangan diterapkan pada motor dan saat dilihat oleh pasokan. Sebuah torsi ditingkatkan / rasio amp dicapai dan mulai saat ini biasanya 3 x FLC, tergantung pada tegangan di rap yang dipilih. Biasanya tegangan diterapkan ke motor dalam langkah-langkah tegangan melalui transformator dengan keran yang dipilih melalui kontaktor. tappings khas adalah 50%, 70%, diikuti dengan tegangan penuh diterapkan pada motor. Kelemahan utama adalah ukuran dan biaya, dan tentu saja mekanik merebut di aktifkan tidak terkendali dan masih bisa menimbulkan masalah. Juga setelah tappings telah dipilih, mungkin perlu mengubah mereka sesuai dengan perubahan parameter beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Auto Transformer Starter&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=autotransformer.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/autotransformer.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Operasi sederhana&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Miskin pengendalian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tebal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sangat Mahal&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;4. Soft Mulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal lunak ini dirancang untuk menerapkan tegangan disesuaikan dengan motor dan menaikkan tegangan ini secara bertahap selama periode akselerasi dapat dipilih oleh pengguna. Waktu percepatan yang tergantung pada aplikasi dan karakteristik yang diinginkan. Keuntungan tambahan dari metode ini pengendalian tegangan berkurang adalah bahwa motor juga dapat dihentikan secara bertahap dengan perlahan-lahan mengurangi tegangan output ke penawaran. fitur 'Soft Stop' berhenti mulus di industri banyak proses seperti pompa, dimana berhenti cepat dapat mengakibatkan dalam 'air palu' dan kerusakan mekanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soft Starter&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=softstarter.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/softstarter.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengurangi arus start&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi mulai torsi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang stres mekanis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peningkatan kontrol percepatan dan perlambatan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3086132452433026487?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3086132452433026487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/motor-induksi-3-fasa-lebih-dari-100.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3086132452433026487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3086132452433026487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2011/01/motor-induksi-3-fasa-lebih-dari-100.html' title='Motor induksi 3-fasa'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2295116662004980904</id><published>2010-12-24T13:22:00.004+07:00</published><updated>2010-12-24T13:56:16.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Electric Motor Efek'/><title type='text'>Electric Motor Efek</title><content type='html'>Electric Motor Efek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor listrik adalah jantung dari banyak perangkat, listrik dan elektronik. Ternyata energi listrik menjadi energi mekanik. Anda mungkin telah melihat percobaan ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Mot_eff.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Mot_eff.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Batang karbon TIDAK magnetik.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;* Ketika tidak ada arus, batang stasioner&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;* Ketika kita mengaktifkan saat ini, batang mengalami kekuatan yang membuatnya  bergerak.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;* Arah gaya ditentukan oleh Peraturan Tangan Kiri Fleming '.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=FLHR.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/FLHR.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Dalam ujian, Anda selalu dapat memberitahu bahwa ada pertanyaan tentang pengaruh motor karena semua siswa mulai memutar tangan kiri mereka tentang, dan beberapa hak mereka. Pastikan Anda tidak salah satu dari yang terakhir ini!]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tidak membuat motor efisien. Namun, jika kita membuat banyak gulungan kawat, dan mount mereka ke poros berputar, maka kita memiliki motor yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga mungkin telah membuat motor seperti ini di GCSE kursus Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=motor_01.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/motor_01.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa melihat bagaimana motor berfungsi jika kita melihat kepala motor di.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=motor_02.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/motor_02.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Lihatlah sisi 1 dari dinamo. Ketika arus, bergerak ke atas. Side 2 harus bergerak ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, setengah gilirannya kemudian, sisi 1 adalah di sebelah kiri, dan ke bawah bergerak. Side 2 bergerak ke atas. Seluruh motor berputar berlawanan arah jarum jam dalam diagram ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek maksimum balik (torsi) terjadi ketika saat ini di 90o ke medan magnet. Jika kumparan tersebut kurang dari 90o, efek balik kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Motor_03.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Motor_03.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam angka (a) dan (c) dari diagram, Anda dapat melihat di mana torsi maksimum terjadi. Pada (b) dan (d) kurang. Jika kumparan berbaring sejajar dengan lapangan, torsi adalah nol. Jika Anda ingin menyelidiki masalah lebih lanjut, lihat bagian Fisika situs ini (masih dalam pembangunan) atau Tingkat buku teks Fisika, seperti Tingkat Fisika oleh Keith Gibbs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Motor yang Anda lihat di atas sangat tidak efisien. Motor praktis yang dibangun seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Motor_04.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Motor_04.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor ini bisa lari alternating current atau arus searah. Hal ini disebut motor universal. Hal ini dapat dikontrol dengan mudah, itu sangat kuat, ringan, dan dapat dirancang untuk berjalan pada setiap kecepatan yang Anda suka. Merugikan adalah bahwa itu adalah bising dan sikat aus. Komutator ini mendapatkan aus, yang memperpendek masa manfaat dari motor. Memicu pada komutator juga bisa berbahaya jika ada gas yang mudah terbakar di udara. Anda akan menemukan sebuah motor universal di banyak alat-alat listrik, serta Hoover dan mesin pemotong rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak mesin yang berjalan untuk jangka waktu penggunaan motor induksi. Karya ini hanya ac, kecepatan tidak bisa bervariasi, berat, dan dapat tidak efisien. Namun ada komutator, jadi tidak ada raungan mengganggu dari motor universal. Oleh karena itu jauh lebih tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relay elektromagnetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relay adalah saklar dioperasikan oleh suatu elektromagnet. Hal ini memungkinkan tegangan kecil dan kecil saat ini dihasilkan oleh sebuah sirkuit elektronik untuk mengaktifkan arus besar pada tegangan tinggi. Simbol rangkaian untuk relay adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Relay_1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Relay_1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa ada dua macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;* NO - biasanya terbuka. Kontak yang buka sampai kumparan relay adalah energi, dimana mereka tertutup untuk melengkapi rangkaian luar.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;* NC - biasanya tertutup. Kontak yang tertutup sampai gulungan relay diberi energi, dimana mereka dibuka untuk mematahkan sirkuit luar, switching it off.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;* Banyak relay beberapa kontak, setengah dari yang setengah NO dan NC.&lt;br /&gt;Simak&lt;br /&gt;Baca secara fonetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=relay_2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/relay_2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relay adalah alat elektromagnetik yang memiliki sejumlah induktansi. Ketika mereka dimatikan, runtuhnya medan magnet dapat menghasilkan sebuah "spike" sesaat tegangan reverse tinggi yang dapat merusak transistor atau sirkuit terpadu. Oleh karena itu dioda bias reverse ditempatkan secara paralel pendek keluar spike tegangan, sehingga melindungi sirkuit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=relay_3.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/relay_3.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solenoida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solenoida berada di sederhana kumparan mereka yang memanjang dari kawat sepanjang mantan tubular. Jika kita meletakkan sepotong besi lunak (yang kehilangan daya tarik dengan cepat) ke tengah-tengah tabung, kita menemukan bahwa inti besi tertarik dengan cepat ke dalam tabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=solenoid.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/solenoid.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solenoida memiliki beberapa manfaat, terutama di mana gerakan garis lurus pendek adalah dipanggil. Penggunaan meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Pintu lonceng (jenis ding-dong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Remote dikendalikan penguncian pintu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Point motor pada tata letak model kereta api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Motor untuk membuka katup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Listrik pokok senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=solenoid_2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/solenoid_2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti relay, itu adalah ide yang baik untuk memiliki dioda-reverse bias secara paralel untuk melindungi sirkuit elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirkuit elektronik yang digunakan untuk menggerakkan motor listrik, yang mengubah energi listrik menjadi gerakan rotasi. Contoh termasuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Motor di mesin cuci,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Motor di deck kaset atau CD drive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Model kereta motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     * Traksi motor di lokomotif kereta api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=motor.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/motor.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis motor:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Permanen magnet motor&lt;br /&gt;     *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Listrik motor induksi&lt;br /&gt;     *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Synchronous motor.&lt;br /&gt;     *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Stepper motor mana gerakan yang sangat tepat diperlukan. Mereka dikendalikan menggunakan pulsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeras suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loudspeaker adalah perangkat yang menggunakan efek motor. Sebuah kumparan cahaya bergerak maju dan mundur dalam medan magnet radial dalam menanggapi variasi sinyal yang masuk Mereka makan perangkat resistansi tegangan rendah dan rendah, biasanya 4 - 8 W, sehingga perawatan harus diambil dengan beban yang cocok di desain sirkuit audio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin tahu cara kerja motor listrik efek, klik DISINI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buzzers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buzzers membuat sinyal sebagai respon terhadap sinyal arus searah. Mereka mengambil sebuah arus yang kecil, dalam urutan dari beberapa milliamps dan dapat didorong oleh sebuah transistor sinyal kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Buzzer.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Buzzer.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2295116662004980904?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2295116662004980904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/electric-motor-efek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2295116662004980904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2295116662004980904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/electric-motor-efek.html' title='Electric Motor Efek'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-6709587308675576171</id><published>2010-12-24T13:08:00.002+07:00</published><updated>2010-12-24T13:20:12.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='electric motor'/><title type='text'>electric motor</title><content type='html'>Kebanyakan industri motor tiga fasa. Alasan utama untuk ini adalah bahwa ada sangat sedikit pemeliharaan fase tiga. Industri motor tidak memiliki perangkat awal yang satu fase motos miliki. Tiga tahap alternating current bahwa pasokan listrik untuk motor menghasilkan pergeseran fasa diperlukan untuk mendapatkan motor mulai dan untuk tetap berjalan setelah dimulai. Semua daya komersial yang dihasilkan di Amerika Serikat dihasilkan sebagai tiga fasa. Hal ini diubah menjadi satu fase karena tiga fase dapat dibagi dan dikirim ke tiga subdivisi yang berbeda atau lokasi. Lebih murah untuk mendistribusikan AC fasa tunggal dari AC tiga fasa. Tiga-fase daya memerlukan setidaknya tiga, dan kadang-kadang empat, kabel untuk distribusi yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=threephase.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/threephase.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Motor Tiga Phase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga fase motor (3o) yang sempurna untuk mesin-alat dan menggunakan umum di mana debu dan kotoran yang lazim. Motor polyphase memiliki karakteristik operasi yang memungkinkan mereka untuk mengoperasikan perangkat yang dapat didukung oleh motor fase-tunggal dipersamakan rated. Tiga fase motor tersedia dalam ukuran ¼, 1 / 3, ½, dan ¾ tenaga kuda. Mereka dapat digunakan untuk pompa, kompresor, kipas angin, blower, konveyor, mesin pertanian, gergaji dan peralatan mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=threephasemotordesign.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/threephasemotordesign.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor yang benar-benar tertutup yang dibangun untuk menangani beban dorong berat. Gemuk yang digunakan dalam bantalan bola tahan terhadap oksidasi dan kelembaban sehingga motor tersebut harus berlangsung 10 tahun di bawah kondisi operasi normal sehingga mereka adalah nilai untuk tugas kontinu pada temperatur hingga 108 ° F. Motor ini dibuat oleh General Electric IN1 / 4, 1 / 3,, ½ oz berenam ¾ tenaga kuda. Mereka memiliki kecepatan 1725 rpm. Mereka berat dari 15 pound untuk motor ¼-tenaga kuda untuk 33-lb untuk motor ¾-tenaga kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ledakan-bukti, tiga-fase motor yang digunakan di lokasi yang berbahaya di mana percikan bisa mulai kebakaran atau menyebabkan ledakan. Motor ledakan-bukti sangat ideal untuk digunakan di lokasi yang membutuhkan motor yang UL terdaftar untuk lokasi berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=stator.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/stator.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Stator telah gulungan sekitarnya yang ditempatkan 120 ° terpisah. Rotor adalah jenis bentuk-luka atau jenis kandang. Rotor kandang tupai merupakan standar untuk motor lebih kecil dari 1 tenaga kuda, yang kita prihatin dengan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rotor.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rotor.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Rotor akan berputar dengan bidang berputar yang dihasilkan oleh stator. Stator tidak lebih daripada utama transformator tiga-fasa. Medan magnet yang dihasilkan oleh stator berputar dan memotong konduktor rotor. Ini menginduksi tegangan dan menyebabkan arus rotor mengalir. Jadi, torsi motor dikembangkan oleh interaksi arus rotor dan medan magnetik berputar. Stator motor dan rotor yang ditampilkan di sini untuk menggambarkan rincian sedikit lebih jelas untuk jenis industri besar motor tiga fase. Diagram dibawah menggambarkan bagaimana tiga fase yang dihasilkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=threephases.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/threephases.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari besi rotor adalah untuk mengurangi udara-celah dan mengkonsentrasikan fluks magnet melalui konduktor rotor. Induced arus dalam satu arah dalam setengah konduktor rotor dan dalam arah yang berlawanan di sisanya. Cincin shorting pada ujung rotor menyelesaikan jalur untuk arus rotor. Bidang dua-kutub diasumsikan berputar dalam arah berlawanan dengan kecepatan sinkron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stator dari polyphase (3o) motor induksi terdiri dari sebuah cincin baja dilaminasi dengan slot pada lingkar dalamnya. Motor belitan mirip dengan stator generator AC berliku dan umumnya dari lapisan dua didistribusikan, tipe preformed. Belitan fasa yang simetris Stator ditempatkan pada stator dan mungkin baik Wye atau delta terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang revolving yang dihasilkan oleh stator memotong gulungan melalui konduktor rotor dan menginduksi tegangan pada konduktor. Rotor arus mengalir karena akhir berdering rotor menyediakan sirkuit metalik terus menerus. Torsi yang dihasilkan cenderung mengubah rotor ke arah bidang berputar. Torsi ini sebanding dengan produk dari arus rotor, kekuatan lapangan, dan faktor daya rotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan perbandingan transformator, adalah mungkin untuk melihat yang utama adalah stator dan rotor sekunder. Pada awalnya, frekuensi arus rotor adalah bahwa dari stator utama berliku. Reaktansi dari rotor relatif besar dibandingkan dengan ketahanan, dan faktor daya yang rendah dan lagging oleh hampir 90 °. Arus rotor tertinggal karena tegangan rotor sekitar 90 °. Karena hampir setengah dari konduktor di bawah kutub selatan membawa ke dalam saat ini, torsi bersih pada rotor sebagai akibat interaksi antara medan rotor dan berputar kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai rotor muncul untuk kecepatan dalam arah yang sama sebagai bidang bergulir, tingkat di mana bidang bergulir memotong konduktor rotor berkurang dan tegangan rotor dan frekuensi arus rotor Sejalan berkurang. Oleh karena itu, pada kecepatan hampir sinkron tegangan induksi pada rotor sangat kecil. Reaktansi rotor juga mendekati nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi Motor Tiga Phase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga fase motor yang digunakan dalam aplikasi komersial dan industri untuk mesin perkakas, pompa industri dan penggemar, kompresor udara, dan peralatan AC. Mereka dianjurkan dimanapun power supply polyphase tersedia. Mereka menyediakan tinggi awal dan torsi kerusakan dengan torsi halus pull-up. Mereka efisien untuk mengoperasikan dan dirancang untuk operasi 208-230/460-V, dengan peringkat tenaga kuda dari ¼ hingga ratusan. Mereka dapat diperoleh untuk 50-Hz serta operasi 60-Hz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-6709587308675576171?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/6709587308675576171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/electric-motor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6709587308675576171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6709587308675576171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/electric-motor.html' title='electric motor'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7041620812502844527</id><published>2010-12-05T09:26:00.002+07:00</published><updated>2010-12-05T09:33:36.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eksitasi Generator'/><title type='text'>Eksitasi Generator</title><content type='html'>Sistem eksitasi adalah sistem pasokan listrik DC sebagai penguatan pada generator listrik atau sebagai pembangkit medan magnet, sehingga suatu generator dapat menghasilkan energi listrik dengan besar tegangan keluaran generator bergantung pada besarnya arus eksitasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem ini merupakan sistem yang vital pada proses pembangkitan listrik dan pada perkembangannya, sistem Eksitasi pada generator listrik ini dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Eksitasi dengan menggunakan sikat (brush excitation)&lt;br /&gt;2. Sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Eksitasi dengan sikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Sistem Eksitasi menggunakan sikat, sumber tenaga listriknya berasal dari generator arus searah (DC) atau generator arus bolak balik (AC) yang disearahkan terlebih dahulu dengan menggunakan rectifier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menggunakan sumber listrik listrik yang berasal dari generator AC atau menggunakan Permanent Magnet Generator (PMG) medan magnetnya adalah magnet permanent. Dalam lemari penyearah, tegangan listrik arus bolak balik diubah atau disearahkan menjadi tegangan arus searah untuk mengontrol kumparan medan eksiter utama (main exciter).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengalirkan arus Eksitasi dari main exciter ke rotor generator menggunakan slip ring dan sikat arang, demikian juga penyaluran arus yang berasal dari pilot exciter ke main exciter .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=brushexcitacyeksitasisikat-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/brushexcitacyeksitasisikat-1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Sistem Eksitasi dengan sikat (Brush Excitation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERAN GENERATOR DALAM SISTEM DAN SYARAT PROTEKSI GENERATOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sumber energi listrik dalam suatu sistem tenaga, generator memiliki peran yang penting, sehingga tripnya PMT/CB generator sangat tidak dikehendaki karena sangat mengganggu sistem, terutama generator yang berdaya besar. Dan juga karena letaknya di hulu, PMT/CB generator tidak boleh mudah trip tetapi juga harus aman bagi generator, walaupun didalam sistem banyak terjadi gangguan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga keandalan dari kerja generator, maka dilengkapilah generator dengan peralatan-peralatan proteksi. Peralatan proteksi generator harus betul-betul mencegah kerusakan generator, karena kerusakan generator selain akan menelan biaya perbaikan yang mahal juga sangat mengganggu operasi sistem. Proteksi generator juga harus mempertimbangkan pula proteksi bagi mesin penggeraknya, karena generator digerakkan oleh mesin penggerak mula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GANGGUAN GENERATOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan Generator relatif jarang terjadi karena:&lt;br /&gt;a. Instalasi Listrik tidak terbuka terhadap lingkungan, terlindung terhadap petir dan tanaman.&lt;br /&gt;b. Ada Transformator Blok dengan hubungan Wye-Delta, sehingga mencegah arus (gangguan) urutan nol dari Saluran Transmisi masuk ke Generator.&lt;br /&gt;c. Instalasi Listrik dari Generator ke Rel umumnya memakai Cable Duct yang kemungkinannya mengalami gangguan kecil.&lt;br /&gt;d. Tripnya PMT Generator sebagian besar (lebih dari 50%) disebabkan oleh gangguan mesin penggerak generator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada juga gangguan-gangguan yang sering terjadi pada generator, meliputi gangguan pada :&lt;br /&gt;• Stator&lt;br /&gt;• Rotor (Sistem Penguat)&lt;br /&gt;• Mesin Penggerak&lt;br /&gt;• Back up instalasi di luar Generator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaman terhadap gangguan luar generator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generator umumnya dihubungkan ke rel (busbar). Beban dipasok oleh saluran yang dihubungkan ke rel. Gangguan kebanyakan ada di saluran yang mengambil daya dari rel.&lt;br /&gt;Instalasi penghubung generator dengan rel umumnya jarang mengalami gangguan. Karena rel dan saluran yang keluar dari rel sudah mempunyai proteksi sendiri,&lt;br /&gt;maka proteksi generator terhadap gangguan luar cukup dengan relay arus lebih dengan time delay yang relatif lama dan dengan voltage restrain.&lt;br /&gt;Voltage Restrain&lt;br /&gt;• Arus Hubung Singkat Generator turun sebagai fungsi waktu.&lt;br /&gt;• Hal ini disebabkan oleh membesarnya arus stator yang melemahkan medan magnit kutub (rotor) sehingga ggl dan tegangan jepit Generator turun.&lt;br /&gt;• Untuk menjamin kerjanya Relay sehubungan dengan menurunnya arus hubung singkat Generator, diperlukan Voltage Restrain Coil.&lt;br /&gt;• Mengingat karakteristik hubung singkat Generator yang demikian, pada Generator besar dipakai juga Relay Impedansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGAMAN TERHADAP GANGGUAN DALAM GENERATOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Hubung singkat antar fasa&lt;br /&gt;b. Hubung singkat fasa ke tanah&lt;br /&gt;c. Suhu tinggi&lt;br /&gt;d. Penguatan hilang&lt;br /&gt;e. Arus urutan negatif&lt;br /&gt;f. Hubung singkat dalam sirkit rotor&lt;br /&gt;g. Out of Step&lt;br /&gt;h. Over flux&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian padam nya suplai tegangan listrik secara tiba-tiba akan membawa akibat yang berbeda untuk setiap konsumen. Ini sangat tergantung pada:&lt;br /&gt;• Kapan listriknya padam.&lt;br /&gt;• Siapa yang mengalami pemadaman.&lt;br /&gt;• Dimana terjadinya pemadaman.&lt;br /&gt;• Berapa lama terjadinya pemadaman listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebera contoh berikut akan dapat memperjelas dampak kejadian pemadaman listrik sesaat tersebut.&lt;br /&gt;1. Padamnya lampu listrik walaupun hanya 10 detik, jika terjadi di ruang operasi rumah sakit tentu akan berbeda akibatnya dibandingkan dengan di ruang makan. Padamnya lampu di ruang operasi dapat menyebabkan akibat yang fatal bagi pasien jika dokter salah potong bagian yang dioperasi, sedangkan di ruang makan akibat yang paling fatal hanya salah gigit cabe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika terjadi listrik padam selama 10 menit di sebuah kantor, akibat paling fatal mungkin karyawannya hanya akan mengomel karena ruangan menjadi panas karena AC mati. Jika listrik padam 2 menit saja di ruang UGD atau ruang ICU maka bukan hanya Acnya saja yang mati tetapi pasiennya bisa juga ikut mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hasil penelitian di Amerika menunjukkan bahwa terjadi kerugian 45,7 milyar dolar pertahun ($45.7 billion per year ) pada industri dan bisnis digital akibat power interruption.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kerugian di berbagai sector bisnis diperkirakan ($104 billion to $164 billion) pertahun akibat adanya interrupti dan diperkirakan kerugian ($15 billion to $24) akibat masalah power quality yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengertian Kualitas Daya Listrik (POWER QUALITY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Power quality adalah persoalan perubahan bentuk tegangan, arus atau frekuensi yang bisa menyebabkan kegagalan atau misoperation peralatan, baik peralatan milik PLN maupun milik konsumen; artinya masalah Power Quality bisa merugikan pelanggan maupun PLN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu Sistem tenaga listrik dituntut dapat memenuhi syarat dasar kebutuhan layanan (service requirement) kepada konsumennya yaitu :&lt;br /&gt;1. Dapat memenuhi beban puncak&lt;br /&gt;2. Memiliki deviasi tegangan dan frekuensi yang minimum.&lt;br /&gt;3. Menjamin urutan phase yang benar.&lt;br /&gt;4. Menjamin distorsi gelombang tegangan dan harmonik yang minimum dan bebas dari surja tegangan.&lt;br /&gt;5. Menjamin suplai sistem tegangan dalam keadaan setimbang.&lt;br /&gt;6. Memberikan suplai daya dengan keandalan tinggi dengan prosentase waktu layanan yang tinggi dimana sistem dapat melayani beban secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam hal diatas dijadikan tolok ukur, apakah layanan yang diterima oleh konsumen sudah baik atau belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah Power Quality menjadi penting karena :&lt;br /&gt;a. Saat ini kualitas peralatan yang dimiliki konsumen lebih sensitif.&lt;br /&gt;b. Pada sistem utilitas telah terjadi meningkatnya level Harmonik.&lt;br /&gt;c. Konsumen belum memiliki dan mendapat informasi yang cukup menyangkut masalah power quality.&lt;br /&gt;d. Kegagalan satu komponen pada sistem distribusi dan instalasi bisa membawa konsekuensi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas tegangan listrik yang dituntut oleh masing masing peralatan berbeda antara satu peralatan dengan yang lain. Persoalan Power Quality yang terjadi meliputi kejadian-kejadian (SWELL &amp; SAG) seperti digambarkan pada gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan Power Quality meliputi permasalahan-permasalahan seperti berikut ini:&lt;br /&gt;1. Transient&lt;br /&gt;2. Short-duration variation&lt;br /&gt;3. Long-duration variation&lt;br /&gt;4. Voltage Unbalance&lt;br /&gt;5. Waveform distortion&lt;br /&gt;6. Voltage Fluctuation&lt;br /&gt;7. Power Frequency variation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. Kualitas Tegangan Listrik Dan Pengaruhnya Terhadap Komponen Dan Peralatan Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas tegangan listrik yang diterima konsumen memerlukan lebih banyak aspek yang harus ditinjau. Kualitas tegangan listrik menyangkut parameter listrik dalam keadaan ajek ( steady state ) dan parameter dalam keadaan peralihan (transient).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2.1 Parameter Keadaan Ajek (steady- state)&lt;br /&gt;Parameter yang dipakai untuk menilai mutu listrik keadaan ajek adalah :&lt;br /&gt;- Variasi tegangan&lt;br /&gt;- Variasi frekwensi&lt;br /&gt;- Ketidak seimbangan&lt;br /&gt;- Harmonik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem penyediaan tenaga listrik, secara umum tegangan listrik dititik suplai diijinkan bervariasi (+5%) dan (–10%) sesuai standar PLN sedangkan dalam ANSI C 84.1 diijinkan (–10%) dan (+ 4 %) dalam kondisi normal sedangkan kondisi tertentu ( darurat ) diijinkan (-13 % ) dan (+ 6 %).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variasi frekwensi disini tidak diatur dalam bentuk standar tetapi lebih banyak diatur dalam bentuk petunjuk operasi. Untuk sistem tenaga listrik Jawa- Bali-Madura diusahakan variasi frekwensinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidak seimbangan dalam sistem tiga fasa diukur dari komponen tegangan atau arus urutan negatip ( berdasarkan teori komponen simetris ). Pada sistem PLN komponen tegangan urutan negatip dibatasi maksimum 2 % dari komponen urutan positip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harmonik tegangan atau arus diukur dari besarnya masing-masing komponen harmonik terhadap komponen dasarnya dinyatakan dalam besaran prosennya. Parameter yang dipakai untuk menilai cacat harmonik tersebut dipakai cacat harmonik total (total harmonic distortion- THD). Untuk sistem tegangan nominal 20 KV dan dibawahnya, termasuk tegangan rendah 220 Volt, THD maksimum 5 %, untuk sistem 66 KV keatas THD maksimum 3%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghitung THD biasanya cukup dihitung sampai harmonisa ke 19 saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2.2 Parameter Keadaan Peralihan (Transient)&lt;br /&gt;Parameter keadaan peralihan diukur berdasarkan lamanya gangguan yang terjadi&lt;br /&gt;( duration of disturbance ),digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu :&lt;br /&gt;a. Tegangan lebih peralihan yang tajam dan bergetar : Tegangan paku (spike) positip atau negatip 0,5 – 200 mikrodetik dan bergetar sampai sekitar 16,7 milidetik dengan frekwensi 0,2 – 5 KHz atau lebih. Gangguan ini misalnya surge , spike, notch.&lt;br /&gt;b. Tegangan lebih diatas 110 % nominal dan tegangan rendah kurang 80% , berlangsung dalam waktu 80 milidetik ( 4 cycle ) sampai 1 detik. Gangguan ini misalnya sag, dips, depression, interuption, flicker, fluctuation.&lt;br /&gt;c. Tegangan rendah dibawah 80 – 85 % nominal selama 2 detik. Gangguan seperti ini disebut outage, blackout, interuption.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Transient&lt;br /&gt;Transient merupakan perubahan variabel (tegangan, arus) yang berlangsung saat peralihan dari satu kondisi stabil ke kondisi yang lain. Penyebab terjadinya transient antara lain :&lt;br /&gt;a. Load switching (penyambungan dan pemutusan beban)&lt;br /&gt;b. Capacitance switching&lt;br /&gt;c. Transformer inrush current&lt;br /&gt;d. Recovery voltage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4. Variasi tegangan durasi pendek ( Short duration voltage variation)&lt;br /&gt;Variasi yang terjadi meliputi 3 macam :&lt;br /&gt;a. Interruption, ( V&lt; 0,1 pu )&lt;br /&gt;b. Sag ( Dip), ( V= 0,1 s/d 0,9 pu )&lt;br /&gt;c. Swell, ( V=1,1 s/d [1,8;1,4;1,2] pu )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan lamanya kejadian dibagi :&lt;br /&gt;a. Instantaneus, (0,01 second s/d 0,6 second)&lt;br /&gt;b. Momentary, (0,6 second s/d 3 second)&lt;br /&gt;c. Temporary, (3 second s/d 1 min)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab terjadinya variasi ini adalah :&lt;br /&gt;a. Gangguan ( fault )&lt;br /&gt;b. Starting beban besar&lt;br /&gt;c. Intermittent losse connections pada kabel daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.5. Long duration deviation&lt;br /&gt;Variasi ini meliputi:&lt;br /&gt;a. Interruption, sustained, ( &gt; 1 min; 0,0 pu )&lt;br /&gt;b. Under voltage ( &gt; 1 min; 0,8 s/d 0,9 pu )&lt;br /&gt;c. Over voltage ( &gt; 1 min; 1,1 s/d 1,2 pu )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.6. Ketidakseimbangan tegangan ( Voltage unbalace )&lt;br /&gt;Ketidakseimbangan tegangan ini merupakan deviasi maksimum dari rata-rata tegangan atau arus tiga fase, dinyatakan dalam prosen. Besarnya deviasi adalah 0,5 s/d 2%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.7. Distorsi gelombang (Wave form distorsion)&lt;br /&gt;Distorsi ini umumnya disebabkan oleh perilaku beban elektronika daya. Hal yang perlu diperhatikan adalah cacat harmonik karena berdampak negatip terhadap sumber tegangan (PLN) maupun beban (konsumen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.8. Fluktuasi tegangan ( Voltage fluctuation)&lt;br /&gt;Fluktuasi tegangan ( Voltage Fluctuation) adalah perubahan tegangan secara random 0,9 s/d 1,1 pu. Dampak dari fluktuasi ini adalah terjadinya flicker pada lampu. Ini umumnya terjadi karena pembusuran listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.9. Deviasi Frekuensi daya ( Power frekuensi )&lt;br /&gt;Deviasi frekuensi daya ( Power frekuensi ) merupakan deviasi dari frekuensi dasarnya. Untuk sistem Jawa-Bali deviasi yang diijinkan adalah 0,5Hz sedangkan daerah lain 1,5 Hz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.10. Harmonik&lt;br /&gt;Harmonik adalah gangguan (distorsi) bentuk gelombang tegangan atau bentuk gelombang arus sehingga bentuk gelombangnya bukan sinusoida murni lagi. Distorsi ini umumnya disebabkan oleh adanya beban non-linier. Pada dasarnya, harmonik adalah gejala pembentukan gelombang-gelombang dengan frekuensi berbeda yang merupakan perkalian bilangan bulat dengan frekuensi dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Masalah Kualitas Daya Listrik, Dampak dan Penanggulangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7041620812502844527?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7041620812502844527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/eksitasi-generator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7041620812502844527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7041620812502844527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/eksitasi-generator.html' title='Eksitasi Generator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4374413795909657476</id><published>2010-12-05T08:47:00.002+07:00</published><updated>2010-12-05T09:25:08.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengenal peralatan instalasi listrik rumah tinggal'/><title type='text'>Mengenal peralatan instalasi listrik rumah tinggal</title><content type='html'>Mungkin sebagian sudah tahu nama dan fungsi dari peralatan instalasi listrik pada tempat tinggal kita, tapi bagi yang belum, artikel ini bisa digunakan untuk berkenalan dengan fungsi dan jenis peralatan listrik tersebut secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan peralatan listrik instalasi listrik rumah tinggal ini akan dimulai dengan Bargainser. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BARGAINSER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=bargainser.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/bargainser.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bargainser merupakan alat yang berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal, sekaligus juga berfungsi sebagai pengukur jumlah daya listrik yang digunakan rumah tinggal tersebut (dalam satuan kWh). Ada berbagai batasan daya yang dikeluarkan oleh PLN untuk konsumsi rumah tinggal, yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bargainser terdapat tiga bagian utama, yaitu:&lt;br /&gt;- MCB atau Miniature Circuit Breaker, berfungsi untuk memutuskan aliran daya listrik secara otomatis jika daya yang dihantarkan melebihi nilai batasannya.&lt;br /&gt;MCB ini bersifat on/off dan dapat juga berfungsi sebagai sakelar utama dalam rumah. Jika MCB bargainser ini dalam kondisi off, maka seluruh aliran listrik dalam rumah pun terhenti. Sakelar ini biasanya dimatikan pada saat akan dilakukan perbaikan instalasi listrik dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Meter listrik atau kWh meter, berfungsi untuk mengukur besaran daya yang digunakan oleh rumah tinggal tersebut dalam satuan kWh (kilowatt hour). Pada bargainser, meter listrik berwujud deretan angka secara analog ataupun digital yang akan berubah sesuai penggunaan daya listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Spin Control, merupakan alat kontrol penggunaan daya dalam rumah tinggal dan akan selalu berputar selama ada daya listrik yang digunakan. Perputaran spin control ini akan semakain cepat jika daya listrik yang digunakan semakin besar, dan akan melambat jika daya listrik yang digunakan berkurang/sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kanal output Bargainser biasanya terdapat 3 kabel, yaitu kabel fasa, kabel netral dan kabel ground yang dihubungkan ketanah. Listrik dari PLN harus dihubungkan dengan bargainser terlebih dahulu sebelum masuk ke instalasi listrik rumah tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGAMAN LISTRIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instalasi listrik rumah tinggal pun membutuhkan pengaman yang berfungsi untuk memutuskan rangkaian listrik apabila terjadi gangguan pada instalasi listrik rumah tinggal tersebut, seperti gangguan hubung singkat atau short circuit atau korsleting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua jenis pengaman listrik pada instalasi listrik rumah tinggal, yaitu:&lt;br /&gt;- Pengaman lebur biasa atau biasa disebut sekering, alat pengaman ini bekerja memutuskan rangkaian listrik dengan cara meleburkan kawat yang ditempatkan pada suatu tabung apabila kawat tersebut dialairi arus listrik dengan ukuran tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pengaman listrik thermis, biasa disebut MCB dan merupakan alat pengaman yang akan memutuskan rangkaian listrik berdasarkan panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=sekreing.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/sekreing.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=MCB.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/MCB.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAKELAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakelar atau switch merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu pemghantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan besarnya tegangan, sakelar dapat dibedakan menjadi&lt;br /&gt;- sakelar bertegangan rendah.&lt;br /&gt;- Sakelar tegangan menengah.&lt;br /&gt;- Sakelar tegangan tinggi serta sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan berdasarkan tempat dan pemasangannya, sakelar dapat dibedakan menjadi :&lt;br /&gt;- Sakelar in-bow, sakelar yang ditanam didalam tembok.&lt;br /&gt;- Sakelar out-bow, sakelar yang dipasang pada permukaan tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sakelar berikutnya dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu&lt;br /&gt;- Sakelar on-off, merupakan sakelar yang bekerja menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on. Untuk memutuskan hubungan arus listrik, tombol sakelar harus ditekan pada posisi off. Sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk sakelar lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=s_1849148_saklarpvc1g2g3g4g5g.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/s_1849148_saklarpvc1g2g3g4g5g.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sakelar push-on, merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya. Biasanya sakelar jenis ini digunakan untuk sakelar bel rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan jenis per-unitnya, sakelar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:&lt;br /&gt;- Sakelar tunggal, merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sakelar majemuk/ seri, merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan. Jumlah kanal output tergantung dari jumlah tombol pada sakelar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=PemasanganSaklarTunggal.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/PemasanganSaklarTunggal.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar Pemasangan Saklar Tunggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=PemasanganSaklarDouble.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/PemasanganSaklarDouble.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar Cara memasang saklar Double&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STOP KONTAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop kontak merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=2124521_stce426.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/2124521_stce426.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=19.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/19.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:&lt;br /&gt;- Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Stop kontak besar, juga merupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:&lt;br /&gt;- Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.&lt;br /&gt;- Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STEKER &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steker atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=34-Steker-Crop.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/34-Steker-Crop.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=listrik-senyum.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/listrik-senyum.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan fungsi dan bentuknya, steker juga memliki dua jenis, yaitu:&lt;br /&gt;- Steker kecil, merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah, misalnya lampu atau radio kecil, dengan sumber listrik atau stop kontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Steker besar, merupakan steker yang digunakan untuk alat-alat listrik yang berdaya besar, misalnya lemari es, microwave, mesin cuci dan lainnya, dengan sumber listrik atau stop kontak. Steker jenis ini dilengkapi dengan lempeng logam untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KABEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel listrik merupakan komponen listrik yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk instalasi listrik rumah tinggal, kabel yang digunakan biasanya berjenis sebagai berikut:&lt;br /&gt;- NYA, kabel jenis ini merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan/berisi satu kawat. Jenisnya adalah kabel udara atau tidak ditanam dalam tanah. Kabel listrik ini biasanya berwarna merah, hitam, kuning atau biru. Isolasi kawat penghantarnya hanya satu lapis, sehingga tidak cukup kuat terhadap gesekan, gencetan/tekanan atau gigitan binatang seperti tikus. Karena kelemahan pada isolasinya tersebut maka dalam pemasangannya diperlukan pelapis luar dengan menggunakan pipa conduit dari PVC atau besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=NYM-Small.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/NYM-Small.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=12-Penghantar-2.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/12-Penghantar-2.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=kabelNYA.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/kabelNYA.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- NYM, merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan kawat lebih dari satu, ada yang 2, 3 atau 4. Jenis kabel udara dengan warna isolasi luar biasanya putih dan warna isolasi bagian dalam beragam, karena isolasi yang rangkap inilah maka kabel listrik NYM ini relative lebih kuat terhadap gesekan atau gencetan/tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- NYY, kabel listrik jenis ini merupakan kabel berisolasi PVC, berintikan 2, 3 atau 4 dengan warna isolasi luarnya hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan terhadap air dan gencetan atau tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- NYMHYO, kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna. Kabel jenis ini biasa digunakan pada loudspeaker, sound sistem, lampu-lampu berdaya kecil sampai sedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas pengenalan peralatan-perlatan listrik untuk instalasi listrik rumah tinggal, keterangan fungsi, bentuk/konstruksi dan cara kerja dari masing-masing alat merupakan penjelasan secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4374413795909657476?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4374413795909657476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/mengenal-peralatan-instalasi-listrik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4374413795909657476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4374413795909657476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/mengenal-peralatan-instalasi-listrik.html' title='Mengenal peralatan instalasi listrik rumah tinggal'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3277871664455478013</id><published>2010-12-05T08:32:00.002+07:00</published><updated>2010-12-05T08:45:20.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LISTRIK STATIS'/><title type='text'>Gaya Coulomb</title><content type='html'>A. Gaya Coulomb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terdapat dua muatan listrik masing q1 dan q2 terpisah sejauh r satu sama lain maka antara kedua muatan akan timbul gaya interaksi tolak menolak atau tarik menarik. Besarnya gaya tarik atau gaya tolak tersebut berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar muatan, secara matematis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya Coulomb oleh Beberapa Muatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Muatan-muatan segaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r-22.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r-22.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga buah muatan titik masing-masing +q1 ,+q2 dan +q3 terletak segaris seperti tampak pada gambar di atas. Besarnya gaya coulomb yang dialami q3 merupakan pengaruh dari muatan q1 dan q2 yaitu sebesar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r-32.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r-32.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Muatan-muatan tak segaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga buah muatan masing-masing q1, q2 dan q3 yang terdistribusi sepertigambar di atas, maka besar gaya coulomb yang dialami q3 adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Medan Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuat medan listrik pada suatu titik yang berjarak  r dari suatu muatan q adalah berbanding lurus dengan muatan itu dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak titik tersebut ke muatan, secara matematis dapat ditulis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r7.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r7.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan listrik oleh beberapa muatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Muatan-muatan segaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r8.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r8.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Muatan-muatan yang tak segaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r9.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kapasitor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kapasitor yang diberi muatan, maka akan timbul potensial listrik, selanjutnya akan menyimpan muatan listrik. Hasil perbandingan antara besar muatan dengan potensial kapasitor yang ditimbulkan adalah konstan dan disebut kapasitas kapasitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C = Q/V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C     :       Kapasitas kapasitor (F)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q     :       muatan (C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V     :       beda potensial (Volt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapasitor Keping Sejajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r10.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r10.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Dua buah keping sejajar diberikan muatan yang berlainan. Kedua keping tersebut dipisahkan pada jarak d dan ruang anatara kedua keeping tersebut berisi udara, maka kedua keping tersebut akan mempunyai kapasitas karena keduanya bermuatan, yang besarnya kapasitas tersebut bergantung kepada luas plat/keping, jarak anatar keping, konstanta dielektrik (bahan yang digunakan untuk mengisi ruang antar keping) dan besarnya muatan yang diberikan pada kedua plat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya kapasitas kapasitor tesebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r111.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r111.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ruang antar keping diisi dengan suatu bahan dielektrik yang memiliki permitivitas e maka kapasitas kapasitor tersebut menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=r121.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/r121.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3277871664455478013?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3277871664455478013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/gaya-coulomb.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3277871664455478013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3277871664455478013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/gaya-coulomb.html' title='Gaya Coulomb'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8208858603289932928</id><published>2010-12-05T08:25:00.002+07:00</published><updated>2010-12-05T08:32:14.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LISTRIK STATIS'/><title type='text'>Mekanisme terjadinya petir dan guruh</title><content type='html'>Petir terjadi berawal dari proses fisika dimana terjadi pengumpulan-pengumpulan muatan listrik awan. Dalam keadaan normal, pada atmosfir bumi terdapat ion positif dan ion negatif yang tersebar acak. Ion-ion ini terjadi karena tumbukan ataom, pancaran sinar kosmis dan energi thermis. Pada keadaan cuaca cerah terdapat medan lisrik yang berarah kebawah menuju bumi. Dengan adanya medan lisrik tersebut maka butiran-butiran yang ada di udarah akan terpolarisasi karena induksi. Bagian atas bermuatan negatif dan bagian bawah bermuatan positif. Terdapat tiga syarat untuk timbulnya petir yaitu adanya udara naik, kelembaban dan partikel bebas atau aerosol. Udara naik ada karena sebagai pergerakan udara keatas, dengan adanya kelembaban, Udara yang naik menjadi basah dan menghasilkan awan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam awan ada kalanya terjadi pergerakan arus udara keatas membawa butir-butir air yang berat jenisnya lebih tinggi. Karena mengalami pendinganan, butiran air ini membeku sehingga berat jenisnya membesar mengakibatkan gerakan kebawah dengan kecepatan sangat tinggi. Dalam pergerakannya, timbul gaya tarik terhadap ion-ion negative dan ion positif ditolak. Akibat butiran air besar yang mengandung ion negative dan berkumpul dibagian bawah awan, sementara pada bagian atas awan akan berkumpul ion bermuatan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan terjadinya pengumpulan muatan, pada awan akan timbul medan listrik yang itensitasnya semakin besar dan akibatnya gerakan kebawah butir-butir air menjadi terhambat atau terhenti. Akibat terbentuknya medan listrik antara awan dan permukaan bumi. Apabila medan lisrtik ini melebihi kekuatan tembus udara terjadilah pelepasan muatan. Distribusi muatan di awan, pada umumnya dibagian atas dimuati muatan positif, Muatan negatif akan menempati sisi bawah karena itu lah awan bisa mengandung muatan. Sedangkan di saat yang bersamaan bumi itu selalu netral, sehingga terjadi perbedaan potensial antara awan dan bumi. Jika perbedaan potensial itu cukup besar, akan terjadi proses pembuangan elektron supaya tercapai kesetimbangan. Nah, proses pembuangan elektron inilah yang menyebabkan perpindahan arus listrik yang biasa kita lihat sebagai kilatan cahaya di musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, mengapa musim hujan? Mengapa petir biasa terjadi saat akan hujan sehingga petir bisa menjadi salah satu petunjuk akan turun hujan? Jawabannya adalah, karena pada saat hujan atau akan hujan, kadar air di udara menjadi tinggi sehingga daya isolator udara menurun dan menyebabkan arus lebih mudah mengalir. Terkadang petir juga terjadi antar awan karena seperti yang telah ditulis di atas, ada awan yang bermuatan positif dan ada yang bermuatan positif.&lt;br /&gt;Biasanya petir disertai dengan suara gemuruh yang biasa disebut guruh atau biasanya dibilang geledek, suara yang kencang itu terjadi karena saat udara dilewati petir, terjadi pemanasan dan pemuaian udara dengan sangat cepat sehingga udara menjadi plasma dan meledak menghasilkan suara yang menggelegar.Sebenarnya proses terbentuknya suara ini terjadi bersamaan dengan saat terjadi petir, namun biasanya guruh baru terdengar setelah petir terlihat. Keterlambatan suara guruh itu terjadi karena perbedaan antara kecepatan cahaya ( 3x100000000m/s) dan kecepatan bunyi di udara ( 340 m/s ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan rumus kecepatan :&lt;br /&gt;S = V x t, Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S : jarak (m)&lt;br /&gt;V : kecepatan (m/s)&lt;br /&gt;t : waktu (s)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dapat dihitung jarak antara petir dan pengamat dengan berpedoman pada berapa lama suara guntur terdengar setelah petir ( karena kecepatan cahaya sangat cepat maka diabaikan ) :&lt;br /&gt;1 km = 340 m/s x t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1000 m = 340 m/s x t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;t = 1000 s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;340&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;t = 2.941 s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;t = 3 s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi biasanya jika suara guntur terdengar setelah selang waktu 3 detik berarti petir itu terletak sekitar 1 kilometer dari kita. Semakin kecil selang waktunya, berarti semakin dekat letak petir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut pembahasan lebih lanjut mengenai listrik statis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata listrik dalam bahasa Inggris adalah electric, yang berasal dari dari bahasa Yunani electron, yang berarti amber. Amber adalah pohon damar yang membatu. Listrik dibedakan menjadi listrik statis (listrik tak mengalir) dan listrik dinamis (listrik mengalir). Listrik statis atau elektrostatika merupakan bagian dari ilmu listrik yang mempelajari sifat-sifat muatan listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muatan listrik berkaitan langsung dengan susunan zat suatu benda. Semua benda tersusun atas partikel-partikel yang sangat kecil yang disebut dengan atom. Atom itu sendiri terdiri atas proton, neutron, dan electron. Proton adalah partikel atom yang bermuatan positif, neutron adalah partikel atom yang bermuatan netral dan electron adalah partikel atom yang bermuatan negative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu benda dikatakan bermuatan listrik apabila mempunyai lebih atau kurang electron dalam atomnya. Elektron dalam suatu atom mudah berpindah karena terletak di luar inti atom dan bergerak bebas mengelilingi inti. Massa electron juga sangat ringan dibandingkan massa inti, yaitu hanya 1/1840 dari massa proton. Sebaliknya proton dengan massa lebih besar terikat kuat di dalam inti oleh gaya tarik inti sehingga tidak dapat berpindah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu dalam pembahasan listrik kita akan membicarakan kelebihan atau kehilangan electron bukannya kelebihan atau kekurangan proton. Atom yang bermuatan positif atau negative disebut dengan Ion. Ion terdiri atas Ion positif (ion yang bermuatan positif) dan ion negative (ion yang bermuatan negative).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan gaya listrik statis suatu benda bermuatan tersebut dipengaruhi oleh ikatan electron pada atom benda. Semakin banyak electron yang berpindah, semakin kuat gaya listrik benda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muatan listrik mempunyai satuan coulomb dalan SI yang disingkat C. Satu coulomb tersebut sama dengan muatan total yang dimiliki oleh 6,24 x 10 pangkat 18 buah electron atau 6,24 x 10 pangkat 18 buah proton.Satuan muatan yang sering digunakan adalah mikrocoulomb (µ C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala kelistrikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala kelistrikan ( peristiwa yang menghasilkan muatan listrik ) pertama kali diselidiki oleh Thales of Miletus tahun 640-546 SM dari Yunani. Mereka menemukan bahwa dengan menggosokkan amber tersebut dan mendekatkannya ke benda-benda kecil, ternyata batang amber menarik benda-benda ringan seperti potongan daun-daun kecil, bulu ayam, ataupun debu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan muatan listrik pada suatu benda, kita dapat menggosokkan benda tersebut pada benda lain. Tindakan menggosok tersebut menyebabkan gesekan antar &lt;br /&gt;benda yang selanjutnya menghasilkan muatan listrik pada benda tersebut. Dalam penggosokan dua benda (proses gesekan), muatan listrik tidaj dapat dimusnahkan, tetapi dipindahkan dari suatu benda ke benda yang lain. Sebagian benda yang digosok akan bermuatan positif dan sebagian lainnya akan bermuatan negatif. Berikut table yang menujukkan beberapa benda yang bermuatan setelah digosok dengan benda lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;positif&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;negatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaca digosok dengan kain sutra&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaca&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain sutra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebonite digosk dengan kain wol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain wol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebonite&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastic digosok dengan kain wol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain wol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastic digosok dengan rambut kering&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambut kering&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua muatan tidak sejenis akan saling tarik-menarik dan dua muatan sejenis akan saling tolak-menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain yang dapat menghasilkan muatan listrik ialah dengan cara Induksi. Induksi adalah perubahan keadaan benda akibat suatu medan. Dalam hal ini, induksi adalah perubahan berupa pemisahan muatan benda karena berdekatan dengan benda yang bermuatan listrik. Walaupun demikian, muatan secara induksi ini hanya bersifat sementara. Apabila benda bermuatannya dijauhkan, muatan benda akan kembali netral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menghantarkan muatan listrik kita mengenal Konduktor dan Isolator. Berdasarkan sifatnya dapat dikatakan bahwa isolator listrik adalah benda penghambat listrik. Isolator tidak mampu membawa muatan karena electron-elektronnya tidak bergerak (tetap diam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal sebaliknya berlaku untuk konduktor yang merupakan penghantar listrik yang baik. Benda-benda logam merupakan konduktor yang baik. Bahan konduktor mempunyai electron-elektron yang dapat bergerak ke segala arah sehingga muatan dapat dihantarkan. Pergerakkan electron tersebut menyebabkan muatan dalam konduktor selalu terdistribusi rata. Apabila sebuah konduktor kekurangan atau kelebihan electron, dengan cepat electron-elektron yang lain akan bergerak sedemikian rupa agar electron yang ada tersebar merata baik untuk yang kelebihan electron maupun untuk mengisi kekosongan electron yang hilang. Hal ini menyebabkan sulit membuat konduktor bermuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konduktor hanya dapat diberi muatan jika tidak terhubung dengan bumi. Kita dapat memberi muatan pada bahan konduktor dengan cara menggosok maupun induksi jika bahan tersebut tidak terhubung (menyentuh) dengan bumi., yaitu terisolasi dari bumi. Salah satu cara benda terhubung dengan bumi adalah dengan cara menyentuhnya dengan tanganmu. Cara ini juga dikenal dengan ditanahkan. Jika benda bermuatan ditanahkan benda tersebut akan kembali netral karena kelebihan electron benda akan dialirkan ke bumi dan kekurangan electron benda akan diperoleh dari bumi sehingga benda menjadi netral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain logam,kulit kita dan juga air merupakan konduktor yang baik. Inilah yang menyebabkan kita dapat terluka akibat aliran listrik. Listrik dapat mengalir melalui benda logam dan tubuh manusia terdiri atas 70% air. Jadi,jika kita menyentuh listrik secara langsung, listrik akan mengalir melalui kita dan akhirnya melukai diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAYA LISTRIK STATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=LISTRIK.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/LISTRIK.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=97a4c3af2d63164cabe7b1e43d142fc5.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/97a4c3af2d63164cabe7b1e43d142fc5.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya [1]. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi [2]. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut [3]. Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik [4].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notasi vektor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang dibaca sebagai gaya yang dialami oleh muatan q1 akibat adanya muatan q2. Untuk gaya yang dialami oleh muatan q2 akibat adanya muatan q1 dituliskan dengan menukarkan indeks&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=55eefa1eb058d78633d14ca2637b449b.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/55eefa1eb058d78633d14ca2637b449b.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;, atau melalui hukum ketiga Newton dapat dituliskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=97B.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/97B.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=7f9adf45fc64a19ddf3a759744d2bd99.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/7f9adf45fc64a19ddf3a759744d2bd99.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8208858603289932928?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8208858603289932928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/mekanisme-terjadinya-petir-dan-guruh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8208858603289932928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8208858603289932928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/mekanisme-terjadinya-petir-dan-guruh.html' title='Mekanisme terjadinya petir dan guruh'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3342488222064706975</id><published>2010-12-05T08:20:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T08:22:37.206+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LISTRIK STATIS'/><title type='text'>Listrik Statis</title><content type='html'>Soal Variasi Listrik Statis 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=soal-jawab-gaya-coulomb-e.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/soal-jawab-gaya-coulomb-e.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal Variasi Listrik Statis 2 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=soal-jawab-bandul-dalam-e-m.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/soal-jawab-bandul-dalam-e-m.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3342488222064706975?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3342488222064706975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/listrik-statis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3342488222064706975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3342488222064706975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/listrik-statis.html' title='Listrik Statis'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-992173704322821856</id><published>2010-12-05T08:08:00.002+07:00</published><updated>2010-12-05T08:13:11.541+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transformator'/><title type='text'>PERENCANAAN PENGGULUNGAN</title><content type='html'>TRANSFORMATOR&lt;br /&gt;Transformator adalah suatu alat untuk memindahkan daya listrik arus bolak – balik dari suatu rangkaian ke rangkaian lain secara induksi electromagnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=TRAFO.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/TRAFO.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu transformator terdiri dari 2 buah kumparan (gulungan) kawat email. Kumparan pertama disebut gulungan primer dan kumparan yang kedua disebut sekunder.&lt;br /&gt;Bahan – bahan yang diperlakukan untuk menggulung suatu transformator antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kern&lt;br /&gt;Kern atau teras besi lunak yang terbentuk dari kumparan besi lunak yang mengandung silicon yang berbentuk seperti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huruf E dan I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=trafo6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/trafo6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Koker&lt;br /&gt;Koker atau rumah atau tempat mengulung kumparan primer dan sekunder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=trafo1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/trafo1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kawat email&lt;br /&gt;Kawat email yang terbuat dari tembaga yang dilapiskan bahan isolasi yang tahan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan Gulungan atau volt&lt;br /&gt;Pada system penggulungan trafo biasa terjadi penyimpangan kerugian Seperti kerugian kawat email dan kurang panas tidak diperhitungkan. Kerugian seperti ini sekitar 20% sampai 30% dari tembaga gulungan Primer.&lt;br /&gt;Apabila kita ingin merencanakan gulungan sekunder 100 watt,maka Tenaga primer harus lebih 20% sampai 25% dari tenaga sukunder. Yang harus selalu diingat bahwa setiap kali tegangan gulungan Sekunder diberi beban tegangannya akan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=trafo2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/trafo2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;I2 =arus yang mengalir ke beban&lt;br /&gt;E1=tegangan gulungan primer dari PLN&lt;br /&gt;E2=tegangan gulungan sekunder&lt;br /&gt;Dinegara kita tegangan listrik berfrekuensi sekitar 50 sampai 60 Circle/second oleh sebab itu untuk menghitung gulungan pervolt kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat memakai rumus:&lt;br /&gt;Circle per second x 1 gulungan&lt;br /&gt;Keliling besi kern untuk koker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindarkan panasnya transformator tenaga kita dapat memakai standar 56 circle/second sebagai dasar perhitungan&lt;br /&gt;Jadi rumus perhitungan jumlah gulungan per volt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56 x 1 gulungan&lt;br /&gt;Keliling besi kern untuk koker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GULUNG PER VOLT&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan gulungan per volt yaitu sejumlah gulungan kawat yang disesuaikan untuk tegangan sebesar 1 Volt.&lt;br /&gt;Untuk menetapkan besar jumlah gulung per volt dipakai ketentuan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus : gpv = f / O&lt;br /&gt;Dimana&lt;br /&gt;Gpv = jumlah gulang per volt&lt;br /&gt;f = frekuensi listrik (50 Hz)&lt;br /&gt;O = luas irisan teras diukur dengan cm. (hasil kali dari lebar dan tinggi tempat gulungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 1 :&lt;br /&gt;Sebuah tempat gulung kawat transformator mempunyai ukuran lebar 2,5 Cm dan tinggi 2 cm. Besar jumlah gulungan per volt :&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gpv = f / O&lt;br /&gt;f = 50 Hz&lt;br /&gt;O = 2,5 x 2 = 5 Cm2&lt;br /&gt;gpv = 50 / 5&lt;br /&gt;= 10 gulung / volt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(setiap 10 lilitan kawat berlaku untuk tegangan sebesar 1 volt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 2 :&lt;br /&gt;Dibutuhkan sebuah transformator dengan tegangan 220 V untuk gulung primer dan tegangan 6 V digulungan sekundernya, lebar tempat gulungan kawat 2,5 cm dan tinggi 2 cm. Berapa jumlah gulungan atau banyaknya lilitan untuk kawat primer dan sekunder.&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;O = 2,5 x 2 = 5 cm2&lt;br /&gt;gpv = 50 / 5 = 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk gulung primer dibutuhkan sejumlah 220 x 10 = 2200 lilitan. Untuk gulungan sekunder dibutuhkan 6 x 10 = 60 lilitan. Mengingat selalu adanya tenaga hilang di tansformator jumlah lilitan digulungan sekunder ditambahkan 10% = 60 +6 = 66 lilitan.&lt;br /&gt;Dengan jumlah lilitan tersebut diatas maka bila gulung primer dihubungkan kepada tegangan listrik jala – jala sebesar 220 V, gulungan sekundernya menghasilkan tegangan sebesar 6 volt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GARIS TENGAH KAWAT&lt;br /&gt;Garis tengah atau tebal kawat tembaga menentukan kemampuan kawat dilalui arus listrik. Bila listrik yang mengalir didalam kawat melebihi kemapuan dari kawat akan mengakibatkan kawat menjadi panas dan jika arus yang melalluinya jauh lebih besar dari kemampuan kawat , kawat akan terbakar dan putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-992173704322821856?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/992173704322821856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/perencanaan-penggulungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/992173704322821856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/992173704322821856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/perencanaan-penggulungan.html' title='PERENCANAAN PENGGULUNGAN'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4332355343897407190</id><published>2010-12-05T08:01:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T08:04:58.332+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='elektrostatika'/><title type='text'>elektrostatika</title><content type='html'>Menurut hokum Coloumb besarnya gaya elektrostatis berbaanding lurus dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar muatan”dari hukum tersebut dapat dirumuskan, maka akan nampak seperti rumus berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Hk20Coulomb.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Hk20Coulomb.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4332355343897407190?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4332355343897407190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/elektrostatika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4332355343897407190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4332355343897407190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/elektrostatika.html' title='elektrostatika'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3588639298444941431</id><published>2010-12-05T07:56:00.001+07:00</published><updated>2010-12-05T07:59:20.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resistor'/><title type='text'>Resistor</title><content type='html'>Resistor&lt;br /&gt;        yaitu suatu komponen elektronika yang dapat menahan laju arus listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus : V = I.R (Berlaku rumus segitiga pengaman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama George Simon Ohm. Biasanya digunakan prefix miliohm, kiloohm dan megaohm.&lt;br /&gt;Konstruksi&lt;br /&gt;Komposisi karbon&lt;br /&gt;Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna dari harganya.&lt;br /&gt;Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.&lt;br /&gt;Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.&lt;br /&gt;Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.&lt;br /&gt;Film karbon&lt;br /&gt;Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt[2].&lt;br /&gt;Film logam&lt;br /&gt;Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.&lt;br /&gt;Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF[3].&lt;br /&gt;Penandaan resistor&lt;br /&gt;Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.&lt;br /&gt;Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.&lt;br /&gt;Identifikasi empat pita&lt;br /&gt;Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.&lt;br /&gt;Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:&lt;br /&gt;"334"  = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm&lt;br /&gt;"222"  = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm&lt;br /&gt;"473"  = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm&lt;br /&gt;"105"  = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm&lt;br /&gt;Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:&lt;br /&gt;"100"  = 10 × 1 ohm = 10 ohm&lt;br /&gt;"220"  = 22 × 1 ohm = 22 ohm&lt;br /&gt;Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.&lt;br /&gt;Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:&lt;br /&gt;"4R7"  = 4.7 ohm&lt;br /&gt;"0R22"  = 0.22 ohm&lt;br /&gt;"0R01"  = 0.01 ohm&lt;br /&gt;Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:&lt;br /&gt;"1001"  = 100 × 10 ohm = 1 kohm&lt;br /&gt;"4992"  = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm&lt;br /&gt;"1000"  = 100 × 1 ohm = 100 ohm&lt;br /&gt;"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm&lt;br /&gt;Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.&lt;br /&gt;Penandaan tipe industri&lt;br /&gt;Format:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;XX YYYZ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * X: kode tipe&lt;br /&gt;    * Y: nilai resistansi&lt;br /&gt;    * Z: toleransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rating Daya pada 70 °C Kode Tipe  Rating Daya (Watt)  Teknik MIL-R-11 Teknik MIL-R-39008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ⅛  RC05  RCR05&lt;br /&gt;CB  ¼  RC07  RCR07&lt;br /&gt;EB  ½  RC20  RCR20&lt;br /&gt;GB  1  RC32  RCR32&lt;br /&gt;HB  2  RC42  RCR42&lt;br /&gt;GM  3  -  -&lt;br /&gt;HM  4  -  -&lt;br /&gt;Kode Toleransi Toleransi  Teknik Industri  TeknikMIL&lt;br /&gt;±5%  5  J&lt;br /&gt;±20%  2  M&lt;br /&gt;±10%  1  K&lt;br /&gt;±2%  -  G&lt;br /&gt;±1%  -  F&lt;br /&gt;±0.5%  -  D&lt;br /&gt;±0.25%  -  C&lt;br /&gt;±0.1%  -  B&lt;br /&gt;Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C&lt;br /&gt;    * Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)&lt;br /&gt;    * Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)&lt;br /&gt;    * Kelas standar: -5 °C hingga 60 °C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3588639298444941431?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3588639298444941431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/resistor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3588639298444941431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3588639298444941431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/resistor.html' title='Resistor'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5803178265740714169</id><published>2010-12-04T10:33:00.002+07:00</published><updated>2010-12-04T10:58:37.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip Kerja Transformator'/><title type='text'>Komponen Transformator (trafo)</title><content type='html'>Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=hal_2-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian-Bagian Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=hal_2a-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2a-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Contoh Transformator &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=hal_2b-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2b-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lambang Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Kerja Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=hal_4-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_4-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada skema transformator di samping, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=hal_5-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_5-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_11.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_11.gif" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vp = tegangan primer (volt)&lt;br /&gt;Vs = tegangan sekunder (volt)&lt;br /&gt;Np = jumlah lilitan primer&lt;br /&gt;Ns = jumlah lilitan sekunder&lt;br /&gt;Simbol Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns &gt; Np).&lt;br /&gt; 2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np &gt; Ns).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).&lt;br /&gt; 2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).&lt;br /&gt; 3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_2-1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_2-1.gif" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sehingga dapat dituliskan:&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_3-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_3-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh cara menghitung jumlah lilitan sekunder:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyalakan lampu 10 volt dengan tegangan listrik dari PLN 220 volt digunakan transformator step down. Jika jumlah lilitan primer transformator 1.100 lilitan, berapakah jumlah lilitan pada kumparan sekundernya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian:&lt;br /&gt;Diketahui:   Vp = 220 V&lt;br /&gt;                Vs = 10 V&lt;br /&gt;                Np = 1100 lilitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanyakan: Ns = ........... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:  &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_3a-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_3a-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, banyaknya lilitan sekunder adalah 50 lilitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformator  Ideal&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada transformator ideal, tidak ada energi yang  diubah menjadi bentuk energi lain di dalam transformator sehingga daya  listrik pada kumparan skunder sama dengan daya listrik pada kumparan  primer. Atau dapat dikatakan efisiensi pada transformator ideal adalah  100 persen. untuk transformator ideal berlaku persamaan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_4-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_4-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh cara menghitung arus listrik sekunder dan arus listrik primer:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah transformator step down mempunyai jumlah lilitan primer 1000 dan lilitan sekunder 200, digunakan untuk menyalakan lampu 12 V, 48 W.&lt;br /&gt;Tentukan:&lt;br /&gt; a.arus listrik sekunder,&lt;br /&gt; b.arus listrik primer !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Penyelesaian:&lt;br /&gt;   Diketahui:   Np = 1000 lilitan&lt;br /&gt;                     Ns = 200 Lilitan&lt;br /&gt;                     Vp = 12 V&lt;br /&gt;                     Ps = 48 W&lt;br /&gt;   Ditanyakan:&lt;br /&gt;   a. Is = ........... ?&lt;br /&gt;   b. Ip = ........... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jawab:   &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_5-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_5-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jadi, kuat arus sekunder adalah 4 A &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_5a-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_5a-1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kuat arus sekunder adalah 0,8 A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi transformator didefinisikan sebagai perbandingan antara daya listrik keluaran dengan daya listrik yang masuk pada transformator. Pada transformator ideal efisiensinya 100 %, tetapi pada kenyataannya efisiensi tranformator selalu kurang dari 100 %.hal ini karena sebagian energi terbuang menjadi panas atau energi bunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi transformator dapat dihitung dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_66.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_66.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh cara menghitung daya transformator:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah transformator mempunyai efisiensi 80%. Jika lilitan primer dihubungkan dengan tegangan 200 V dan mengalir kuat arus listrik 5 A,&lt;br /&gt;Tentukan:&lt;br /&gt; a. daya primer,&lt;br /&gt; b. daya sekunder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Penyelesaian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketahui: &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_6a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_6a.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanyakan:&lt;br /&gt;a. Pp = ........... ?&lt;br /&gt;b. Ps = ........... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_7.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_7.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, daya primer transformator 1000 watt.&lt;br /&gt;b.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=rumus_7a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_7a.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, daya sekunder transformator 800 watt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5803178265740714169?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5803178265740714169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/komponen-transformator-trafo.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5803178265740714169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5803178265740714169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/komponen-transformator-trafo.html' title='Komponen Transformator (trafo)'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5949945320174342211</id><published>2010-12-02T09:37:00.001+07:00</published><updated>2010-12-02T09:39:16.096+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panel Genset A.M.F - A.T.S'/><title type='text'>Panel Genset A.M.F - A.T.S</title><content type='html'>Panel Genset A.M.F - A.T.S (Automatic start and stop Genset).&lt;br /&gt;Fungsi Dari A.M.F(Automatic Main Failure) Adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Secara Automatic  Menghidupkan (Start) Genset&lt;br /&gt;      ketika  suplai Listrik dari PLN Gagal / Padam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * sedangkan Fungsi dari A.T.S (Automatic Transfer Switch) Adalah&lt;br /&gt;      secara Automatic Membuka Suplay listrik dari genset&lt;br /&gt;      dan menutup suplay listrik dari PLN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * dan sebaliknya&lt;br /&gt;      membuka suplay listrik dari PLN dan Menutup suplay listrik dari&lt;br /&gt;      genset secara Automatic ketika Supay listrik dari PLN kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=ATSMODUL.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ATSMODUL.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.Beberapa Informasi yang kami butuhkan dari konsumen adalah:&lt;br /&gt;1. Berapa Daya/Kapasitas Genset (KVA) &amp; berapa    phasa (1 atau 3 Phasa)?&lt;br /&gt;2. Listrik PLN yang terpasang (KVA) &amp; berapa phasa(1 atau 3 Phasa)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5949945320174342211?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5949945320174342211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/panel-genset-amf-ats.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5949945320174342211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5949945320174342211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/panel-genset-amf-ats.html' title='Panel Genset A.M.F - A.T.S'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-6444595248564669799</id><published>2010-12-02T09:16:00.002+07:00</published><updated>2010-12-02T09:20:57.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembagi Beban Generator'/><title type='text'>Pembagi Beban Generator</title><content type='html'>Listrik seperti kita ketahui adalah bentuk energi sekunder yang paling praktis penggunaannya oleh manusia, di mana listrik dihasilkan dari proses konversi energi sumber energi primer seperti batu bara, minyak bumi, gas, panas bumi, potensial air dan energi angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pembangkitan listrik yang sudah umum digunakan adalah mesin generator tegangan AC, di mana penggerak utamanya bisa berjenis mesin turbin, mesin diesel atau mesin baling-baling. Dalam pengoperasian pembangkit listrik dengan generator, karena faktor keandalan dan fluktuasi jumlah beban, maka disediakan dua atau lebih generator yang dioperasikan dengan tugas terus-menerus, cadangan dan bergiliran untuk generator-generator tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyediaan generator tunggal untuk pengoperasian terus menerus adalah suatu hal yang riskan, kecuali bila bergilir dengan sumber PLN atau peralatan UPS. Untuk memenuhi peningkatan beban listrik maka generator-generator tersebut dioperasikan secara paralel antar generator atau paralel generator dengan sumber pasokan lain yang lebih besar misalnya dari PLN. Sehingga diperlukan pula alat pembagi beban listrik untuk mencegah adanya sumber tenaga listrik terutama generator yang bekerja paralel mengalami beban lebih mendahului yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi Generator Secara Paralel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasokan listrik ke beban dimulai dengan menghidupkan satu generator, kemudian secara sedikit demi sedikit beban dimasukkan sampai dengan kemampuan generator tersebut, selanjutnya menghidupkan lagi generator berikutnya dan memparalelkan dengan generator pertama untuk memikul beban yang lebih besar lagi. Saat generator kedua diparalelkan dengan generator pertama yang sudah memikul beban diharapkan terjadinya pembagian beban yang semula ditanggung generator pertama, sehingga terjadi kerjasama yang meringankan sebelum beban-beban selanjutnya dimasukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa besar pembagian beban yang ditanggung oleh masing-masing generator yang bekerja paralel akan tergantung jumlah masukan bahan bakar dan udara untuk pembakaran mesin diesel, bila mesin penggerak utamanya diesel atau bila mesin-mesin penggeraknya lain maka tergantung dari jumlah (debit) air ke turbin air, jumlah (entalpi) uap/gas ke turbin uap/gas atau debit aliran udara ke mesin baling-baling.&lt;br /&gt;Jumlah masukan bahan bakar/ udara, uap air/ gas atau aliran udara ini diatur oleh peralatan atau katup yang digerakkan governor yang menerima sinyal dari perubahan frekuensi listrik yang stabil pada 50Hz, yang ekivalen dengan perubahan putaran (rpm) mesin penggerak utama generator listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila beban listrik naik maka frekuensi akan turun, sehingga governor harus memperbesar masukan ( bahan bakar/udara, air, uap/gas atau aliran udara) ke mesin penggerak utama untuk menaikkan frekuensinya sampai dengan frekuensi listrik kembali ke normalnya. Sebaliknya bila beban turun, governor mesin-mesin pembangkit harus mengurangi masukan bahan bakar/udara, air, uap air/gas atau aliran udara ke mesin-mesin penggerak sehingga putarannya turun sampai putaran normalnya atau frekuensinya kembali normal pada 50 Hz. Bila tidak ada governor maka mesin-mesin penggerak utama generator akan mengalami overspeed bila beban turun mendadak atau akan mengalami overload bila beban listrik naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Alat Pembagi Beban Generator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Governor beroperasi pada mesin penggerak sehingga generator menghasilkan keluaran arus yang dapat diatur dari 0 % sampai dengan 100% kemampuannya. Jadi masukan ke mesin penggerak sebanding dengan keluaran arus generatornya atau dengan kata lain pengaturan governor 0 % sampai dengan 100 % sebanding dengan arus generator 0% sampai dengan 100 % pada tegangan dan frekuensi yang konstan.&lt;br /&gt;Governor bekerja secara hidrolik/mekanis, sedangkan sinyal masukan dari keluaran arus generator berupa elektris, sehingga masukan ini perlu diubah ke mekanis dengan menggunakan elektric actuator untuk menggerakkan motor listrik yang menghasilkan gerakan mekanis yang diperlukan oleh governor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa generator yang beroperasi paralel, setelah sebelumnya disamakan tegangan, frekuensi, beda phasa dan urutan phasanya, perubahan beban listrik tidak akan dirasakan oleh masing-masing generator pada besaran tegangan dan frekuensinya selama beban masih dibawah kapasitas total paralelnya, sehingga tegangan dan frekuensi ini tidak digunakan sebagai sumber sinyal bagi governor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu digunakan arus keluaran dari masing-masing generator sebagai sumber sinyal pembagian beban sistem paralel generator-generator tersebut. Saat diparalelkan pembagian beban generator belum seimbang/sebanding dengan kemampuan masing-masing generator. Alat pembagi beban generator dipasangkan pada masing-masing rangkaian keluaran generator, dan masing-masing alat pembagi beban tersebut dihubungkan secara paralel satu dengan berikutnya dengan kabel untuk menjumlahkan sinyal arus keluaran masing-masing generator dan menjumlahkan sinyal kemampuan arus masing-masing generator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus keluaran generator yang dideteksi oleh alat pembagi beban akan merupakan petunjuk posisi governor berapa % , atau arus yang lewat berapa % dari kemampuan generator. Hasil bagi dari penjumlahan arus yang dideteksi alat-alat pembagi beban dengan jumlah arus kemampuan generator -generator yang beroperasi paralel dikalikan 100 (%) merupakan nilai posisi governor yang harus dicapai oleh setiap mesin penggerak utama sehingga menghasilkan keluaran arus yang proprosional dan sesuai dengan kemampuan masing-masing generator. Bila ukuran generator sama maka jumlah arus yang dideteksi oleh masing-masing alat pembagi beban dibagi jumlah generator merupakan arus beban yang harus dihasilkan oleh generator setelah governornya diubah oleh electric actuator yang menerima sinyal dari alat pembagi beban sesaat setelah generator diparalelkan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instalasi Teknis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prakteknya alat pembagi beban generator dipasang dengan bantuan komponen-komponen seperti berikut : trafo arus, trafo tegangan (sebagai pencatu daya), electric actuator, potensiometer pengatur kecepatan dan saklar-saklar bantu. Lihat diagram pengkabelannya dalam Gambar 1.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=en35ag1.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/en35ag1.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 : Diagram Pengkabelan Pembagi tegangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Trafo arus berfungsi sebagai transducer arus keluaran generator sampai dengan sebesar arus sinyal yang sesuai untuk alat pembagi beban generator (biasanya maksimum 5 A atau = 100 % kemampuan maksimum generator)&lt;br /&gt;b. Trafo tegangan berfungsi sebagai sumber daya bagi alat pembagi beban, umumnya dengan tegangan 110 V AC, 50 Hz; dibantu adapter untuk keperluan tegangan DC.&lt;br /&gt;c. Electric actuator merupakan peralatan yang menerima sinyal dari alat pembagi beban sehingga mampu menggerakkan motor DC di governor sampai dengan arus keluaran generator mencapai yang diharapkan.&lt;br /&gt;d. Potensiometer pengatur kecepatan adalah alat utama untuk mengatur frekuensi dan tegangan saat generator akan diparalelkan atau dalam proses sinkronisasi. Tegangan umumnya sudah diatur oleh AVR, sehingga naik turunnya tegangan hanya dipengaruhi oleh kecepatan putaran mesin penggerak. Setelah generator dioperasikan paralelkan atau sudah sinkron dengan yang telah beroperasi kemudian menutup Mccb generator, fungsi potensiometer pengatur kecepatan ini diambil alih oleh alat pembagi beban generator. Untuk lebih akuratnya pengaturan kecepatan dalam proses sinkronisasi secara manual, biasanya terdapat potensiometer pengatur halus dan potensiometer pengatur kasar.&lt;br /&gt;e. Pada sistem kontrol otomatis pemaralelan generator dapat dilakukan oleh SPM (modul pemaralel generator) dengan mengatur tegangan dan frekuensi keluaran dari generator, kemudian mencocokan dengan tegangan dan frekuensi sistem yang sudah bekerja secara otomatis, setelah cocok memberikan sinyal penutupan ke Mccb generator sehingga bergabung dalam operasi paralel. Untuk mencocokkan tegangan dan frekuensi dapat dilihat dalam satu panel sinkron yang digunakan bersama untuk beberapa generator dimana masing-masing panel generator mempunyai saklar sinkron disamping SPM-nya. Dalam Gambar 2 ditunjukkan penggunaan alat pembagi beban generator dalam suatu sistem kontrol tenaga generator, kontrol mesin penggerak dan managemen beban.(file power generation control).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=en35ag2.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/en35ag2.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2 : Penggunaan Alat Pembagi Tegangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Saklar-saklar bantu pada alat pembagi beban generator berfungsi sebagai alat manual proses pembagian (pelepasan &amp; pengambilan) beban oleh suatu generator yang beroperasi dalam sistem paralel. Misalnya *saklar 1 ditutup untuk meminimumkan bahan bakar diesel yang berarti melepaskan beban.* Saklar 3 ditutup untuk menuju pada kecepatan kelasnya (rated speed) yang berarti pengambilan beban dari generator yang perlu diringankan beban listriknya.&lt;br /&gt;Setelah generator beroperasi secara paralel, generator-generator dengan alat pembagi bebannya selalu merespon secara aktif segala tindakan penaikan atau penurunan beban listrik, sehingga masing-masing generator menanggung beban dengan prosentasi yang sama diukur dari kemampuan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-6444595248564669799?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/6444595248564669799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/pembagi-beban-generator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6444595248564669799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6444595248564669799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/pembagi-beban-generator.html' title='Pembagi Beban Generator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5158290040801544499</id><published>2010-12-02T08:25:00.001+07:00</published><updated>2010-12-02T08:30:23.674+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=NS09.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/NS09.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=genset6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/genset6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;amp;current=Flshtnk.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Flshtnk.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5158290040801544499?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5158290040801544499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/photobucket.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5158290040801544499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5158290040801544499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/12/photobucket.html' title=''/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4874849292473545771</id><published>2010-09-02T13:00:00.003+07:00</published><updated>2010-09-05T12:48:00.374+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;LombaBlogDepok 17 Juli – 17 September 2010″'/><title type='text'>"LombaBlogDepok 17 Juli – 17 September 2010″</title><content type='html'>Depok!!!!!&lt;br /&gt;Depok adalah terkenal dengan kota Pelajar, Ada Universitas Indonesia yang Terkenal dan terbesar di Indonesia, ada Gunadarma dan lain-lain. Tapi Depok juga Terkenal Dengan Macetnya yang membuat semerawutan kendaraan roda 4dan roda 2 nya wuuuhhhhh apalagi angkotnya wkwkwkwkwkwkw.......&lt;br /&gt;Angkotnya yang membuat emosi penguna jalan naik darah, karena sering berhenti atau menarik penumpang di sembarang tempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Pemerintah Kota Depok sekarang ini sudah menyadari kalau kota administratifnya semerawut, dengan membenahi jalan margonda raya dengan lebar atau menambah jalur tambahan sehingga lebih lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=vYuFcGbhFZ.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/vYuFcGbhFZ.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehhmmm di Depok banyak Mahasiswa dan mahasiswi yang kost. Sehingga Di depok banyak Terdapat kost kostan untuk mahasiswa. Untuk Peluang Usaha nya sendiri ya bisa membuat kost kostan, cafe cafe, warnet dan lain lain selain Mall yang terdapat di Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih terkenal nya lagi ada Masjid terbesar di Kota Depok Yaitu Masjid &lt;br /&gt;Dian Al-Mahri atau yang dikenal dengan Masjid Kubah emas yang dibangun untuk pengembangan agama Islam, semakin lama justru lebih menonjol sebagai tujuan wisata keagamaan dan menjadi penanda kota Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=masjid_kubah_emas-depok.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/masjid_kubah_emas-depok.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok adalah kota yang berkembang. selain dekat dengan Jakarta dan bogor. Sehingga Warga yang tinggal di Depok Merasa nyaman karena dekat dengan Jakarta dan Bogor. Lingkungan tinggal di Depok masih Asri banyak pohon pohon tumbuh di Depok. Air masih bersih. Selain itu juga di Depok semua kebutuh bisa di dapat karena terdapat Mall mal besar berdiri di Depok Seperti Mall Margo City, Depok Town Squre dan ITC depok Dimana kita bisa membeli barang barang kebutuhan dengan harga yang murah dan terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=mall-depok-town-square.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/mall-depok-town-square.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=foto056-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/foto056-1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Margo City salah satu Mall megah di Kota Depok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana Ok kan Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Walikota Depok sekarang dan selanjutnya akan membantu mensejahterakan, memajukan dan memberi kedamaian pada masyarakatnya.! sesuai VISI KOTA DEPOK : “Menuju Kota Depok yang Melayani &amp; Mensejahterakan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4874849292473545771?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4874849292473545771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/09/depok.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4874849292473545771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4874849292473545771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/09/depok.html' title='&quot;LombaBlogDepok 17 Juli – 17 September 2010″'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-132257814327369150</id><published>2010-08-20T13:17:00.002+07:00</published><updated>2010-08-20T13:35:13.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bagaimana Cara Menggunakan Multimeter'/><title type='text'>Bagaimana Cara Menggunakan Multimeter</title><content type='html'>Menggunakan sebuah Multimeter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah multimeter digunakan untuk membuat berbagai pengukuran listrik, seperti AC dan tegangan DC, arus AC dan DC, dan resistansi. Hal ini disebut multimeter karena menggabungkan fungsi sebuah voltmeter, ammeter, dan ohmmeter. Multimeter juga mungkin memiliki fungsi lain, seperti dioda dan tes kontinuitas. Deskripsi dan gambar yang mengikuti secara khusus digunakan untuk Seri III kebetulan 73 Multimeter, tetapi multimeter lain yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan penting: Kesalahan paling umum saat menggunakan multimeter bukanlah switching menguji lead bila beralih antara arus sensing dan bentuk lainnya penginderaan (tegangan, resistansi). Sangat penting bahwa pengujian akan memimpin dalam jack yang tepat untuk pengukuran yang Anda buat.&lt;br /&gt;Keamanan Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pastikan memimpin tes dan saklar rotary berada di posisi yang benar untuk &lt;br /&gt;      pengukuran yang diinginkan.&lt;br /&gt;    * Jangan gunakan meter jika meteran atau memimpin uji tampak rusak.&lt;br /&gt;    * Jangan mengukur resistensi di sirkuit ketika kekuasaan diterapkan.&lt;br /&gt;    * Jangan pernah menyentuh probe ke sumber tegangan ketika memimpin uji &lt;br /&gt;      dicolokkan ke 10 A atau 300 mA jack input.&lt;br /&gt;    * Untuk menghindari kerusakan atau luka-luka, tidak pernah menggunakan meter di &lt;br /&gt;      sirkuit yang melebihi 4800 watt.&lt;br /&gt;    * Jangan pernah berlaku lebih dari tegangan antara setiap jack input dan tanah &lt;br /&gt;      bumi (600 V untuk keberuntungan 73).&lt;br /&gt;    * Hati-hati ketika bekerja dengan tegangan di atas 60 V DC atau AC 30 V rms. &lt;br /&gt;      tegangan tersebut menimbulkan bahaya sengatan listrik.&lt;br /&gt;    * Jauhkan jari-jari Anda di belakang para penjaga di probe uji ketika melakukan &lt;br /&gt;      pengukuran.&lt;br /&gt;    * Untuk menghindari pembacaan palsu, yang bisa mengakibatkan kemungkinan   &lt;br /&gt;      sengatan listrik atau luka pribadi, ganti baterai begitu indikator baterai  &lt;br /&gt;      muncul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Input Jacks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-jacks.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-jacks.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung hitam selalu terhubung ke terminal umum. Ujung merah dicolokkan ke 10 A jack ketika mengukur arus yang lebih besar dari 300 mA, 300 mA jack ketika mengukur arus kurang dari 300 mA, dan sisanya jack (V-ohm-dioda) untuk semua pengukuran lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-manualrange.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-manualrange.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Default meter untuk autorange ketika pertama kali dihidupkan. Anda dapat memilih berbagai manual V AC, V DC, AC A, dan A DC dengan menekan tombol di tengah tombol putar. Untuk kembali ke autorange, tekan tombol untuk satu detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis Touch Tahan Mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Touch The Tahan modus otomatis menangkap dan menampilkan pembacaan stabil. Tekan tombol di tengah tombol selama 2 detik sementara memutar meter di atas. Ketika meter menangkap masukan baru, berbunyi 'bip' dan pembacaan baru ditampilkan. Untuk secara manual pengukuran kekuatan baru yang akan diadakan, tekan tombol tengah. Untuk keluar dari modus Sentuh Tahan, putar meter off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: tegangan liar dapat menghasilkan pembacaan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan: Untuk menghindari sengatan listrik, jangan gunakan Sentuh Tahan untuk menentukan apakah sebuah rangkaian dengan tegangan tinggi adalah mati. Touch The Tahan modus tidak akan menangkap pembacaan tidak stabil atau bising.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-touchhold.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-touchhold.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AC and DC Voltage &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-acdcvoltage.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-acdcvoltage.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistance &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-resistance.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-resistance.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matikan daya dan melepaskan semua kapasitor. Sebuah tegangan eksternal di seluruh komponen akan memberikan pembacaan resistensi tidak valid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-diode.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-diode.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Continuity Test &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-continuity.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-continuity.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mode ini digunakan untuk memeriksa apakah dua poin elektrik terhubung. Hal ini sering digunakan untuk memverifikasi konektor. Jika ada kontinuitas (resistensi kurang dari 210 ohm), pager berbunyi terus-menerus. meter berbunyi bip dua kali jika berada dalam modus Touch Hold.&lt;br /&gt;Arus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan: Untuk menghindari cedera, jangan mencoba melakukan pengukuran arus jika tegangan rangkaian terbuka berada di atas tegangan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari meniup sebuah sekering input, gunakan 10 jack A sampai Anda yakin bahwa saat ini kurang dari 300 mA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mematikan listrik ke sirkuit. Break sirkuit. (Untuk rangkaian lebih dari 10 amp, gunakan klem arus) Masukkan meter seri dengan rangkaian seperti yang ditunjukkan. Dan mengaktifkan daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multi-current.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multi-current.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-132257814327369150?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/132257814327369150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/bagaimana-cara-menggunakan-multimeter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/132257814327369150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/132257814327369150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/bagaimana-cara-menggunakan-multimeter.html' title='Bagaimana Cara Menggunakan Multimeter'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8248156103448721208</id><published>2010-08-18T10:58:00.004+07:00</published><updated>2010-08-20T13:48:37.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengenal PLC ( Programmable logic controller )'/><title type='text'>Mengenal PLC ( Programmable logic controller )</title><content type='html'>Secara umum hardware PLC terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Power Supply (PS)&lt;br /&gt;   2. CPU (Central Processing Unit)&lt;br /&gt;   3. Digital Input Module&lt;br /&gt;   4. Digital Output Module&lt;br /&gt;   5. Analog Input Module&lt;br /&gt;   6. Analog Output Module&lt;br /&gt;   7. Communication Module (Remote I/O)&lt;br /&gt;   8. Special Module (Ex. Weighing / Timbangan Module, Counter, Axis dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang belum tahu PLC, lihat di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=allen_bradley1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/allen_bradley1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ALLEN BRADLEY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=micrologix231.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/micrologix231.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Micrologix231&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=micrologix2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/micrologix2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Micrologix2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=PLC20control.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/PLC20control.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Typical PLC Control System&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=smc-delta-3_networked_environment.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/smc-delta-3_networked_environment.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8248156103448721208?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8248156103448721208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/mengenal-plc-programmable-logic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8248156103448721208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8248156103448721208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/mengenal-plc-programmable-logic.html' title='Mengenal PLC ( Programmable logic controller )'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-779541642255111899</id><published>2010-08-17T13:41:00.002+07:00</published><updated>2010-08-17T14:17:32.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hydrant'/><title type='text'>Hydrant</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hydrantA1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hydrantA1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=BLOW20OFF20FIRE20HYDRANT.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/BLOW20OFF20FIRE20HYDRANT.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=commercial-roof-hydrant-rough-in.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/commercial-roof-hydrant-rough-in.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=process_control_hydrant_net.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/process_control_hydrant_net.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=process_control_hydrant.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/process_control_hydrant.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=process_control_depot.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/process_control_depot.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=automation_overview.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/automation_overview.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=automation_firefightingsystem.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/automation_firefightingsystem.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=automation_communication.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/automation_communication.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Hydrant.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Hydrant.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Sprinkler.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Sprinkler.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=External_Fire_Hydrant_v0.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/External_Fire_Hydrant_v0.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-779541642255111899?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/779541642255111899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/hydrant.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/779541642255111899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/779541642255111899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/hydrant.html' title='Hydrant'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4804924841642012148</id><published>2010-08-17T13:31:00.002+07:00</published><updated>2010-08-17T13:41:13.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABB Medium Voltage Instrument Transformer'/><title type='text'>ABB Medium Voltage Instrument Transformer</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=GridSync.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/GridSync.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=PS-981_new.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/PS-981_new.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=13_1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/13_1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4804924841642012148?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4804924841642012148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/abb-medium-voltage-instrument.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4804924841642012148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4804924841642012148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/abb-medium-voltage-instrument.html' title='ABB Medium Voltage Instrument Transformer'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5909285562040340730</id><published>2010-08-17T12:49:00.004+07:00</published><updated>2010-08-17T13:13:52.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Macam - macam Surge Arrester'/><title type='text'>Macam - macam Surge Arrester</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=surge-aresten-100-ka.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/surge-aresten-100-ka.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surge Arrester 1P 100ka OBO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=imagesqtbnANd9GcSRl1vEHihvTHfBCdp32q1HsNBaRul3xFqTLKavp902HZ7HXW4t1usg__b44ga3t26oMe0gWePiaslu1dSXo.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/imagesqtbnANd9GcSRl1vEHihvTHfBCdp32q1HsNBaRul3xFqTLKavp902HZ7HXW4t1usg__b44ga3t26oMe0gWePiaslu1dSXo.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surge Arrester 4P 100ka OBO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=imagesqtbnANd9GcT3j7jdJm42IcNGjOXu6pKkl9-0Y4sVxei7zf4Qo1ydp4WKoQ0t1usg___1HByFV-_uXCYI0PxVVJ_MUedXQ.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/imagesqtbnANd9GcT3j7jdJm42IcNGjOXu6pKkl9-0Y4sVxei7zf4Qo1ydp4WKoQ0t1usg___1HByFV-_uXCYI0PxVVJ_MUedXQ.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=5093378_pg1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/5093378_pg1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surge arrestor, Type 2+3 to EN 61643-11 (Class C+D to VDE 0675 Parts 6−11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Suitable for TN and TT network systems&lt;br /&gt;• Integrated 3+1 solution&lt;br /&gt;• Incl. thermal and dynamic cut-off unit&lt;br /&gt;• With visual function display&lt;br /&gt;• High current conductivity with long lifespan&lt;br /&gt;• Labelled connections&lt;br /&gt;• Separation unit only 45 mm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Application: Industrial, housing and protection of rotary current systems&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=5093380_sb1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/5093380_sb1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=5093380_mz1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/5093380_mz1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=5094734_sb1.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/5094734_sb1.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=multibase.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/multibase.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=type2.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/type2.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=lpz1-2.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/lpz1-2.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=fernsignalisierung.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/fernsignalisierung.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=230-400_v.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/230-400_v.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_ce.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_ce.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_oeve.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_oeve.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_kemakeur.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_kemakeur.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_vde.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_vde.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_meei.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_meei.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=obo_ezu.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/obo_ezu.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=gost.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/gost.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=warranty.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/warranty.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5909285562040340730?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5909285562040340730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/macam-macam-surge-arrester.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5909285562040340730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5909285562040340730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/macam-macam-surge-arrester.html' title='Macam - macam Surge Arrester'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3470877699045342651</id><published>2010-08-17T12:35:00.000+07:00</published><updated>2010-08-17T12:37:36.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus ABB Transmission Power Test'/><title type='text'>Kasus ABB Transmission Power Test</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ABB_CC_TestcaseFournodeOpenLoopD.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ABB_CC_TestcaseFournodeOpenLoopD.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3470877699045342651?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3470877699045342651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/kasus-abb-transmission-power-test.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3470877699045342651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3470877699045342651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/kasus-abb-transmission-power-test.html' title='Kasus ABB Transmission Power Test'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4086468447784548919</id><published>2010-08-12T13:28:00.002+07:00</published><updated>2010-08-12T13:32:42.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kapasitor bank'/><title type='text'>kapasitor bank</title><content type='html'>Sebelum melakukan pemilihan dan instalasi unit kapasitor ke jaringan listrik, sangat dianjurkan mengamati terlebih dahulu besarnya harmonik agar unit kapasitor yang terpasang nantinya memiliki masa kerja yang lama. Penentuan bank kapasitor ditentukan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ThaiSteel__02__NeupropertyZoomData__en.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ThaiSteel__02__NeupropertyZoomData__en.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh pemilihan kapasitor&lt;br /&gt;Untuk harmonik dengan kriteria G/Sn = 25% - 60%, ABB menggunakan faktor detuned reactor p = 7% yang memiliki frekwensi resonansi pada 189 Hz. Saat detune reactor dan kapasitor terpasang ke jaringan, maka tegangan yang terukur pada kapasitor (Uc) akan menjadi :&lt;br /&gt;Uc = Un / (1 - p) dimana Un = tegangan nominal fasa ke fasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 3 :&lt;br /&gt;Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7, Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur, Ib adalah 1000 A dengan G/Sn=30%. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini.&lt;br /&gt;Jawaban 3 :&lt;br /&gt;P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kW&lt;br /&gt;Qc = P (tg phi awal - tg phi target) lihat hal 8-2.&lt;br /&gt;= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR&lt;br /&gt;~ 400 kVAR ===&gt; 50 kVAR x 8 step&lt;br /&gt;Uc = 400 / ( 1 - 0.07 ) = 430 VAC&lt;br /&gt;Dengan safety margin (SF) sebesar 20%, maka unit kapasitor per stepnya harus dinaikkan tegangannya sebesar 20%, sehingga menjadi :&lt;br /&gt;Ucs = 1.2 x Uc = 1.2 x 430 = 516 VAC ~ 525 VAC&lt;br /&gt;Dari halaman 8-9 pada tabel detuned reactor, untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC, maka identik dengan kapasitor 80 kVAR pada tegangan 525 VAC. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 80 kVAR pada tegangan 525 VAC x 8 step.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 4 :&lt;br /&gt;Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7 kemudian Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur adalah 1000 A dengan G/Sn=20 %. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini.&lt;br /&gt;Jawaban 4 :&lt;br /&gt;P = √3 x Un x I x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kVA&lt;br /&gt;Qc = P (tg phi awal - tg phi target) lihat hal 8-2.&lt;br /&gt;= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR&lt;br /&gt;~ 400 kVAR ===&gt; 8 step x 50 kVAR&lt;br /&gt;Sesuai dengan ketentuan, untuk G/Sn = 20 %, maka unit kapasitor yang digunakan harus dinaikkan tegangannya pada 460 V. Dari halaman 8-7 pada tabel 460 VAC - 50 Hz, untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC, maka identik dengan kapasitor 70 kVAR pada tegangan 460 VAC. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 70 kVAR pada tegangan 460&lt;br /&gt;VAC x 8 step.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompensasi energi reaktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Metode perhitungan&lt;br /&gt;Kebutuhan unit kapasitor dapat ditentukan dengan rumusan berikut :&lt;br /&gt;Qc = P (tan phi awal - tan phi target)&lt;br /&gt;dimana : P = daya aktif (kW)&lt;br /&gt;Qc = unit kapasitor yang dibutuhkan (kVAR)&lt;br /&gt;Besarnya (tan phi awal - tan phi target) dapat dilihat pada tabel konversi&lt;br /&gt;Contoh 1 :&lt;br /&gt;Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.98. Data data yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7, Un = 400 VAC dan arus maksimal Ib yang&lt;br /&gt;terukur di sisi incoming adalah 1000 A. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;Jawaban 1 :&lt;br /&gt;P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1.73 x 400 x 1000 x 0.7 = 484.4 kW&lt;br /&gt;Qc = P (tg phi awal - tg phi target)&lt;br /&gt;= 484400 x 0.82 = 397.2 kVAR ~ 400 kVAR&lt;br /&gt;~ 400 kVAR&lt;br /&gt;Jadi unit kapasitor yang dibutuhkan adalah 50 kVAR x 8 step.&lt;br /&gt;2. Metode kwitansi tagihan listrik&lt;br /&gt;Metode ini memerlukan kecermatan pencatatan jam operasi pabrik per harinya, serta membaca&lt;br /&gt;rincian data yang ada pada rekening listrik seperti besarnya LWBP (Luar Waktu Beban Puncak),&lt;br /&gt;WBP (Waktu Beban Puncak, 18.00 - 22.00) dan faktor meter.&lt;br /&gt;Besarnya unit kapasitor yang terpasang ditentukan oleh rumus berikut ini :&lt;br /&gt;Qc = {kVARh total - (tan phi target x kWh total)} / jam operasi sebulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh 2&lt;br /&gt;Meter Akhir Yang lalu Faktor kali&lt;br /&gt;LWBP 9967 9850 4000&lt;br /&gt;WBP 1147 1124&lt;br /&gt;kVARh 6509 6408 4000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban 2 :&lt;br /&gt;P = {(LWBP akhir - LWBP yang lalu) + (WBP akhir - WBP yang lalu) x faktor kali meter&lt;br /&gt;= {(9967 - 9850) + (1147-1124)} x 4000&lt;br /&gt;= 560000 kWh&lt;br /&gt;Q = (kVARh akhir - kVARh yang lalu) x faktor kali meter&lt;br /&gt;= (6509 - 6408) x 4000&lt;br /&gt;= 404000 kVARh&lt;br /&gt;tan phi = Q / P = 560000/404000&lt;br /&gt;= 1.386 ===&gt; cos phi = 0.58 (lihat tabel konversi hal. 8-2)&lt;br /&gt;Jam operasi = 24 jam / hari x 25 hari / sebulan = 600 jam&lt;br /&gt;cos-1 phi (0.98) = tan-1 phi (0.2)&lt;br /&gt;Qc = {404000 - (0.2 x 560000)} / 600&lt;br /&gt;= 486 kVAR ~ 500 kVAR&lt;br /&gt;Jadi unit kapasitor yang dibutuhkan adalah 50 kVAR x 10 step.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Metode estimasi dari daya nominal transformer yang terpasang&lt;br /&gt;Metode ini mengasumsikan bahwa transformer dibebani prosentasi dari kapasitas daya nominal&lt;br /&gt;transformer (Sn), dengan cos phi awal dari 0.7 dan cos phi target adalah 0.99, maka besarnya unit kapasitor (Qc) yang dibutuhkan dapat dilihat pada tabel berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya trafo, Sn Estimasi beban penuh&lt;br /&gt;[kVA] 50% 65% 80% 90%&lt;br /&gt;160 50 70 80 90&lt;br /&gt;250 80 100 120 140&lt;br /&gt;315 100 120 150 180&lt;br /&gt;400 120 160 200 230&lt;br /&gt;500 150 200 250 300&lt;br /&gt;630 200 250 300 350&lt;br /&gt;800 250 325 400 450&lt;br /&gt;1000 300 400 500 600&lt;br /&gt;1250 400 500 620 700&lt;br /&gt;1600 500 650 800 900&lt;br /&gt;2000 600 800 1000 1150&lt;br /&gt;2500 800 1000 1250 1400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;Untuk transformer 1000 kVA yang dibebani 80% dari kapasitas maksimalnya, maka untuk&lt;br /&gt;mengkoreksi faktor daya dari 0.7 menjadi 0.99 membutuhkan bank kapasitor sebesar 500 kVAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapasitor CLMD dari ABB terdiri dari sejumlah elemen yang digulung yang terbuat daribahan metallized polypropylene film. Gulungan kering ini dilengkapi dengan pemutus terangkai yang menjamin bahwa setiap elemen tahan dan terputus dari rangkaian di akhir masa kerjanya. Setiap gulungan ditempatkan dalam wadah plastik dan dicor dengan resin yang dipanaskan untuk memperoleh elemen tertutup yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suplai daya yang dibutuhkan tegangan dan frekwensi. Kotak besi tersebut diisi dengan dengan bahan anorganik, lembab dan butiran tahan panas untuk menyerap energi yang dihasilkan atau untuk memadamakn nyala api saat terjadi kerusakan di akhir masa elemen. Unit kapasitor CLMD diberikan dengan penyama panasuntuk menjamin disipasi panas efektif.&lt;br /&gt;Desain jenis kering - tidak ada resiko kebocoran Kapasitor CLMD mempunyai bahan dielektrik jenis kering sehingga tidak ada resiko kebocoran atau polusi ke lingkungan. Rugi-rugi yang kecil&lt;br /&gt;Rugi-rugi dielektrik kurang dari 0.2 watt per kVAR. Rugi-rugi keseluruhan termasuk resistor pembuang muatan kurang dari 0.5 watt per kVAR. Tahan lama - pemulihan sendiri (self healing) Saat terjadi gangguan yang terbentuk pada dielektrik kapasitor, elektroda yang berlapis logam yang berdekatan dengan lokasi gangguan segera menguap dan mengisolasi gangguan. Kemudian kapasitor bekerja secara normal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proteksi terhadap api&lt;br /&gt;Semua elemen kapasitor CLMD dikelilingi oleh bahan vermiculite, yaitu suatu bahan anorganik, lembam, tahan api dan material butiran kecil-kecil yang tidak beracun.Saat terjadi gangguan, bahan vermiculite ini dengan aman menyerap energi yang dihasilkan dalam kotak kapasitor dan&lt;br /&gt;memadamkan kemungkinan terjadinya nyala api. Pemutus terangkai unik Sistem pemutus terangkai unik menjamin bahwa setiap elemen dapat diputuskan dari rangkaian pada akhir masanya. Mudah dipasang - ringan Kapasitor CLMD sangat ringan, sehingga tidak menyulitkan waktu pemasangan. Ketahanan yang handal Kapasitor CLMD mengacu ke standar IEC 831-1 &amp; 2, dan standar internasional lainnya. Penggunaan terminal yang kokoh sebagai pengganti ring (bushing) porselin yang mudah retak sehingga resiko rusak saat pemasangan dapat dihindari, dan mengurangi kebutuhan perawatan. Keamanan Pelindung panas dipasang di sekitar setiap elemen kapasitor dan memberikan disipasi panas efektif. Kapasitor CLMD dilengkapi dengan resistor pembuang muatan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Relay proteksi Motor&lt;br /&gt;Relai proteksi motor dengan thermistor digunakan untuk mengontrol motor yang terpasang sensor resistor PTC. Sensor temperatur dimasukkan ke dalam belitan stator dan mengukur langsung panas motor. Kontrol langsung dijamin di bawah kondisi operasi berikut ini:&lt;br /&gt;�� kerja berat&lt;br /&gt;�� frekwensi switsing tinggi&lt;br /&gt;�� fase tunggal&lt;br /&gt;�� suhu ambien tinggi&lt;br /&gt;�� pendinginan tidak mencukupi&lt;br /&gt;�� pengereman motor&lt;br /&gt;�� ketidakseimbangan arus&lt;br /&gt;Relai ini lepas dari arus nominal motor dan metode pengasutan motor. Sensor resistor PTC dihubungkan secara seri dengan terminal Ta dan Tb. Jumlah sensor resistor PTC dibatasi oleh jumlah individu resistor sensor PTC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RG = R1 + R2 + RN &lt; 1.5 kohm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah kondisi operasi normal, nilai resistansi di bawah nilai respon. Bila ada salah satu resistor PTC panas berlebihan, maka keluaran relai akan OFF. Setelah dingin, keluaran relai akan ON lagi secara otomatis, bila autoreset dikonfigurasi. Relai yang dilengkapi konfigurasi tombol tekan di depan atau remote reset harus dikontrol melalui masukan kontrol dengan sinyal yang dibutuhkan. Kemungkinan aplikasi lebih lanjut: Monitor temperatur perlengkapan yang dipasang dengan sensor resistor PTC, antara lain:&lt;br /&gt;�� bantalan mesin giling&lt;br /&gt;�� ventilator udara panas&lt;br /&gt;�� oli&lt;br /&gt;�� udara&lt;br /&gt;�� instalasi pemanas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi umum temperature termistor&lt;br /&gt;Sensor temperatur thermitor - PTC (Positive TemperatureCoefficient) harus dipilih oleh pabrik motor tergantung pada:&lt;br /&gt;�� klas isolasi motor IEC 34-11&lt;br /&gt;�� kategori penggunaan motor&lt;br /&gt;�� karakteristik khusus motor seperti penampang penghantar belitan faktor beban lebih yang&lt;br /&gt;diijinkan, dan lain-lain&lt;br /&gt;�� kondisi tertentu yang dijelaskan oleh pemakai, seperti suhu ambien yang diijinkan, resiko akibat rotor terkunci, beban lebih yang diijinkan Satu sensor temperatur harus ditanam di setiap fase belitan motor. Untuk kasus motor sangkar tupai 3 fase, tiga buah sensor harus ditanam di belitan stator. Demikian 3 sensor ini dapat pula digunakan untuk motor dengan dua kecepatan dengan 1 belitan (koneksi Dahlander)&lt;br /&gt;Sensor temperatur thermitor - PTC (Positive Temperature Coefficient) harus dipilih oleh pabrik motor tergantung pada:&lt;br /&gt;�� klas isolasi motor IEC 34-11&lt;br /&gt;�� kategori penggunaan motor&lt;br /&gt;�� karakteristik khusus motor seperti penampang penghantar belitan faktor beban lebih yang&lt;br /&gt;diijinkan, dan lain-lain&lt;br /&gt;�� kondisi tertentu yang dijelaskan oleh pemakai, seperti suhu ambien yang diijinkan, resiko akibat rotor terkunci, beban lebih yang diijinkan Satu sensor temperatur harus ditanam di setiap fase belitan motor. Untuk kasus motor sangkar tupai 3 fase, tiga buah sensor harus ditanam di belitan stator. Demikian 3 sensor ini dapat pula digunakan untuk motor dengan dua kecepatan dengan 1 belitan (koneksi Dahlander). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4086468447784548919?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4086468447784548919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/kapasitor-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4086468447784548919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4086468447784548919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/kapasitor-bank.html' title='kapasitor bank'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5000537459755283053</id><published>2010-08-12T12:47:00.002+07:00</published><updated>2010-08-12T13:26:47.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Capasitor'/><title type='text'>Capasitor</title><content type='html'>Capasitor bank banyak digunakan diperusahaan-perusahaan. Capasitor bank berfungsi untuk memperbaiki faktor daya. Normalnya sekitar 0.85. dibawah itu pembebanan daya listrik perusahaan menjadi lebih besar. Kenapa harus dipasang capasitor bank? karena PLN membebankan biaya kelebihan pemakaian KVARH pada pelanggan jika rata-rata cos nya kurang dari 0.85.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kegunaan pemasangan capasitor juga dapat menghindari :&lt;br /&gt;1. kelebihan beban alias overload&lt;br /&gt;2. voltage drop pada line ends&lt;br /&gt;3. kenaikan arus/ suhu pada kabel sehingga mengurangi rugi-rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=lv_components.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/lv_components.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebanyakan capasitor rusak karena beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. suhu yang tinggi&lt;br /&gt;   2. arus yang berlebih&lt;br /&gt;   3. dielektrik yang sudah rapuh ( biasanya disertai fault current/ salah arus)&lt;br /&gt;   4. waktu&lt;br /&gt;   5. arus harmonik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;capasitor sendiri terdiri dari beberapa komponen :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. connection&lt;br /&gt;   2. fuse&lt;br /&gt;   3. discharge resistor&lt;br /&gt;   4. short circuit contact&lt;br /&gt;   5. coil connections&lt;br /&gt;   6. disc&lt;br /&gt;   7. seal&lt;br /&gt;   8. case&lt;br /&gt;   9. insulating material&lt;br /&gt;  10. resin&lt;br /&gt;  11. coil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mekanisme capasitor rusak setelah terjadi fault current maka timbul uap sehingga terjadi kenaikan tekanan dalam capasotor, tekanan naik keatas melalui rongga tengah dari bahan insulasi khusus. entah apa namanya. kemudian menggerakkan seal keatas bersama disc sehingga terjadi short karena short circuit contact terhubung sehingga fuse akan bekerja dan melakukan discharge dengan bantuan capasitor. apabila fuse tidak bisa menahan beban maka capasitor akan mati. kemudian jika tidak terdeteksi maka lama-lama capasitor akan meledak. akan sangat bahaya jika operator tidak tahu kejadian ini. capasitor punya batas max penampungan beban. bisa-bisa merembet ke capasitor yang lain. kan capasitornya terangkai tidak hanya satu, tapi beberapa capasitor. Untuk itu sering-seringlah mengecek keadaan suhu yang ada dalam panel capasitor. selain itu berikan penurun suhu sehingga keadaan capasitor tidak panas terus. kan digunakan setiap hari. meski lama kerusakannya tapi tau ga harga capasitor? satu rangkaian varplus M4 bisa mencapai 5 jutaan bahkan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=15-solution-architecture.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/15-solution-architecture.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5000537459755283053?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5000537459755283053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/capasitor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5000537459755283053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5000537459755283053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/08/capasitor.html' title='Capasitor'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1201142133244935672</id><published>2010-07-24T10:06:00.001+07:00</published><updated>2010-07-24T10:09:08.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Menengah Diatas 8 MNA s/d 60 MVA Bagian 1: Saluran Kabel Dibawah Tanah – SPLN 56-3-1: 1996'/><title type='text'>Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Menengah Diatas 8 MNA s/d 60 MVA Bagian 1: Saluran Kabel Dibawah Tanah – SPLN 56-3-1: 1996</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=0148-spln-056-3-1-1996-gambar3.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/0148-spln-056-3-1-1996-gambar3.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3: Sistem sambungan tegangan menengah Type II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=0148-spln-056-3-1-1996-gambar4.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/0148-spln-056-3-1-1996-gambar4.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4: Sistem sambungan tegangan menengah Type III (Tie Line)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1201142133244935672?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1201142133244935672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/sambungan-tenaga-listrik-tegangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1201142133244935672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1201142133244935672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/sambungan-tenaga-listrik-tegangan.html' title='Sambungan Tenaga Listrik Tegangan Menengah Diatas 8 MNA s/d 60 MVA Bagian 1: Saluran Kabel Dibawah Tanah – SPLN 56-3-1: 1996'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3182087270276053472</id><published>2010-07-19T16:18:00.001+07:00</published><updated>2010-07-19T16:18:50.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Listrik Prabayar'/><title type='text'>Listrik Prabayar</title><content type='html'>Inilah bentuk layanan terbaru PLN : Listrik Prabayar. Kelebihannya begitu banyak. Kemudahannya begitu nyata. Maka sistem Listrik Prabayar yang kini sedang digalakkan PLN akan terus dikembangkan dengan semangat tinggi oleh PLN. Siapa yang tidak ikut arus baru Listrik Prabayar akan ketinggalan nantinya. Kini sudah mulai banyak komplek-komplek perumahan yang secara kolektif dan masal beralih ke sistem Prabayar. Sudah banyak pula apartemen yang secara total bermigrasi ke Prabayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan setrum isi ulang sangat mudah. Pelanggan cukup memasukan 20 digit angka yang terdapat pada setrum isi ulang ke meter digital listrik prabayar. Secara otomatis meter prabayar akan menunjukkan jumlah kWh sesuai nilai nominal setrum yang dibeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat mudahnya penggunaan listrik prabayar, tentu saja cara baru ini sangat berbeda dengan cara berlangganan listrik biasa yang ada saat ini atau kita sebut pasca bayar. Pelanggan pasca bayar terlebih dahulu menggunakan listrik, kemudian membayar tagihan rekening listrik dalam periode tertentu setiap bulan sesuai besarnya pemakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan sebenarnya yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan prabayar berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tidak ada petugas pencatat meter yang datang ke rumah sehingga privasi tidak terganggu.&lt;br /&gt;    * Tidak ada sanksi pemutusan&lt;br /&gt;    * Tidak dikenakan denda keterlambatan&lt;br /&gt;    * Tanpa Uang Jaminan Pelanggan&lt;br /&gt;    * Tidak dikenakan biaya beban bulanan&lt;br /&gt;    * Kemudahan pembelian setrum isi ulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dengan semakin beragamnya kebutuhan yang harus dipenuhi, listrik prabayar merupakan pilihan tepat untuk berhemat. Manfaat hemat yang didapat diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pelanggan dapat mengendalikan pemakaian listrik untuk menghindari pemborosan&lt;br /&gt;    * Pelanggan dengan mudah dapat memantau pemakaian listriknya setiap saat.&lt;br /&gt;    * Pelanggan dapat menyesuaikan biaya pemakaian listrik dengan anggaran belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan listrik prabayar tersedia untuk pelanggan listrik pasca bayar yang akan bermigrasi ke listrik prabayar dan calon pelanggan yang akan pasang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pasang baru listrik prabayar syarat dan proses layanan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Calon pelanggan melakukan pendaftaran di kantor pelayanan PLN terdekat dilengkapi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan denah lokasi yang akan di pasang listrik prabayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Petugas PLN melakukan survey ke lokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.     Penerbitan surat persetujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.     Calon pelanggan menyampaikan sertifikasi laik operasi (SLO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.     Calon pelanggan membayar biaya penyambungan dan setrum perdana Rp 20.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.     Calon pelanggan menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.     Petugas PLN melaksanakan penyambungan dan pemasangan meter prabayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pelanggan pasca bayar yang akan bermigrasi ke listrik prabayar, syarat dan proses layanan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     calon pelanggan melakukan pendaftaran di kantor pelayanan PLN terdekat dilengkapi dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan denah lokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Penerbitan surat persetujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.     Membayar setrum perdana Rp 20.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.     Menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.     Petugas melaksanakan penyambungan dan penggantian meter dengan meter prabayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai setrum isi ulang yang tersedia saat ini bernilai nomimal Rp 20.000,- s/d Rp 1.000.000,- . Untuk memudahkan pelanggan, tempat pembelian setrum isi ulang sudah tersebar di  beberpa tempat di Jawa Barat dan DKI, seperti BPR KS, loket pembayaran AKSES+, Bank Bukopin, loket mitra Bukopin, loket PT POS, Bank NISP, Danamon Syariah dan Bank-Bank lain yang akan menyusul kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3182087270276053472?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3182087270276053472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/listrik-prabayar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3182087270276053472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3182087270276053472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/listrik-prabayar.html' title='Listrik Prabayar'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-6341419116334776772</id><published>2010-07-19T16:16:00.001+07:00</published><updated>2010-07-19T16:16:32.191+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010'/><title type='text'>Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010</title><content type='html'>Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemerintah diwakili Menteri ESDM telah mengumumkan penyesuaian TDL yang diatur di dalam Peraturan Menteri ESDM No. 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara. TDL baru ini mulai berlaku untuk pemakaian listrik bulan Juli 2010. Penetapan TDL 2010 telah  mendapat persetujuan DPR dalam Rapat Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi VII DPR RI pada tanggal 15 Juni 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penyesuaian TDL 2010 merupakan langkah untuk mengendalikan besaran subsidi listrik yang harus disediakan oleh negara seperti telah ditetapkan pada UU No. 2 tahun 2010 tentang APBN-Perubahan sebagai perubahan dari UU No. 47 tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dalam TDL 2010, pelanggan 450 VA dan 900 VA seluruh golongan tarif (Sosial, Rumah Tangga, Bisnis, Iindustri, dan Bangunan Pemerintah) tidak mengalami kenaikan.  Oleh sebab itu,  lebih dari 33,2 juta pelanggan  450 VA dan 900 VA dari total seluruh pelanggan sejumlah 40,1 juta tidak mengalami kenaikan TDL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dalam TDL 2010 tidak ada perubahan golongan tarif listrik, tetap terdiri dari 37 golongan tarif. Sedangkan kenaikan TDL untuk pelanggan di atas 900 VA untuk setiap golongan tarif, berkisar antara 6 % - 20 % dengan sebaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Sosial, naik rata-rata 10%,&lt;br /&gt;b) Rumah Tangga, naik rata-rata 18%&lt;br /&gt;c) Bisnis, naik rata-rata 16%&lt;br /&gt;d) Industri, naik rata-rata 6% s/d 12 %&lt;br /&gt;e) Bangunan Pemerintah, naik rata-rata 15% s/d 18%&lt;br /&gt;f) Traksi, Curah, dan layanan Khusus, naik rata-rata 9% s/d 20%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dengan diberlakukannya TDL 2010 ini, maka kebijakan pengendalian beban puncak (Dayamax Plus) tidak diberlakukan lagi sejak 01 Juli 2010. Selain itu, kebijakan pengenaan tarif Multiguna yang selama ini dianggap diskriminatif terhadap pelanggan baru, dicabut dan dikembalikan kepada tarif sesuai TDL 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Dalam hal adanya permintaan pelanggan industri dan bisnis yang memerlukan layanan khusus dan tingkat keandalan tertentu, PLN dapat melayani dengan skema business to business, namun pelaksanaannya harus seijin dan dikoordinasikan PLN Kantor Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pada TDL 2010 ini, juga ditetapkan tarif listrik untuk Pra Bayar yang besarnya sama dengan tarif  listrik Pasca Bayar. Dengan demikian, terdapat tarif Pasca Bayar (Reguler) dan tarif Pra Bayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Selain mengatur tentang tarif listrik,  Peraturan Menteri ESDM Nomor : 07 Tahun 2010 ini juga menetapkan biaya-biaya lain, yaitu:&lt;br /&gt;a) Biaya kelebihan pemakaian daya reaktif (kVArh);&lt;br /&gt;b) Biaya Penyambungan Tenaga Listrik;&lt;br /&gt;c) Uang Jaminan Langganan;&lt;br /&gt;d) Biaya Keterlambatan Pembayaran;&lt;br /&gt;e) Tagihan Susulan atas penertiban pemakaian listrik tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;9. Peraturan Menteri ESDM Nomor : 07 Tahun 2010  juga menegaskan,  bahwa PLN harus meningkatkan pelayanan dengan ditetapkannya beberapa  indikator tingkat mutu pelayanan, antara lain lama gangguan, jumlah gangguan dan atau kesalahan baca meter. Apabila  tingkat mutu pelayanan tersebut tidak terpenuhi, maka PLN wajib memberikan pengurangan tagihan listrik  kepada konsumen yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kenaikan TDL ini memberi sinyal yang baik bagi calon investor kelistrikan untuk berinvestasi di Indonesia, dan memberi sinyal positip bagi pelanggan untuk berhemat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-6341419116334776772?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/6341419116334776772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/pemerintah-resmi-tetapkan-tdl-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6341419116334776772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/6341419116334776772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/pemerintah-resmi-tetapkan-tdl-2010.html' title='Pemerintah Resmi Tetapkan TDL 2010'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8281311133014019351</id><published>2010-07-13T19:01:00.002+07:00</published><updated>2010-07-13T19:11:19.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kabel Tanah Tanam Langsung'/><title type='text'>Kabel Tanah Tanam Langsung</title><content type='html'>Jaringan Kabel Permanen Akses Tembaga (Kabel Tanah Tanam Langsung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan kabel permanen juga disebut jaringan kabel tanah tanam langsung. Permanen karena jaringan tidak dapat direalokasi atau digeser karena telah tertanam dalam tanah. Bila kapasitasnya sudah maksimal maka dilakukan ekspansi berikutnya menurut keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi kabel tanah yaitu STEL-K-007 dimana bahan-bahannya dibuat dari jenis yang tahan terhadap temperatur panas mata hari maupun udara yang lembab. Jangka waktu pemakaian untuk kondisi normal antara 20-30 tahun. Kabel tanah ini diberi proteksi jelly untuk mencegah masuknya air kedalam celah-celah urat kabel. Kapsitas kabel mulai dari 10 pasang hingga 2.400 pasang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image042.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image042.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Penampang Alur Galian Kabel Primer(Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image045.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image045.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Penampang Alur Galian Kabel Sekunder dengan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image051.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image051.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Pemasangan Kabel Telepon Melintas Jalan (Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image054.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image054.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Pemasangan Pipa Pengaman Melintas Jalan (Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image055.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image055.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 5. Kabel tanah dan Pipa Pengaman pada Parit(Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image057.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image057.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 6. Kabel tanah dan pipa pengaman pada jembatan(Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image060.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image060.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Konstruksi pagar jembatan (Anonimous, 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=clip_image065.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/clip_image065.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8281311133014019351?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8281311133014019351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/kabel-tanah-tanam-langsung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8281311133014019351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8281311133014019351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/kabel-tanah-tanam-langsung.html' title='Kabel Tanah Tanam Langsung'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8115913708782999276</id><published>2010-07-01T19:58:00.001+07:00</published><updated>2010-07-01T20:01:57.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='listrik di rumah'/><title type='text'>listrik di rumah</title><content type='html'>Listik bisa menjadi kawan atau lawan, tergantung bagaimana kita mempergunakannya. Ini beberapa tips yang saya ambil dari website PLN .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Merawat Instalasi Listrik di Rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penyambungan listrik, kabel yang terpasang di Tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR), kabel Sambungan Rumah (SR) sampai ke Alat Pembatas dan Pengukur (APP – terdiri dari KWH Meter dan MCB atau Mini Circulate Breaker) adalah asset milik PLN. Sedangkan rangkaian kabel yang terpasang sebagai Instalasi Listrik rumah/bangunan adalah asset milik pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips berikut akan membantu Anda untuk ikut peduli dan turut memelihara Instalasi Listrik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pastikan Instalasi Listrik di rumah/bangunan milih Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.&lt;br /&gt;   2. Lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik msaih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.&lt;br /&gt;   3. Jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;   4. Pergunakan peralatan rumah tangga elektronik yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.&lt;br /&gt;   5. Jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia). Informasi tentang Instalatir Listrik dapat menghubungi kantor PLN terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Mencegah Bahaya Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.&lt;br /&gt;   2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.&lt;br /&gt;   3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.&lt;br /&gt;   4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.&lt;br /&gt;   5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).&lt;br /&gt;   6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.&lt;br /&gt;   7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.&lt;br /&gt;   8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.&lt;br /&gt;   9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.&lt;br /&gt;  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa ditambahkan disini adalah pemasangan ELCB (earth leakage circuit breaker) yang sekarang telah banyak digantikan dengan GFI (ground fault interrupter) atau RCD (residual-current device). Piranti ini fungsinya untuk memutuskan hubungan apabila ada kebocoran arus listrik atau apabila ada orang yang tersengat listrik. Kebanyakan piranti ini dipasang di kamar mandi (stop kontak untuk hair dryer atau electric shaver/pencukur kumis) atau service room (tempat mesin cuci), yang pada umumnya memiliki lantai basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain daripada itu, apabila memiliki rumah baru maka lebih baik meminta untuk dipasang instalasi listrik dengan sistem 3 kabel. Karena ini akan memastikan bahwa peralatan listrik anda akan memiliki pembumian/grounding yang benar. Pernahkan anda terasa kesetrum ketika memegang lemari es? Ini kemungkinan karena instalasi listrik di rumah anda tidak memakai sistem 3 kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8115913708782999276?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8115913708782999276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/listrik-di-rumah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8115913708782999276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8115913708782999276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/07/listrik-di-rumah.html' title='listrik di rumah'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7454612269278846101</id><published>2010-06-12T18:59:00.000+07:00</published><updated>2010-06-12T19:00:44.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Daya Dan Efisiensi.'/><title type='text'>Daya Dan Efisiensi.</title><content type='html'>Daya Dan Efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengetahui daya sesaat yang dihasilkan kita harus mengetahui energi yang diterima, dimana energi tersebut adalah perkalian intensitas radiasi yang diterima dengan luasan dengan persamaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E = Ir x A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir = Intensitas radiasi matahari ( W/m2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A = Luas permukaan (m2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk besarnya daya sesaat yaitu perkalian tegangan dan arus yang dihasilkan oleh sel fotovoltaik dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = V x I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = Daya (Watt),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V = Beda potensial (Volt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I = Arus (Ampere)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radiasi surya yang mengenai sel fotovoltaik dengan menggunakan alat pyranometer adalah dalam satuan mV sehingga harus dikonversikan menjadi W/m2 , persamaan yang digunakan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir (mV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(W/m2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi yang terjadi pada sel surya adalah merupakan perbandingan daya yang dapat dibangkitkan oleh sel surya dengan energi input yang diperoleh dari sinar matahari. Efisiensi yang digunakan adalah efisiensi sesaat pada pengambilan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Output&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga efisiensi yang dihasilkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi (%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir = Intensitas radiasi matahari (Watt/m2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P = Daya listrik (Watt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A = Luasan sel surya (m2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pengguna menginginkan tegangan maupun arus yang lebih besar, maka panel solar cell dapat dirangkai secara seri atau paralel maupun kombinasi keduanya. Bila panel dirangkai seri maka tegangan yang naik tetapi bila dirangkai paralel maka arus yang naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyimpanan Arus Listrik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan output dari solar cell yang berupa arus listrik dapat langsung digunakan untuk beban yang dimanfaatkan. Tetapi juga arus listrik tersebut dapat digunakan sebagai pengisian dengan cara disimpan ke dalam baterai agar dapat dipergunakan pada saat yang diperlukan khususnya pada malam hari karena tidak adanya sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila solar cell tersebut digunakan untuk penyimpanan ke baterai, maka besarnya tegangan yang dihasilkan harus diatas spesifikasi baterai tersebut. Misalnya baterai yang digunakan adalah 12 Volt, maka tegangan yang dihasilkan solar cell harus diatas 12 Volt untuk dapat melakukan pengisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya sebelum melaksanakan pengisian sebaiknya baterai dalam keadaan kosong karena arus yang masuk akan dapat terisi dengan maksimal. Satuan kapasitas suatu baterai adalah Ampere jam ( Ah ) dan biasanya karakteristik ini terdapat pada label suatu baterai. Misalnya suatu baterai dengan kapasitas 10 Ah akan terisi penuh selama 10 jam dengan arus output solar cell sebesar 1 Ampere.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pengolahan data serta grafik-grafik yang telah dihasilkan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Besarnya intensitas radiasi matahari dipengaruhi oleh cuaca cerah atau tidak ada awan/bayangan yang menghalangi cahaya langsung matahari yang sampai kepermukaan bumi. Intensitas radiasi matahari akan mempengaruhi parameter-parameter lain yaitu energi, daya dan efisiensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Solar cell memanfaatkan cahaya langsung dari matahari yang dirubah menjadi energi listrik. Apabila dalam keadaan digunakan, salah satu cell ditutup maka daya akan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Kemiringan panel agar bervariasi untuk mengetahui kemiringan panel yang cocok untuk menghasilkan daya solar cell yang lebih baik. Atau kemiringan panel mengikuti pergerakan matahari ( tracking ), karena sudut masuk matahari yang baik adalah tegak lurus terhadap permukaan panel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Daya yang di hasilkan solar cell selain disimpan ke baterai, ke depannya digunakan langsung menggerakkan beban misalnya sepeda motor bahkan mobil.&lt;br /&gt;AddThis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7454612269278846101?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7454612269278846101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/daya-dan-efisiensi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7454612269278846101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7454612269278846101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/daya-dan-efisiensi.html' title='Daya Dan Efisiensi.'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7409365476107788679</id><published>2010-06-12T18:53:00.002+07:00</published><updated>2010-06-12T18:57:04.036+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transformator Ideal'/><title type='text'>Transformator Ideal</title><content type='html'>Pada transformator ideal, tidak ada energi yang diubah menjadi bentuk energi lain di dalam transformator sehingga daya listrik pada kumparan skunder sama dengan daya listrik pada kumparan primer. Atau dapat dikatakan efisiensi pada transformator ideal adalah 100 persen. untuk transformator ideal berlaku persamaan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh cara menghitung arus listrik sekunder dan arus listrik primer:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah transformator step down mempunyai jumlah lilitan primer 1000 dan lilitan sekunder 200, digunakan untuk menyalakan lampu 12 V, 48 W.&lt;br /&gt;Tentukan:&lt;br /&gt;  a.arus listrik sekunder,&lt;br /&gt;  b.arus listrik primer !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penyelesaian:&lt;br /&gt;    Diketahui:   Np = 1000 lilitan&lt;br /&gt;                      Ns = 200 Lilitan&lt;br /&gt;                      Vp = 12 V&lt;br /&gt;                      Ps = 48 W&lt;br /&gt;    Ditanyakan:&lt;br /&gt;    a. Is = ........... ?&lt;br /&gt;    b. Ip = ........... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jawab: &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kuat arus sekunder adalah 4 A &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_5a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_5a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kuat arus sekunder adalah 0,8 A &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7409365476107788679?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7409365476107788679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/transformator-ideal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7409365476107788679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7409365476107788679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/transformator-ideal.html' title='Transformator Ideal'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5737561427434747510</id><published>2010-06-12T18:35:00.002+07:00</published><updated>2010-06-12T18:49:53.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip Kerja Transformator'/><title type='text'>Prinsip Kerja Transformator</title><content type='html'>Komponen Transformator (trafo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal_2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian-Bagian Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal_2a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Contoh Transformator  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal_2b.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_2b.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lambang Transformator &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Kerja Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada skema transformator di bawah ini, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal_4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal_5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal_5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vp = tegangan primer (volt)&lt;br /&gt;Vs = tegangan sekunder (volt)&lt;br /&gt;Np = jumlah lilitan primer&lt;br /&gt;Ns = jumlah lilitan sekunder&lt;br /&gt;Simbol Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns &gt; Np).&lt;br /&gt;   2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np &gt; Ns).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).&lt;br /&gt;   2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).&lt;br /&gt;   3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sehingga dapat dituliskan:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Transformator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh cara menghitung jumlah lilitan sekunder:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyalakan lampu 10 volt dengan tegangan listrik dari PLN 220 volt digunakan transformator step down. Jika jumlah lilitan primer transformator 1.100 lilitan, berapakah jumlah lilitan pada kumparan sekundernya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian:&lt;br /&gt;Diketahui:   Vp = 220 V&lt;br /&gt;                  Vs = 10 V&lt;br /&gt;                  Np = 1100 lilitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanyakan: Ns = ........... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_3a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_3a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jadi, banyaknya lilitan sekunder adalah 50 lilitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5737561427434747510?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5737561427434747510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/prinsip-kerja-transformator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5737561427434747510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5737561427434747510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/prinsip-kerja-transformator.html' title='Prinsip Kerja Transformator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4131138900594603422</id><published>2010-06-12T18:17:00.002+07:00</published><updated>2010-06-12T18:34:35.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transformator'/><title type='text'>Transformator</title><content type='html'>Transmisi Listrik Jarak Jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari pemukiman atau pelanggan. Sehingga listrik yang dihasilkan pusat pembangkit listrik perlu ditransmisikan dengan jarak yang cukup jauh. Transmisi energi listrik jarak jauh dilakukan dengan menggunakan tegangan tinggi, dengan alasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=hal14.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/hal14.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transmisi energi listrik jarak jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bila tegangan dibuat tinggi maka arus listriknya menjadi kecil.&lt;br /&gt;   2. Dengan arus listrik yang kecil maka energi yang hilang pada kawat transmisi (energi disipasi) juga kecil.&lt;br /&gt;   3. Juga dengan arus kecil cukup digunakan kawat berpenampang relatif lebih kecil, sehingga lebih ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi listrik atau daya listrik yang hilang pada kawat transmisi jarak jauh dapat dihitung dengan persamaan energi dan daya listrik sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_8.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_8.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = energi listrik (joule)&lt;br /&gt;I   = kuat arus listrik (ampere)&lt;br /&gt;R  = hambatan (ohm)&lt;br /&gt;t   =  waktu&lt;br /&gt;P  = daya listrik (watt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transmisi energi listrik jarak jauh menggunakan tegangan tinggi akan mengurangi kerugian kehilangan energi listrik selama transmisi oleh disipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya  daya listrik 2 MW ditransmisikan sampai jarak tertentu melalui kabel berhambatan 0,01 ohm. Hitung daya listrik yang hilang oleh transmisi tersebut, jika:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. menggunakan tegangan 200 Volt,&lt;br /&gt;   2. menggunakan tegangan 400 kiloVolt ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian:&lt;br /&gt;Diketahui:          P = 2 MW = 2.106 watt&lt;br /&gt;                         &lt;br /&gt;                    R = 0,01 ohm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanyakan:       a.   Philang  pada tegangan 200 Volt = ........... ? &lt;br /&gt;                         &lt;br /&gt;                  b.   Philang pada tegangan V= 4.105 volt = ........... ?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_8a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_8a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rumus_8b.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rumus_8b.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *  Jadi, energi yang hilang di perjalanan setiap detiknya 10pangkat6 watt. &lt;br /&gt;       nilai ini sangat besar karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       setengah dayanya akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jadi, energi yang hilang di perjalanan setiap detiknya hanya 0,25 watt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4131138900594603422?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4131138900594603422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/transformator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4131138900594603422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4131138900594603422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/06/transformator.html' title='Transformator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1006484721089091003</id><published>2010-05-21T15:05:00.000+07:00</published><updated>2010-05-21T15:15:17.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CJ2 CPU Unit'/><title type='text'>Kapal CJ2 CPU Unit dengan built-in port Ethernet Multi Fungsi!</title><content type='html'>Selamat datang di Keluarga CJ2 Baru:&lt;br /&gt;Dibangun untuk Memberikan Anda Inovasi Tanpa Growing Pains&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=cj2_programmable_controller_small.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/cj2_programmable_controller_small.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain adalah hasil dari tahun CJ2 pengalaman sebagai pemimpin pasar di lapangan pengendali modular dan merupakan langkah logis berikutnya di controller. Hal ini menawarkan kinerja lebih besar dan lebih cepat I / O tanggapan serta skalabilitas ekstrim - jadi Anda hanya akan perlu satu keluarga. Selain itu, pemrograman, debugging dan jaringan yang lebih cepat dan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seri CJ2H ideal untuk kebutuhan otomasi mesin canggih seperti yang diperlukan dalam pemeriksaan pengolahan gambar komponen listrik dan konveyor sortir kecepatan tinggi di. Ini adalah pilihan yang jelas untuk pembangun mesin modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah CJ2 peluang besar untuk secara bersamaan mengurangi biaya dan berinovasi sekarang dan di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1006484721089091003?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1006484721089091003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/05/kapal-cj2-cpu-unit-dengan-built-in-port.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1006484721089091003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1006484721089091003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/05/kapal-cj2-cpu-unit-dengan-built-in-port.html' title='Kapal CJ2 CPU Unit dengan built-in port Ethernet Multi Fungsi!'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5619673111637400765</id><published>2010-04-25T06:56:00.002+07:00</published><updated>2010-04-25T07:11:46.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='macam - macam Ats Amf Module'/><title type='text'>macam - macam Ats Amf Module</title><content type='html'>1. DeepSea 5110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Deepsea5110.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Deepsea5110.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DeepSea 5210&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Deepsea5210.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Deepsea5210.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ComAp ILNT-AMF25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ComApIL-AMF25.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ComApIL-AMF25.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. DeepSea 704&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Deepsea704.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Deepsea704.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Easygen1500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=easygen1500.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/easygen1500.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Easygen300&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=EasyGen300.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/EasyGen300.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. EMKO EAOM-19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=EmkoEAOM-19.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/EmkoEAOM-19.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. EMKO EAOM-210FL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=EmkoEAOM-210FL.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/EmkoEAOM-210FL.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. EMKO EAOM-9F&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=EmkoEAOM-9F.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/EmkoEAOM-9F.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. EMS R98&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=EMSR98.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/EMSR98.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. GTR205 Monicon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=GTR205.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/GTR205.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. NC/NB-SEG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=NC3-NB2-SEG.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/NC3-NB2-SEG.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5619673111637400765?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5619673111637400765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/macam-macam-ats-amf-module.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5619673111637400765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5619673111637400765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/macam-macam-ats-amf-module.html' title='macam - macam Ats Amf Module'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4827971982144499736</id><published>2010-04-25T06:45:00.002+07:00</published><updated>2010-04-25T06:49:11.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Engine-generator'/><title type='text'>Engine-generator</title><content type='html'>Sebuah mesin generator adalah kombinasi dari sebuah generator listrik dan mesin (prime mover) dipasang bersama untuk membentuk satu bagian dari peralatan. Kombinasi ini juga disebut sebagai set mesin generator atau gen-set. Dalam banyak konteks, mesin diambil untuk diberikan dan unit gabungan hanya disebut generator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin-generator yang tersedia dalam berbagai macam peringkat kekuasaan. Ini termasuk kecil, unit tangan-portable yang dapat menyediakan beberapa ratus watt kekuasaan, tangan-gerobak mount unit, seperti yang digambarkan di bawah ini, yang dapat menyediakan beberapa ribu watt dan stasioner atau trailer-mount unit yang dapat menyediakan lebih dari satu juta watt. Apapun ukuran, generator dapat berjalan pada bensin, solar, gas alam, propana, bio-diesel, pembuangan gas atau hidrogen. Sebagian besar unit yang lebih kecil biasanya dibangun menggunakan bensin (BBM) seperti bahan bakar, dan yang lebih besar memiliki berbagai jenis bahan bakar, termasuk solar, gas alam dan propana (cair atau gas). Beberapa mesin juga dapat beroperasi pada diesel dan gas secara bersamaan (operasi bi-BBM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa mesin menggunakan generator turbin sebagai mesin, seperti turbin gas industri digunakan dalam pembangkit listrik memuncak dan microturbines digunakan di beberapa bus listrik hibrida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lainnya mesin-mesin generator menggunakan uap, seperti kebanyakan tanaman bahan bakar fosil-batubara bertenaga listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=300px-NagoldAggregat.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/300px-NagoldAggregat.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MAN mesin diesel dan generator, sekarang pada layar luar museum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-mesin generator menggunakan mesin reciprocating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generator tegangan (volt), frekuensi (Hz) dan daya (watt) peringkat yang dipilih sesuai dengan beban yang akan dihubungkan......&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin berbahan bakar generator didorong pada bahan bakar gas alam sering bentuk jantung skala kecil kurang dari 1.000 kW dikombinasikan panas dan instalasi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ada beberapa model portabel generator tiga-tahap yang tersedia di AS. Kebanyakan dari unit portabel yang tersedia hanya daya satu fasa dan sebagian besar generator tiga-tahap produksi yang besar generator jenis industri. Di negara-negara lain di mana daya tiga fasa lebih sering terjadi di rumah tangga, generator portabel yang tersedia dari beberapa kW keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portable generator mesin mungkin memerlukan conditioner daya eksternal dengan aman beroperasi beberapa jenis peralatan elektronik. generator portabel kecil dapat menggunakan inverter. model Inverter dapat berjalan pada RPM lebih lambat untuk menghasilkan daya yang diperlukan, sehingga mengurangi suara mesin dan membuatnya lebih hemat bahan bakar. generator Inverter yang terbaik untuk daya perangkat elektronik sensitif seperti komputer dan lampu yang menggunakan ballast sebuah.&lt;br /&gt;[Sunting] Mid-ukuran mesin generator-diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin menengah generator stasioner digambarkan di sini adalah 100 kVA mengatur yang memproduksi 415 V pada sekitar 110 A. Hal ini didukung dengan mesin 6,7 liter turbocharged Perkins Phaser 1000 Series, dan mengkonsumsi sekitar 27 liter bahan bakar per jam, pada 400 liter tangki. mesin Diesel di Inggris dapat berjalan di diesel merah dan memutar di 1.500 atau 3.000 rpm. Ini menghasilkan tenaga pada frekuensi 50 Hz, yang merupakan frekuensi yang digunakan di Inggris. Di daerah di mana frekuensi listrik adalah 60 Hz (Amerika Serikat), generator memutar di 1.800 rpm atau lain pembagi dari 3600. Mesin diesel genset dioperasikan pada titik efisiensi puncak mereka dapat menghasilkan antara 3 dan 4 kilowatthours energi listrik untuk setiap liter bahan bakar solar dikonsumsi, dengan efisiensi yang lebih rendah di bagian beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4827971982144499736?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4827971982144499736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/engine-generator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4827971982144499736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4827971982144499736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/engine-generator.html' title='Engine-generator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4557794883114940957</id><published>2010-04-24T06:51:00.002+07:00</published><updated>2010-04-24T07:04:17.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Elektromagnetisme'/><title type='text'>Elektromagnetisme</title><content type='html'>Elektromagnetisme adalah cabang fisika tentang medan elektromagnetik yang mempelajari mengenai medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dapat diproduksi oleh muatan listrik statik, dan dapat memberikan kenaikan pada gaya listrik. Medan magnet dapat diproduksi oleh gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan kenaikan pada gaya magnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah "elektromagnetisme" berasal dari kenyataan bahwa medan listrik dan medan magnet adalah saling "berpelintiran"/terkait, dan dalam banyak hal, tidak mungkin untuk memisahkan keduanya. Contohnya, perubahan dalam medan magnet dapat memberikan kenaikan kepada medan listrik; yang merupakan fenomena dari induksi elektromagnetik, dan merupakan dasar dari operasi generator listrik, motor induksi, dan transformer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah elektrodinamika kadangkala digunakan untuk menunjuk kepada kombinasi dari elektromagnetisme dengan mekanika. Subjek ini berkaitan dengan efek dari medan elektromagnetik dalam sifat mekanika dari partikel yang bermuatan listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=180px-Solenoidsvg.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/180px-Solenoidsvg.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektron adalah partikel subatomik yang bermuatan negatif dan umumnya ditulis sebaga e-. Elektron tidak memiliki komponen dasar ataupun substruktur apapun yang diketahui, sehingga ia dipercayai sebagai partikel elementer.[2] Elektron memiliki massa sekitar 1/1836 massa proton.[3] Mometum sudut (spin) instrinsik elektron adalah setengah nilai integer dalam satuan ħ, yang berarti bahwa ia termasuk fermion. Antipartikel elektron disebut sebagai positron, yang identik dengan elektron, kecuali bahwa ia bermuatan positif. Ketika sebuah elektron bertumbukan dengan positron, keduanya kemungkinan dapat saling berhambur ataupun musnah total, menghasilan sepasang (atau lebih) foton sinar gama. Elektron, yang termasuk ke dalam generasi keluarga partikel lepton pertama,[4] berpartisipasi dalam interaksi gravitasional, interaksi elektromagnetik dan interaksi lemah.[5] Sama seperti semua materi, elektron memiliki sifat bak partikel maupun bak gelombang (dualitas gelombang-partikel), sehingga ia dapat bertumbukkan dengan partikel lain dan berdifraksi seperti cahaya. Oleh karena elektron termasuk fermion, tiada dua elektron yang dapat menduduki keadaan kuantum yang sama sesuai dengan asas pengecualian Pauli.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep muatan listrik yang tidak dapat dibagi-bagi lagi diteorikan untuk menjelaskan sifat-sifat kimiawi atom oleh filsuf alam Richard Laming pada awal tahun 1838;[6] nama electron diperkenalkan untuk menamakan muatan ini pada tahun 1894 oleh fisikawan Irlandia George Johnstone Stoney. Elektron berhasil diidentifikasikan sebagai partikel pada tahun 1897 oleh J. J. Thomson.[1][7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak fenomena fisika, seperti listrik, magnetisme dan konduktivitas termal, elektron memainkan peran yang sangat penting. Suatu elektron yang bergerak relatif terhadap pengamat akan menghasilkan medan magnetik dan lintasan elektron tersebut juga akan dilengkungkan oleh medan magnetik eksternal. Ketika sebuah elektron dipercepat, ia dapat menyerap ataupun memancarkan energi dalam bentuk foton. Elektron bersama-sama dengan inti atom yang terdiri dari proton dan neutron, membentuk atom. Namun, elektron hanya menduduki 0,06% massa total atom. Gaya tarik Coulomb antara elektron dengan proton menyebabkan elektron terikat dalam atom. Pertukaran ataupun perkongsian elektron antara dua atau lebih atom merupakan sebab utama terjadinya ikatan kimia.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut teorinya, kebanyakan elektron dalam alam semesta diciptakan pada persitiwa Big Bang, namun ia juga dapat diciptakan melalui peluruhan beta isotop radioaktif maupun dalam tumbukan berenergi tinggi, misalnya pada saat sinar kosmis memasuki atmosfer. Elektron dapat dihancurkan melalui pemusnahan dengan positron, maupun dapat diserap semasa nukleosintesis bintang. Peralatan-peralatan laboratorium modern dapat digunakan untuk memuat ataupun memantau elektron individual. Elektron memiliki banyak aplikasinya dalam teknologi modern, misalnya dalam mikroskop elektron, terapi radiasi, dan pemercepat partikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=280px-HAtomOrbitals.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/280px-HAtomOrbitals.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4557794883114940957?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4557794883114940957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/elektromagnetisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4557794883114940957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4557794883114940957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/elektromagnetisme.html' title='Elektromagnetisme'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8852571652491588511</id><published>2010-04-06T12:30:00.000+07:00</published><updated>2010-04-06T12:31:04.610+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perumusan matematis daya listrik'/><title type='text'>Perumusan matematis daya listrik</title><content type='html'>Daya listrik, seperti daya mekanik, dilambangkan oleh huruf P dalam persamaan listrik. Pada rangkaian arus DC, daya listrik sesaat dihitung menggunakan Hukum Joule, sesuai nama fisikawan Britania James Joule, yang pertama kali menunjukkan bahwa energi listrik dapat berubah menjadi energi mekanik, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    P = V I \,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    P adalah daya (watt atau W)&lt;br /&gt;    I adalah arus (ampere atau A)&lt;br /&gt;    V adalah perbedaan potensial (volt atau V)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, lampu dengan daya 8 watt yang dipasang pada voltase (beda potensial) 220 V akan memerlukan arus listrik sebesar 0,0363636 A atau 36,3636 mA :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    8\,\mbox{W} = 220\,\mbox{V} \cdot 0,0363636\,\mbox{A} .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Joule dapat digabungkan dengan hukum Ohm untuk menghasilkan dua persamaan tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    P = I^2 R\, = \frac{V^2}{R} \,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    R adalah hambatan listrik (Ohm atau Ω).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    (2\,\mbox{A})^2 \cdot 6\,\Omega = 24\,\mbox{W} \,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    \frac{(12\,\mbox{V)}^2}{6\,\Omega} = 24\,\mbox{W} \, &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8852571652491588511?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8852571652491588511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/perumusan-matematis-daya-listrik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8852571652491588511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8852571652491588511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/perumusan-matematis-daya-listrik.html' title='Perumusan matematis daya listrik'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2353962748906878621</id><published>2010-04-06T12:19:00.000+07:00</published><updated>2010-04-06T12:28:10.508+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ENERGI DAN DAYA LISTRIK'/><title type='text'>ENERGI DAN DAYA LISTRIK</title><content type='html'>Pemakaian energi listrik dewasa ini sudah sangat luas, bahkan manusia sangat sulit melepaskan diri dari kebutuhan dengan energi listrik. Semakin lama tidak ada satupun alat kebutuhan manusia  yang tidak membutuhkan listrik. Karena semua ini manusia tiap hari selalu berfikir bagaimana menciptakan dan menggunakan energi listrik secara efektif dan efesien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ENERGI LISTRIK&lt;br /&gt;Masih ingatkah kamu dengan pengertian energi?. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Maka pengertian energi listrik adalah kemampuan untuk melakukan atau menghasilkan usaha listrik (kemampuan yang diperlukan untuk memindahkan muatan dari satu titik ke titik yang lain).  Energi listrik dilambangkan dengan W.&lt;br /&gt;Sedangkan perumusan yang digunakan untuk menentukan besar energi listrik adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = Q.V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterangan :&lt;br /&gt;W = Energi listrik ( Joule)&lt;br /&gt;Q = Muatan listrik ( Coulomb)&lt;br /&gt;V =  Beda potensial ( Volt )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena I = Q/t maka diperoleh perumusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = (I.t).V&lt;br /&gt;W = V.I.t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila persamaan tersebut dihubungkan dengan hukum Ohm ( V = I.R) maka diperoleh perumusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = I.R.I.t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satuan energi listrik lain yang sering digunakan adalah kalori, dimana 1 kalori sama dengan 0,24 Joule selain itu juga menggunakan satuan kWh (kilowatt jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUBUNGAN ENERGI LISTRIK DENGAN ENERGI KALOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan yang digunakan dalam menghitung energi kalor adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q = m.c. (t2 - t1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesuai dengan hukum kekekalan energi maka berlaku persamaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W = Q&lt;br /&gt;I.R.I.t = m.c.(t2 - t1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keterangan :&lt;br /&gt;I       = kuat arus listrik (A)&lt;br /&gt;R     = Hambatan (ohm)&lt;br /&gt;t       = waktu yang dibutuhkan (sekon)&lt;br /&gt;m    = massa (kg)&lt;br /&gt;c      = kalor jenis (J/ kg C)&lt;br /&gt;t1    = suhu mula - mula (C)&lt;br /&gt;t2    = suhu akhir (C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMANFAATAN ENERGI LISTRIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi listrik dapat diubah-ubah menjadi berbagai bentuk energi yang lain.&lt;br /&gt;Energi listrik menjadi energi kalor, alat yang digunakan yaitu setrika listrik, ceret listrik, kompor listrik , dll&lt;br /&gt;Energi listrik menjadi energi cahaya, alat yang digunakan yaitu lampu pijar, lampu neon, dll&lt;br /&gt;Energi listrik menjadi energi gerak, alat yang digunakan yaitu kipas angin, penghisap debu,  dll dan masih banyak lagi penggunaan energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan soal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamo sebuah mobil dilalui arus 60 A. Jika beda potensial yang diberikan Accu 12 Volt dan menghasilkan energi listrik sebesar 3.600 joule, berapakah waktu yang diperlukan untuk memindahlan energi listrik ke dinamo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah TV dipasang pada tegangan 220 V, arus listrik yang mengalir 0,25 A. Berapa energi yang digunakan TV selama 1 Jam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor apa saja yang mempengaruhi besar energi listrik yang dilepaskan oleh sumber tagangan untuk diubah menjadi energi kalor oleh alat listrik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2353962748906878621?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2353962748906878621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/energi-dan-daya-listrik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2353962748906878621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2353962748906878621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/04/energi-dan-daya-listrik.html' title='ENERGI DAN DAYA LISTRIK'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5003983059282160337</id><published>2010-03-28T21:35:00.000+07:00</published><updated>2010-03-28T21:38:29.529+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sudah lama neh gak posting di blogger....maaf teman teman karena aku sibuk sekali nanti saya akan posting artikel terbaru tentang listrik dan ....M/E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5003983059282160337?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5003983059282160337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sudah-lama-neh-gak-posting-di-blogger.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5003983059282160337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5003983059282160337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sudah-lama-neh-gak-posting-di-blogger.html' title=''/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5830284611952838616</id><published>2010-03-24T10:27:00.002+07:00</published><updated>2010-03-24T10:33:48.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Industri&apos;s Top-level Sensing Jarak dengan Built-in Amplifier'/><title type='text'>Industri's Top-level Sensing Jarak dengan Built-in Amplifier</title><content type='html'>Industri's Top-level Sensing Jarak dengan Built-in Amplifier&lt;br /&gt;Sebuah filter dijual terpisah tersedia untuk mencegah saling interferensi untuk balok-Melalui Model dengan sumber lampu merah dan penginderaan jarak dari 10 m. Model reflektif meliputi fungsi untuk mencegah saling interferensi.&lt;br /&gt;Jarak jauh, Melalui balok-deteksi Sensor dengan jarak 30 m (response time: 2 ms) juga tersedia.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=e3z_01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/e3z_01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi suhu rendah untuk Aplikasi di Cold-Gudang penyimpanan&lt;br /&gt;Sebuah operasi ambien yang lebih luas berkisar dari -40 hingga 55 ° C (model utama dengan konektor). Kami juga menyediakan Sensor I / O Connectors dengan Kabel PUR resistensi tinggi terhadap lingkungan dingin.&lt;br /&gt;Peningkatan Mencocokkan dari Optical Axis Axis dan Mechanical untuk balok-Melalui Model dan Retro-reflektif Model&lt;br /&gt;Offset antara sumbu optik dan sumbu mekanis dijaga dalam ± 2,5 °, sehingga sumbu optik dapat ditetapkan secara akurat hanya dengan me-mount Sensor sesuai dengan sumbu mekanis.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=e3z_02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/e3z_02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlindungan terhadap Salah Sensor Wiring&lt;br /&gt;Sensor keluaran termasuk perlindungan polaritas terbalik.&lt;br /&gt;(Sebuah dioda untuk melindungi terhadap polaritas terbalik akan ditambahkan ke jalur output.)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=e3z_03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/e3z_03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5830284611952838616?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5830284611952838616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/industris-top-level-sensing-jarak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5830284611952838616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5830284611952838616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/industris-top-level-sensing-jarak.html' title='Industri&apos;s Top-level Sensing Jarak dengan Built-in Amplifier'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4286172504159378561</id><published>2010-03-14T14:45:00.003+07:00</published><updated>2010-03-14T14:52:00.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sensor Omron'/><title type='text'>sensor Omron</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=XS2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/XS2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=E39-L_mounting_bracket_slit_reflect.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/E39-L_mounting_bracket_slit_reflect.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4286172504159378561?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4286172504159378561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sensor-omron.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4286172504159378561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4286172504159378561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sensor-omron.html' title='sensor Omron'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8381976888706824714</id><published>2010-03-02T16:30:00.003+07:00</published><updated>2010-03-02T16:42:16.133+07:00</updated><title type='text'>hanggar dengan satu mesin diesel</title><content type='html'>Pembangunan sebuah hanggar dengan satu mesin diesel di lokasi pelanggan:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=generator_beim_kunden_skizze.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/generator_beim_kunden_skizze.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=aeg_produkte.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/aeg_produkte.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=svc_single_line.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/svc_single_line.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=schaltschrank_sev_32.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/schaltschrank_sev_32.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=messpunkte_iwan_es_eng.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/messpunkte_iwan_es_eng.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rwe_vew_feasibility_study.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rwe_vew_feasibility_study.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8381976888706824714?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8381976888706824714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/hanggar-dengan-satu-mesin-diesel.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8381976888706824714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8381976888706824714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/hanggar-dengan-satu-mesin-diesel.html' title='hanggar dengan satu mesin diesel'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7906186088016084996</id><published>2010-03-02T16:25:00.003+07:00</published><updated>2010-03-02T16:29:34.521+07:00</updated><title type='text'>Alternator, konverter dan sistem eksitasi</title><content type='html'>Inverter 10 kV selama 20 MW mesin di sebuah pompa listrik penyimpanan. Ini 6-pulsa dengan tingkat sirkuit inverter memungkinkan untuk mengoperasikan mesin selama layanan pemompaan melalui penyesuaian kecepatan primer dan sekunder dari garis kontrol.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=inverter_speed_control_hydro_power.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/inverter_speed_control_hydro_power.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga generator dalam penyimpanan pompa tanaman dengan sistem eksitasi statis digital masing-masing&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=three_generators_with_exitation_uni.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/three_generators_with_exitation_uni.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memulai inverter untuk hydro generator&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=start_up_inverter_hydro_power.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/start_up_inverter_hydro_power.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7906186088016084996?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7906186088016084996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/alternator-konverter-dan-sistem.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7906186088016084996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7906186088016084996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/alternator-konverter-dan-sistem.html' title='Alternator, konverter dan sistem eksitasi'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3215686696147792718</id><published>2010-03-02T16:11:00.002+07:00</published><updated>2010-03-02T16:20:00.295+07:00</updated><title type='text'>KARAKTERISTIK, DAN PENGELOLAAN AC GENERATORS (alternator)</title><content type='html'>KARAKTERISTIK, DAN PENGELOLAAN AC GENERATORS (alternator)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jenis generator ac. Berbagai jenis ac generator (alternator), diklasifikasikan menurut metode memproduksi tegangan, tercantum di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.Synchronous alternator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1.Lapangan Bergulir&lt;br /&gt;         2.Bergulir amature&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2.Induksi alternator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1.Stator lilitan&lt;br /&gt;         2.Rotor berliku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3.Inductor alternator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Generator ac sinkron dibahas dalam cara dasar Secs. 73, 115, 144, 145, 148, dan 152 dari Div. 1. Generator ini dapat dibangun dengan baik angker atau struktur lapangan sebagai anggota bergulir. Generator kecil sampai 50 kW yang umumnya dibuat dengan bergulir-angker konstruksi. Diperlukan medan magnet yang dihasilkan oleh dc elektromagnet, yang bersemangat sebagai generator dc kecil atau Exciter. Konstruksi dasar dan koneksi untuk alternator medan berputar-ditunjukkan dalam Gambar. 7,49.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=p30001d38g7_450002vpp.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/p30001d38g7_450002vpp.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBAR 7,49: Dasar diagram generator ac dan Exciter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sinkronis yang emfin alternator dihasilkan seperti ditunjukkan pada Gambar. 7,50. Ketika setiap bidang kumparan, D misalnya, menyapu melewati kumparan angker, garis-garis fluks dari kumparan lapangan memotong kumparan armature. Seperti kumparan D lewat dari A ke C, suatu ggl bolak diwakili oleh ABC kurva akan dihasilkan pada armature. Harus dipahami bahwa dalam komersial yang angker kumparan alternator diatur dalam slot dan disusun dengan cara yang berbeda dari yang ditunjukkan dalam Gambar. 7,50, yang hanya menggambarkan suatu prinsip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=p30001d38g7_450001vpp.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/p30001d38g7_450001vpp.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBAR 7,50: Amature dan lapangan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3215686696147792718?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3215686696147792718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/karakteristik-dan-pengelolaan-ac.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3215686696147792718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3215686696147792718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/karakteristik-dan-pengelolaan-ac.html' title='KARAKTERISTIK, DAN PENGELOLAAN AC GENERATORS (alternator)'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5324159058597698315</id><published>2010-03-02T16:00:00.000+07:00</published><updated>2010-03-02T16:01:33.187+07:00</updated><title type='text'>wiring a three phase generator</title><content type='html'>Re-kabel tiga fase generator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar ini telah di sepanjang garis&lt;br /&gt;"Saya meter menunjukkan tegangan yang dapat diterima dalam tiga fase jika aku hanya&lt;br /&gt;hook up L1, L2, dan netral - dan jangan menggunakan L3 "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu 3-fasa, 4-kawat sambungan dengan salah satu "line" sambungan yang tidak terpakai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegangan akan benar-benar tampaknya berada dalam rentang yang dapat diterima,&lt;br /&gt;karena individu tidak menggunakan peralatan yang tepat untuk menguji sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=02195.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/02195.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam MEMAHAMI AC POWER kita akan membahas mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam MEMAHAMI Residential AC FASE kita akan melihat fase-shift.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam GENERATORS MEMAHAMI CARA BEKERJA kita akan belajar bagaimana generator&lt;br /&gt;adalah kabel dan mudah-mudahan belajar bagaimana mengidentifikasi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam GUIDE TO POWER SYSTEMS kita akan mendapatkan terlalu rinci &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5324159058597698315?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5324159058597698315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/wiring-three-phase-generator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5324159058597698315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5324159058597698315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/wiring-three-phase-generator.html' title='wiring a three phase generator'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2427642678270116692</id><published>2010-03-02T15:49:00.002+07:00</published><updated>2010-03-02T15:51:46.829+07:00</updated><title type='text'>EXCITER-AUXILIARY GENERATOR</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=TM-55-2210-223-12_170_1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/TM-55-2210-223-12_170_1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEST &lt;br /&gt;1. Tempat baterai beralih ke OPEN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Periksa mencuat, rusak, atau retak kuas. Periksa memakai di bawah 7 / 8 inci (22,2 mm). Jika sikat akan mencapai 7 / 8 inci (22,2 mm) sebelum inspeksi berikutnya, menggantikan kuas. CATATAN REMOVAL pemegang kuas dan sikat pada kedua ujung Exciter bantu dan dikeluarkan dan diganti dengan cara yang sama. Kuas dapat dilepas dan diganti tanpa menghapus pemegang kuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Hapus tiga sekrup (1), lockwashers (2), flatwashers (3), dan menutupi pelat (4). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hapus sekrup (5), lockwasher (6), dan rata mesin cuci (7). Angkat musim semi (8) dan menghapus sikat (9) dari pemegang sikat (13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Jika diperlukan, hapus blok menjepit baut (10), lockwasher (11), dan klem (12). Hapus pemegang sikat (13). INSTALASI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Posisi pemegang sikat (13) dalam generator dan menginstal blok menjepit baut (10), lockwasher (11), dan klem (12). Mengencangkan jari saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Angkat musim semi (8) dan menginstal sikat baru (9) di dudukan sikat (13). Release musim semi. Install sekrup (5), lockwasher (6), dan rata mesin cuci (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2427642678270116692?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2427642678270116692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/exciter-auxiliary-generator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2427642678270116692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2427642678270116692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/exciter-auxiliary-generator.html' title='EXCITER-AUXILIARY GENERATOR'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8911519809435223035</id><published>2010-03-01T23:48:00.003+07:00</published><updated>2010-03-01T23:58:41.750+07:00</updated><title type='text'>Sistem Eksitasi</title><content type='html'>Sistem eksitasi adalah sistem pasokan listrik DC sebagai penguatan pada generator listrik atau sebagai pembangkit medan magnet, sehingga suatu generator dapat menghasilkan energi listrik dengan besar tegangan keluaran generator bergantung pada besarnya arus eksitasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem ini merupakan sistem yang vital pada proses pembangkitan listrik dan pada perkembangannya, sistem Eksitasi pada generator listrik ini dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Eksitasi dengan menggunakan sikat (brush excitation)&lt;br /&gt;2. Sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Eksitasi dengan sikat&lt;br /&gt;Pada Sistem Eksitasi menggunakan sikat, sumber tenaga listriknya berasal dari generator arus searah (DC) atau generator arus bolak balik (AC) yang disearahkan terlebih dahulu dengan menggunakan rectifier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menggunakan sumber listrik listrik yang berasal dari generator AC atau menggunakan Permanent Magnet Generator (PMG) medan magnetnya adalah magnet permanent. Dalam lemari penyearah, tegangan listrik arus bolak balik diubah atau disearahkan menjadi tegangan arus searah untuk mengontrol kumparan medan eksiter utama (main exciter).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengalirkan arus Eksitasi dari main exciter ke rotor generator menggunakan slip ring dan sikat arang, demikian juga penyaluran arus yang berasal dari pilot exciter ke main exciter . &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=brushexcitacyeksitasisikat.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/brushexcitacyeksitasisikat.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Sistem Eksitasi dengan sikat (Brush Excitation).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja pada sistem Eksitasi dengan sikat (Brush Excitation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generator penguat yang pertama, adalah...........&lt;span class="fullpost"&gt; generator arus searah hubungan shunt yang menghasilkan arus penguat bagi generator penguat kedua. Generator penguat (exciter) untuk generator sinkron merupakan generator utama yang diambil dayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan tegangan pada generator utama dilakukan dengan mengatur besarnya arus Eksitasi (arus penguatan) dengan cara mengatur potensiometer atau tahanan asut. Potensiometer atau tahanan asut mengatur arus penguat generator pertama dan generator penguat kedua menghasilkan arus penguat generator utama. Dengan cara ini arus penguat yang diatur tidak terlalu besar nilainya (dibandingkan dengan arus generator penguat kedua) sehingga kerugian daya pada potensiometer tidak terlalu besar. PMT arus penguat generator utama dilengkapi tahanan yang menampung energi medan magnet generator utama karena jika dilakukan pemutusan arus penguat generator utama harus dibuang ke dalam tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang banyak generator arus bolak-balik yang dilengkapi penyearah untuk menghasilkan arus searah yang dapat digunakan bagi penguatan generator utama sehingga penyaluran arus searah bagi penguatan generator utama, oleh generator penguat kedua tidak memerlukan cincin geser karena. penyearah ikut berputar bersama poros generator. Cincin geser digunakan untuk menyalurkan arus dari generator penguat pertama ke medan penguat generator penguat kedua. Nilai arus penguatan kecil sehingga penggunaan cincin geser tidak menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;Pengaturan besarnya arus penguatan generator utama dilakukan dengan pengatur tegangan otomatis supaya nilai tegangan klem generator konstan. Pengaturan tegangan otomatis pada awalnya berdasarkan prinsip mekanis, tetapi sekarang sudah menjadi elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan sistem eksitasi pada generator sinkron dengan sistem eksitasi tanpa sikat, karena sikat dapat menimbulkan loncatan api pada putaran tinggi. Untuk menghilangkan sikat digunakan dioda berputar yang dipasang pada jangkar. Gambar 2 menunjukkan sistem excitacy tanpa sikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan sikat atau slip ring untuk menyalurkan arus excitasi ke rotor generator mempunyai kelemahan karena besarnya arus yang mampu dialirkan pada sikat arang relatif kecil. Untuk mengatasi keterbatasan sikat arang, digunakan sistem eksitasi tanpa menggunakan sikat (brushless excitation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan sistem eksitasi tanpa menggunakan sikat (brushless excitation), antara lain adalah:&lt;br /&gt;1) Energi yang diperlukan untuk Eksitasi diperoleh dari poros utama (main shaft), sehingga keandalannya tinggi&lt;br /&gt;2) Biaya perawatan berkurang karena pada sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation) tidak terdapat sikat, komutator dan slip ring.&lt;br /&gt;3) Pada sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation) tidak terjadi kerusakan isolasi karena melekatnya debu karbon pada farnish akibat sikat arang.&lt;br /&gt;4) Mengurangi kerusakan ( trouble) akibat udara buruk (bad atmosfere) sebab semua peralatan ditempatkan pada ruang tertutup&lt;br /&gt;5) Selama operasi tidak diperlukan pengganti sikat, sehingga meningkatkan keandalan operasi dapat berlangsung terus pada waktu yang lama.&lt;br /&gt;6) Pemutus medan generator (Generator field breaker), field generator dan bus exciter atau kabel tidak diperlukan lagi&lt;br /&gt;7) Biaya pondasi berkurang, sebab aluran udara dan bus exciter atau kabel tidak memerlukan pondasi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=sistemeksitasitanpasikat.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/sistemeksitasitanpasikat.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Sistem Excitacy tanpa sikat (Brushless Escitacy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan gambar:&lt;br /&gt;ME : Main Exciter&lt;br /&gt;MG : Main Generator&lt;br /&gt;PE : Pilot Exciter&lt;br /&gt;AVR : Automatic Voltage Regulator&lt;br /&gt;V : Tegangan Generator&lt;br /&gt;AC : Alternating Current (arus bolak balik)&lt;br /&gt;DC : Direct Current (arus searah)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=brushlessexcitationeksitasitanpasik.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/brushlessexcitationeksitasitanpasik.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Sistem Eksitasi tanpa sikat (Brushless Excitation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja sistem Eksitasi tanpa sikat (Brushless Excitation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generator penguat pertama disebut pilot exciter dan generator penguat kedua disebut main exciter (penguat utama). Main exciter adalah generator arus bolak-balik dengan kutub pada statornya. Rotor menghasilkan arus bolak-balik disearahkan dengan dioda yang berputar pada poros main exciter (satu poros dengan generator utama). Arus searah yang dihasilkan oleh dioda berputar menjadi arus penguat generator utama. Pilot exciter pada generator arus bolak-balik dengan rotor berupa kutub magnet permanen yang berputar menginduksi pada lilitan stator. Tegangan bolak-balik disearahkan oleh penyearah dioda danmenghasilkan arus searah yang dialirkan ke kutub-kutub magnet y ang ada pada stator main exciter. Besar arus searah yang mengalir ke kutub main exciter diatur oleh pengatur tegangan otomatis (automatic voltage regulator/AVR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya arus berpengaruh pada besarnya arus yang dihasilkan main exciter, maka besarnya arus main exciter juga mempengaruhi besarnya tegangan yang dihasilkan oleh generator utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sistem Eksitasi tanpa sikat, permasalahan timbul jika terjadi hubung singkat atau gangguan hubung tanah di rotor dan jika ada sekering lebur dari dioda berputar yang putus, hal ini harus dapat dideteksi. Gangguan pada rotor yang berputar dapat menimbulkan distorsi medan magnet pada generator utama dan dapat menimbulkan vibrasi (getaran) berlebihan pada unit pembangkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HaGe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8911519809435223035?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8911519809435223035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sistem-eksitasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8911519809435223035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8911519809435223035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/03/sistem-eksitasi.html' title='Sistem Eksitasi'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5224869842986929985</id><published>2010-02-27T07:38:00.001+07:00</published><updated>2010-02-27T07:41:13.413+07:00</updated><title type='text'>KAMI MENAWARKAN PIJILOCK UNTUK DI RUMAH ANDA</title><content type='html'>KAMI MENAWARKAN PIJILOCK UNTUK DI RUMAH ANDA&lt;br /&gt;Setelah melalui beberapa kali uji-coba dan setelah berbagai individu disekeliling kami mengalami permasalahan serta pengalaman yang kurang nyaman dalam memelihara tabung-tabung gas LPG maka kami telah berhasil menemukan ALAT PENGAMAN &amp; ALAT UNTUK MENGATASI KEBOCORAN TABUNG GAS yang terbukti dapat menghemat gas lebih dari 30%., Produk kami terbukti memuaskan bagi para konsumen. Tiga (3) hal yang memuaskan Konsumen adalah:&lt;br /&gt;1. Bahan terbuat dari Galvanis yang ringan &amp; tidak membahayakan anak-anak atau lingkungan.&lt;br /&gt;2. Silver coating menjadikan produk kami tidak berkarat.&lt;br /&gt;3. Pada bagian bawah PIJILOCK yang berfungsi untuk menekan Regulator, kami berikan bantalan karet yang kuat sehingga pada saat PIJILOCK diputar dan menekan REGULATOR tidak akan rusak atau lecet akibat gesekan putaran antara besi dengan besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya anda pernah mengalami sulitnya memasang kembali alat regulator, belum lagi kebocoran yang tidak terdeteksi oleh alat indra penciuman kita dan sering kali kebocoran tersebut merugikan pihak anda dan membahayakan keluarga anda. Oleh karena itu sudah saatnya anda melengkapi tabung gas anda dengan PIJILOCK.&lt;br /&gt;Harga Rp.50.000,-&lt;br /&gt;Pemesanan silahkan langsung ke 02196483383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=24073_1246539809214_1400979954_3065.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/24073_1246539809214_1400979954_3065.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5224869842986929985?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5224869842986929985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/kami-menawarkan-pijilock-untuk-di-rumah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5224869842986929985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5224869842986929985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/kami-menawarkan-pijilock-untuk-di-rumah.html' title='KAMI MENAWARKAN PIJILOCK UNTUK DI RUMAH ANDA'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-234986904088291578</id><published>2010-02-25T10:34:00.004+07:00</published><updated>2010-02-25T10:49:09.566+07:00</updated><title type='text'>PLC Animasi Studio 1</title><content type='html'>Posting ini akan menampilkan simulasi sistem PLC dan belajar PLC Studio Animasi simulasi menggunakan perangkat lunak. Semua grafic dikembangkan oleh diri selama sesi laboratorium PLC menggunakan perangkat lunak Studio Animasi ini. Animasi Studio adalah software yang digunakan untuk melaksanakan operasi PLC melalui sistem (pneumatik, listrik) di mana studio animasi memberi kesempatan kepada siswa untuk melihat sistem PLC dan mempelajarinya dalam simulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 menunjukkan diagram tangga dan koneksi PLC sebagai reprehensive oleh sistem pneumatik. Yang merupakan input di IN0, IN1, dan IN2 (push button) dan output telah di OUT1 (solenoida) diagram tangga yang......&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; menggunakan penundaan penghitung counter di mana penundaan penghitung counter akan menghitung mundur dalam sepuluh kali sebelum yang sekarang dapat melalui sistem. Countdown menunda memiliki 3 input yang IN0 (Countdown), IN1 (Reset), dan IN2 (Set).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Gambar 2 menunjukkan sistem diatur ketika tombol IN2 didorong. Ini memberikan solenoida dan mengaktifkan 3 / 2 cara di DCV katup yang memungkinkan mangkuk penyedot untuk menyedot (vakum di).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Gambar 3 menunjukkan sistem di-reset ketika IN1 menekan tombol ditekan. Berhenti solenoida dan menonaktifkan 3 / 2 cara di mana DCV katup katup akan pergi ke posisi awal dan membuat sistem pneumatik off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4 menunjukkan penundaan counter akan menghitung mundur dalam sepuluh kali sebelum sistem akan lepas daripada mengatur ulang headset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dinyatakan sebelumnya, Animasi Studio adalah software yang digunakan untuk melaksanakan operasi PLC melalui sistem (pneumatik, listrik). Posting ini menunjukkan program lain PLC menggunakan diagram tangga di Animasi Studio. Penerapan operasi ini digunakan untuk counter penundaan operasi. Selama sesi lab untuk percobaan ini, Studio Animasi Software perpustakaan adalah tombol yang menggunakan simbol dengan tag yang diberikan. mudah untuk digunakan dan mengerti selama kita tahu penggunaan simbol melalui sistem yang harus kita gunakan. lain adalah, hubungan antara anak tangga dan PLC modul di software ini pasti benar untuk menghindari setiap kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 menunjukkan diagram tangga dan koneksi PLC. Yang merupakan input pada IN0 (push button) dan output telah di OUT0 (cahaya) diagram tangga yang menggunakan counter penundaan di mana penundaan counter akan menghitung mundur dalam sepuluh kali sebelum saat ini dapat masuk melalui sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Gambar 2 menunjukkan saat ini tidak bisa melalui penundaan counter karena memiliki 9 lebih kali untuk mengaktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=figure7.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/figure7.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3 yang menunjukkan bahwa lampu menyala (warna kuning ketika penundaan counter mencapai nol (0) nilai. Yang berarti, setelah saklar di aktifkan IN0 adalah 9 kali, cahaya akan berubah ON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://engineering-infotech.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-234986904088291578?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/234986904088291578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/plc-animasi-studio-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/234986904088291578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/234986904088291578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/plc-animasi-studio-1.html' title='PLC Animasi Studio 1'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8436493528532752148</id><published>2010-02-25T10:18:00.002+07:00</published><updated>2010-02-25T10:27:43.667+07:00</updated><title type='text'>Latihan Pneumatik Tingkat Dasar</title><content type='html'>1. Direct Actuation untuk Single Acting Cylinder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila katup 3/2 NC dengan pushbutton ditekan, maka single acting cylinder akan maju. Dan apabila pushbutton dilepas, silinder akan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Indirect Actuation untuk Single Acting Cylinder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerjanya sama seperti latihan pertama. Yang membedakan adalah pada latihan 1 pushbutton langsung digunakan untuk memajukan single acting cylinder, sedangkan untuk latihan yang kedua, pushbutton hanya memberi sinyal pada katup 3/2 NC single pilot agar slinder maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Direct Actuation untuk Double Acting Cylinder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pushbutton 1 ditekan, maka silinder maju dan apabila pushbutton 2 ditekan silinder mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Indirect Actuation untuk Double Acting Cylinder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja hampir sama dengan latihan sebelumnya......&lt;span class="fullpost"&gt; Yang membedakan adalah pushbutton 1 digunakan untuk memberi sinyal agar silinder maju dan pushbutton 2 digunakan untuk memberi sinyal agar silinder mundur. Pada rangkaian ini menggunakan tambahan katup 5/2 (5/2 way directional control valves) untuk membuat kontrol secara tidak langsung.&lt;br /&gt;Posisi silinder pada saat berhenti, baik didepan maupun dibelakang kondisinya sangat kuat, berbeda dengan kontrol secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Aplikasi Shutle Valve dalam rangkaian Pneumatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat Double Acting Cylinder bisa maju ada dua pilihan pushbutton. Pushbutton 1 atau 2. Apabila dua-duanya dilepas, silinder akan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Aplikasi Dual Pressure Valve (AND function) dalam rangkaian Pneumatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat Double Acting Cylinder maju, syaratnya dua buah pushbutton harus ditekan bersama-sama. Salah satu pushbutton dilepas, silinder akan kembali keposisi semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kombinasi shutle valve dan dual pressure valve&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan7.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan7.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat silinder maju ada dua pilihan, silinder satu atau silinder dua. Apabila silinder berada diujung penuh dan pushbutton tiga ditekan silinder mundur.&lt;br /&gt;Kecepatan maju mundur silinder bisa diatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Gerakan Silinder secara kontinue (continue cycle)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=latihan8.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/latihan8.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila katup 3/2 dengan selector switch diaktifkan, maka double acting cylinder bergerak maju mundur secara continue. Dan apabila selector switch di matikan, silinder akan kembali ke posisi semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pneumaticandcontrol.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8436493528532752148?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8436493528532752148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/latihan-pneumatik-tingkat-dasar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8436493528532752148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8436493528532752148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/latihan-pneumatik-tingkat-dasar.html' title='Latihan Pneumatik Tingkat Dasar'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3384417381632323284</id><published>2010-02-25T09:38:00.003+07:00</published><updated>2010-02-25T10:12:18.003+07:00</updated><title type='text'>Elektopneumatik Dasar</title><content type='html'>1. Rangkaian Electric Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Switch ditekan lampu nyala dan apabila Switch dilepas lampu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rangkaian Paralel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Switch S1 atau Switch S2 ditekan lampu nyala dan jika keduanya terlepas lampu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rangkaian Seri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghidupkan lampu harus menekan dua buah tombol S1 dan S2. Jika salah satu dilepas, lampu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gabungan antara seri dan paralel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika S1 ditekan atau S2 ditekan atau S3 ditekan lampu nyala.......&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika S1 dan S2 ditekan atau S2 dan S3 ditekan atau S1 dan S3 ditekan maka lampu nyala&lt;br /&gt;Dan jika S1, S2 dan S3 ditekan secara bersamaan, maka lampu tidak akan nyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rangkaian Dasar Elektropneumatik&lt;br /&gt;Merupakan gabungan antara rangkaian elektrik dan rangkaian penumatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Switch/Pushbutton ditekan, maka solenoid akan aktif dan Silinder maju.&lt;br /&gt;Jika switch dilepas, silinder akan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kontrol menggunakan relay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja sama seperti dengan latihan 5, perbedaannya adalah Switch pushbutton disini untuk mengaktifkan relay. Sedangkan solenoid akan aktif apabila relay aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Rangkaian Latching&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep7.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep7.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian latching atau rangkaian pengunci apabila S1 ditekan solenoid aktif dan apabila S2 ditekan solenoid akan mati.&lt;br /&gt;Pada saat S1 dilepas solenoid masih aktif karena aliran arus dikunci melalui kontak&lt;br /&gt;K1 pada relay. Pada saat S2 ditekan arus yang masuk ke koil akan terputus sehingga relay akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Rangkaian dengan katup 5/2 double solenoid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep8.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep8.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S1 ditekan Silinder maju dan S2 ditekan silinder mundur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Rangkaian dengan katup 5/2 double solenoid dengan kontrol tidak langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep9.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja seperti latihan no.8, hanya saja pada rangkaian ini menggunakan dua buah relay. Relay 1 untuk mengontrol solenoid 1 dan relay 2 untuk mengontrol solenoid 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Gerakan silinder secara kontinue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=ep10.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/ep10.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila latching pushbutton diaktifkan, maka silinder akan maju mundur secara kontinue. Dan apabila latching pushbutton dinonaktifkan, silinder akan kembali keposisi semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pneumaticandcontrol.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3384417381632323284?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3384417381632323284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3384417381632323284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3384417381632323284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/1.html' title='Elektopneumatik Dasar'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-490580241044774329</id><published>2010-02-09T17:22:00.003+07:00</published><updated>2010-02-09T17:28:31.387+07:00</updated><title type='text'>PLC MAM KYO2S (B)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S3E4MQEU4vI/AAAAAAAABVo/tff8zHTHhig/s1600-h/MAM-KY02S(B).JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S3E4MQEU4vI/AAAAAAAABVo/tff8zHTHhig/s320/MAM-KY02S(B).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436188008335598322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haiiii teman teman.....apakabar kalian semua pasti baik baik saja. saya ingin bertanya apakah diantara kalian tahu tentang produk PLC MAM KYO2S class B.....jika diantara kalian tahu tentang PLC ini hubungi saya di email......dan dimana saya bisa mendapatkannya saya akan membelinya......ini gambar dan modelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-490580241044774329?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/490580241044774329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/plc-mam-kyo2s-b.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/490580241044774329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/490580241044774329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/02/plc-mam-kyo2s-b.html' title='PLC MAM KYO2S (B)'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S3E4MQEU4vI/AAAAAAAABVo/tff8zHTHhig/s72-c/MAM-KY02S(B).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5455981313827833109</id><published>2010-01-26T21:25:00.002+07:00</published><updated>2010-01-26T21:32:02.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inductive sensor'/><title type='text'>Inductive sensor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S178wFIVfCI/AAAAAAAABVg/IyZ4iR_Xec4/s1600-h/logo.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 48px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S178wFIVfCI/AAAAAAAABVg/IyZ4iR_Xec4/s320/logo.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431056103596456994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S177mgG8XGI/AAAAAAAABVY/8h2MSnutVRI/s1600-h/NBN40.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S177mgG8XGI/AAAAAAAABVY/8h2MSnutVRI/s320/NBN40.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431054839528053858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Technical Data&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;General specifications&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Switching element function NPN Make function&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rated operating distance 40 mm&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Installation not embeddable&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Output polarity DC&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Assured operating distance 0 ... 32.4 mm&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reduction factor rAl  0.3&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reduction factor rCu  0.28&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reduction factor rV2A  0.75&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reduction factor rBrass  0.38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nominal ratings&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Operating voltage 10 ... 30 V&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Switching frequency 0 ... 150 Hz&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hysteresis typ. 5 %&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reverse polarity protection Protected against reverse polarity&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Short-circuit protection pulsing&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Voltage drop ≤ 2 V&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Operating current 0 ... 200 mA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Off-state current 0 ... 0.5 mA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No-load supply current ≤ 20 mA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Operating voltage display LED, green&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Indication of the switching state LED, yellow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Functional safety related parameters&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MTTFd 1510 a&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mission Time (TM) 20 a&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diagnostic Coverage (DC) 0 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Approvals and certificates&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Protection class II&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rated insulation voltage 253 V&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Design-impulse-voltage withstand 4000 V&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;UL approval cULus Listed, General Purpose&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ambient conditions&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ambient temperature -25 ... 85 °C&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Storage temperature -40 ... 85 °C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mechanical specifications&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Connection type connector M12 x 1, 4-pin&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Housing material PA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sensing face PA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Protection degree IP69K&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5455981313827833109?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5455981313827833109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/inductive-sensor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5455981313827833109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5455981313827833109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/inductive-sensor.html' title='Inductive sensor'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/S178wFIVfCI/AAAAAAAABVg/IyZ4iR_Xec4/s72-c/logo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1689653958745179423</id><published>2010-01-09T19:36:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T19:38:29.581+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tiang Penyangga'/><title type='text'>Tiang Penyangga</title><content type='html'>Tiang / penyangga ini merupakan pipa penegak yang fungsinya untuk menaikkan posisi head terminal penangkal petir neoflash agar mendapatkan level yang tinggi , sedangkan level ketinggian penangkal petir sangat berarti untuk mendapatkan radius perlindungan tertentu, ada banyak macam jenis kontruksi untuk tiang penyangga penangkal petir ini diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=bangunan-2.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/bangunan-2.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=bangunan-3.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/bangunan-3.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1689653958745179423?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1689653958745179423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/tiang-penyangga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1689653958745179423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1689653958745179423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/tiang-penyangga.html' title='Tiang Penyangga'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2736313448618274865</id><published>2010-01-09T19:33:00.002+07:00</published><updated>2010-01-09T19:35:13.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terminal Penerima Petir'/><title type='text'>Terminal Penerima Petir</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=penangkal-petir-neoflash.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/penangkal-petir-neoflash.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Head terminal Penangkal Petir NeoFlash adalah alat penerima sambaran petir yang berbasis kerja ESE ( Early Streamer Emission Lightning Conductor). Dengan sistim kerja Mengumpulkan energi awan disaat ada awan energi melintas di area perlindungan, kemudian menjemput kilatan petir dengan mengeluarkan lidah api penuntun keudara (streamer), menangkap dan menyalurkan ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki 4 seri tipe , yang dibedakan berdasarkan radius perlindungan area :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=rprotection-neo-flash.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/rprotection-neo-flash.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2736313448618274865?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2736313448618274865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/terminal-penerima-petir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2736313448618274865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2736313448618274865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/terminal-penerima-petir.html' title='Terminal Penerima Petir'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7326107892928362634</id><published>2010-01-09T19:30:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T19:32:41.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kabel Penghantar'/><title type='text'>Kabel Penghantar</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=cable-bcc.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/cable-bcc.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;          Secara umum kabel yang dibutuhkan dalam instalasi anti petir adalah kabel yang memiliki luas penghantar 50 mm (min), bila lebih besar kemampuan penghantarnya akan lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan jenis kabel tergantung dari keadaan jalur instalasi yang dilewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. OUT DOOR INSTALASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila instalasi kabel penghantar penangkal petir diletakkan di luar bangunan dan jauh dari instalasi lain (listrik,data) ataupun jauh dari jangkauan penghuni maka kabel bisa menggunakan BCC minimal 50 mm (bare copper conductor) dengan pertimbangan Murah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. IN / OUT DOOR  INSTALASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bila kabel penghantar anti petir diletakkan di dalam bangunan dan bisa jauh dari instalasi lain (listrik,data) ataupun jauh dari jangkauan penghuni maka kabel bisa menggunakan NYY minimal 50 mm dengan pertimbangan kabel ini cukup mampu menahan induksi petir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. INDOOR HIGH  INSTALASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila jalur instalasi tidak bisa dihindarkan dari instalasi lain (listrik , data , kontrol dll) maka kabel jenis HVSC (High Voltage Single Core) yang harus digunakan karena hanya kabel ini yang mampu menahan tegangan tembus / induksi arus petir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7326107892928362634?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7326107892928362634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/kabel-penghantar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7326107892928362634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7326107892928362634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/kabel-penghantar.html' title='Kabel Penghantar'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1156070381952590851</id><published>2010-01-09T19:27:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T19:29:03.694+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grounding'/><title type='text'>Grounding</title><content type='html'>Grounding / Pembumian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=max-grounding.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/max-grounding.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelayakan Grounding / Pembumian harus bisa memiliki nilai Tahanan  sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik), untuk nilai grounding seperti ini tidak semua areal bisa memenuhinya tergantung oleh berbagai macam aspek :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       1. Kadar Air bila air tanah dangkal / penghujan maka nilai tahanan sebaran mudah didapatkan.&lt;br /&gt;       2. Mineral/garam kandungan mineral tanah sangat mempengaruhi tahanan karena semakin berlogam maka listrik semakin mudah menghantarkan&lt;br /&gt;       3. Keasaman semakin asam PH tanah maka arus listrik semakin mudah menghantarkan&lt;br /&gt;       4. Tekstur tanah untuk daerah yang bertekstur pasir dan porous akan  sulit untuk mendapatkan tahana sebaran yang baik karena untukjenis tanah ini air dan mineral akan mudah hanyut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Single Grounding&lt;br /&gt;yakni penancapan sebuah stick arus pelepas ke tanah dengan kedalaman tertentu (misl. 6 mtr)&lt;br /&gt;Paralel Grounding&lt;br /&gt;Bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang baik ( diatas 5 Ohm ) maka perlu ditambahkan stick arus pelepas dengan minimal jarak antar stick 2 mtr dan di sambung , hal ini dilakukan berulang sampai menghasilkan nilai tahanan tanah dibawah 5 Ohm&lt;br /&gt;Maximal Grounding&lt;br /&gt;Bila pada daerah yang memiliki ciri&lt;br /&gt;1. kering/air tanah dalam&lt;br /&gt;2. kandungan logam sedikit&lt;br /&gt;3. Basa (berkapur)&lt;br /&gt;4. Pasir dan Porous.&lt;br /&gt;maka penggunaan 2 cara diatas bisa gagal maka bisa digunakan cara penggantian tanah pada daerah titik grounding tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1156070381952590851?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1156070381952590851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/grounding.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1156070381952590851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1156070381952590851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/grounding.html' title='Grounding'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3744145344302145582</id><published>2010-01-09T19:25:00.002+07:00</published><updated>2010-02-20T18:37:48.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahaya Utama Sambaran Petir'/><title type='text'>Bahaya Utama Sambaran Petir</title><content type='html'>&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=3-bahaya1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/3-bahaya1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Sambaran Petir Langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambaran petir yang langsung mengenai struktur bangunan , tentu saja hal ini sangat membahayakan bangunan dan seluruh isinya karena bisa berefek kebakaran , kerusakan perangkat elektrik / elektronik atau bahkan korban jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan adalah Pemasangan Terminal Penerima Petir serta instalasi pendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sambaran Jaringan Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya sambaran ini sering terjadi, petir menyambar diluar are bangunan tetapi berefek pada bangunan, hal ini karena sistem jaringan distribusi listrik/PLN memakai kabel udara terbuka dan berposisi tinggi ,&lt;span class="fullpost"&gt; bilamana ada petir yang menyambar pada kabel terbuka ini maka seakan-akan arus petir di salurkan ke pemakai.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan pemberian pengaman Tegangan Lebih / Arrester .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Sambaran Pada jaringan Komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahaya sambaran ini serupa dengan yang ke-2 tetapi berefek kepada perangkat komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan dengan cara sama pemberian grounding karena pada setiap perangkat elektrik yang ada di pasaran pada dasarnya sudah dilengkapi anti nois / arrester yang disalurkan melalui grounding listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3744145344302145582?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3744145344302145582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/bahaya-utama-sambaran-petir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3744145344302145582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3744145344302145582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/bahaya-utama-sambaran-petir.html' title='Bahaya Utama Sambaran Petir'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-5222812573697632056</id><published>2010-01-09T19:19:00.003+07:00</published><updated>2010-01-09T19:29:55.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Petir'/><title type='text'>Petir</title><content type='html'>Petir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petir adalah peristiwa alam yang sering terjadi di bumi, terjadinya seringkali mengikuti peristiwa hujan baik air atau es, peristiwa ini dimulai dengan munculnya lidah api listrik yang bercahaya terang yang terus memanjang kearah bumi dan kemudian diikuti suara yang menggelegar dan efeknya akan fatal bila mengenai mahluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES TERJADINYA PETIR&lt;br /&gt;Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Proses Ionisasi&lt;br /&gt;   2. Proses Gesekan antar awan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Proses Ionisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan juga kejadian Ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan padat (es) menjadi cair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin yang berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial yang cukup untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Gesekan antar awan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainya , dari proses ini terlahir electron-electron bebas yang memenuhi permukaan awan. proses...........&lt;span class="fullpost"&gt; ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastic yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA PETIR&lt;br /&gt;Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam, salah satunya adalah Sambaran Petir. dan metode yang pernah dikembangkan:&lt;br /&gt;1. Penangkal Petir Kovensional / Faraday / Frangklin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ilmuan diatas Faraday dan Frangklin mengketengahkan system yang hampir sama , yakni system penyalur arus listrik yang menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding . Sedangkan system perlindunga yang dihasilkan ujung penerima / Splitzer adalah sama pada rentang 30 ~ 45 ‘ . Perbedaannya adalah system yang dikembangkan oleh Faraday bahwa Kabel penghantar terletak pada sisi luar bangunan dengan pertimbangan bahwa kabel penghantar juga berfungsi sebagai penerima sambaran, Berupa sangkar elektris atau biasa disebut sangkar Faraday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penangkal Petir RadioAktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terus berkembang akan sebab terjadinya petir , dan dihasilkan kesimpulan bahwa petir terjadi karena ada muatan listrik di awan yang dihasilkan oleh proses ionisasi , maka penggagalan proses ionisasi di lakukan dengan cara memakai Zat berradiasi misl. Radiun 226 dan Ameresium 241 , karena 2 bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang bisa menetralkan muatan listrik awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang manfaat lain adalah hamburan ion radiasi akan menambah muatan pada Ujung Finial / Splitzer dan bila mana awan yang bermuatan besar yang tidak mampu di netralkan zat radiasi kemuadian menyambar maka akan condong mengenai penangkal petir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan penangkal petir jenis ini sudah dilarang pemakaiannya , berdasarkan kesepakatan internasional dengan pertimbangan mengurangi pemakaian zat beradiasi dimasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/?action=view&amp;current=Penangkal-Petir-NeoFLASH-tz03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i133.photobucket.com/albums/q48/gustaf_aurellio/Penangkal-Petir-NeoFLASH-tz03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penangkal Petir Elektrostatic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja penangkal petir Elektrostatik mengadopsi sebagian system penangkal petir Radioaktif , yakni menambah muatan pada ujung finial / splitzer agar petir selalu memilih ujung ini untuk disambar .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan dari sisten Radioaktif dan Elektrostatik ada pada energi yang dipakai. Untuk Penangkal Petir Radioaktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat berradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatik energi listrik dihasilkan dari Listrik Awan yang menginduksi permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA KERJA PENANGKAL PETIR NEOFLASH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme Kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika awan bermuatan listrik melintas diatas sebuah bangunan yang terpasang penangkal petir neoFlash, maka elektroda penerima pada bagian samping penangkal petir neoFLASH ini mengumpulkan dan menyimpan energi listrik awan pada unit kapasitornya . Setelah energi ini cukup besar maka dilepas dan diperbesar beda potensialnya pada bagian Ion Generator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelepasan muatan listrik pada unit Ion Generator ini di picu oleh sambaran, yakni ketika lidah api menyambar permukaan bumi maka semua muatan listrik di bagian ion generator dilepaskan keudara melalui Central Pick Up agar menimbulkan lidah api penuntun keatas ( Streamer leader ) untuk menyambut sambaran petir yang terjadi kemudian menuntunya masuk kedalam satu titik sambar yang terdapat unit Neoflash ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja Simultan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada unit Penangkal Petir NeoFLASH secara simultan bekerja bergantian dari masing-masing unit penerima induksi , jumlahnya tergantung dari tipe dan modelnya. Bekerjanya secara bergantian dimana bila salah satu bagiang unit melepaskan muatan ke udara / streamer maka ada bagian yang dalam proses pengisian muatan awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu akurasi dan kemampuan Penangkal Petir NeoFlash masih tergantung dari 2 hal pendukung instalasi, yaitu:&lt;br /&gt;1. Kabel Penghantar harus minimal 50 mm&lt;br /&gt;2. Grounding maksimal 5 Ohm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila 2 syarat pendukung ini sudah terpenuhi maka kemampuan penangkal petir neoflash akan maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISTILAH ANTI PETIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti Petir dan Penangkal Petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kaprah dalam bahasa kita, kesan yang ditimbulkan dua istilah ini adalah aman 100 % terhadap petir, akan tetapi kejadiannya tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penanganan bahaya petir memang ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi, bilamana kita ingin solusi/penyelesaian total akan bahaya petir kita harus melihat faktor lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambaran Tidak Langsung pada bangunan yakni petir menyambar diluar areal perlindungan dari penangkala petir yang terpasang , kemudian arus petir ini merambat melalui instalasi listrik , kabel data atau apa saja mengarah ke bangunan. Akhirnya arus petir ini merusak unit peralatan listrik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini semakin runyam disaat ini karena peralatan elektronik menggunakan tegangan kerja kecil , DC , dan sensitiv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada dasarnya pengaman sambaran petir langsung bukan membuat posisi kita aman 100 % terhadap petir akan tetapi membuat posisi bangunan kita terhindar dari kerusakan akibat sambaran Langsung serta mengurangi efek kerusakan pada peralatan elektronik bila ada petir yang menyambar bangunan lita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin Penyalur Arus Petir adalah istilah tepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://antipetir.asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-5222812573697632056?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/5222812573697632056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/petir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5222812573697632056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/5222812573697632056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/petir.html' title='Petir'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-911568265069700725</id><published>2010-01-07T20:06:00.000+07:00</published><updated>2010-01-07T20:07:02.274+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bare Conductor'/><title type='text'>Bare Conductor</title><content type='html'>&lt;a title="View Bare Conductor on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/24898372/Bare-Conductor" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Bare Conductor&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_62790490785970" name="doc_62790490785970" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24898372&amp;access_key=key-hmevwgq24a2cfy6xlxt&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24898372&amp;access_key=key-hmevwgq24a2cfy6xlxt&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_62790490785970_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-911568265069700725?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/911568265069700725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/bare-conductor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/911568265069700725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/911568265069700725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2010/01/bare-conductor.html' title='Bare Conductor'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1492139601336626937</id><published>2009-12-31T18:19:00.000+07:00</published><updated>2009-12-31T18:24:02.936+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a title="View New Wash Formula 30 Kg on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/24648446/New-Wash-Formula-30-Kg" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;New Wash Formula 30 Kg&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_129029230589784" name="doc_129029230589784" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24648446&amp;access_key=key-kuhqjf8cvcvr5hkr1qy&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24648446&amp;access_key=key-kuhqjf8cvcvr5hkr1qy&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_129029230589784_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1492139601336626937?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1492139601336626937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/new-wash-formula-30-kg.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1492139601336626937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1492139601336626937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/new-wash-formula-30-kg.html' title=''/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4484075192456473254</id><published>2009-12-26T17:38:00.003+07:00</published><updated>2009-12-26T17:45:59.961+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fenomena Elektrostatis dan Tegangan Listrik'/><title type='text'>Fenomena Elektrostatis dan Tegangan Listrik</title><content type='html'>Muatan listrik adalah salah satu sifat dasar dari partikel elementer tertentu. Terdapat dua jenis muatan, muatan positif dan muatan negatif. Muatan positif pada bahan dibawa oleh proton, sedangkan muatan negatif oleh elektron. Muatan yang bertanda sama saling tolak menolak, muatan dengan tanda berbeda saling tarik menarik seperti dalam gambar-1.1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satuan muatan ”Coulomb (C)”, muatan proton adalah +1,6 x 10E-19C, sedangkan muatan elektron -1,6x 10E-19C. Prinsip kekekalan menjadikan muatan selalu konstan. Bila suatu benda diubah menjadi energi, sejumlah muatan positif dan negatif yang sama akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=gambar11dan12.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/gambar11dan12.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1.1 Sifat muatan listrik dan gambar 1.2 Fenomena elektrostatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatang plastik digosokkan pada kain beberapa saat. Dekatkan batang plastik pada potongan kertas kecil. Yang terjadi potongan kertas kecil akan menempel ke batang plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian diatas menunjukkan fenomena muatan elektrostatis, dimana batang plastik bermuatan positif menarik potongan kertas yang bermuatan negatif. Dua benda yang muatannya berbeda akan saling tarik menarik satu dengan lainnya. Batang plastik digantung bebas dengan benang, batang.........&lt;span class="fullpost"&gt; plastik lainnya digosokkan dengan bulu binatang dan dekatkan ke batang plastik tergantung (gambar-1.3), yang terjadi kedua batang benda saling tolak menolak. Artinya kedua batang plastik memiliki muatan yang sama dan saling tolak menolak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=gambar13dan14.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/gambar13dan14.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1.3 dan 1.4 Fenomena muatan listrik antar dua benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batang plastik digantung bebas dengan benang. Batang kaca digosokkan dengan kain sutra dan dekatkan ke batang plastik tergantung (gambar 1.4). Yang terjadi kedua batang benda saling tarik menarik. Artinya batang plastik dan batang gelas memiliki muatan yang berbeda dan saling tarik menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan muatan listrik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q = n.e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q Muatan listrik (Coulomb)&lt;br /&gt;n Jumlah elektron&lt;br /&gt;e Muatan elektro -1,6 x 10E-19C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Muatan listrik -1C, hitung jumlah elektron didalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q = n.e&lt;br /&gt;n Q e= -1/-1,6. 10E-19 = 6,25. 10E18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu Coulomb adalah total muatan yang mengandung 6,25. 10E18 elektron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena elektrostatis ada disekitar kita, muatan listrik memiliki muatan positip dan muatan negatif. Muatan positip dibawa oleh proton, dan muatan negatif dibawa oleh elektro. Satuan muatan ”coulomb (C)”, muatan proton +1,6 x 10E-19C, sedangkan muatan elektron -1,6x 10E-19C. Muatan yang bertanda sama saling tolak menolak, muatan bertanda berbeda saling tarik menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. Generator Elektrostatis Van de Graf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert J Van de Graf menciptakan alat generator elektrostatis (lihat gambar 1.5) Prinsip kerjanya ada dua roda poly yang dipasang sebuah sabuk non-konduktor. Roda poly atas diberikan selubung yang bisa menghasilkan muatan positif. Roda poly diputar searah jarum jam sehingga sabuk bergerak. Sabuk akan menyentuh konduktor runcing, muatan elektrostatis positif akan berkumpul dibola bulat bagian kiri. Logam bulat bermuatan positif dan selubung yang bermuatan negatif akan muncul garis medan elektrostatis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=gambar15GeneratorVandeGraff.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/gambar15GeneratorVandeGraff.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1.5 Generator elektrostatis Van de Graff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Tegangan Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegangan atau beda potensial antara dua titik, adalah usaha yang dibutuhkan untuk membawa muatan satu coulomb dari satu titik ke titik lainnya.&lt;br /&gt;sepert i digambarkan dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=gambar16modelvisualtegangan.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/gambar16modelvisualtegangan.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gambar 1.6 model visual tegangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Dua bola yang bermuatan positif dan bermuatan negatif, karena muatan keduanya sangat lemah dimana beda potensial antara keduanya mendekati nol, maka kedua bola tidak terjadi interaksi, kedua bola hanya diam saja (gambar 1.6a).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Dua buah bola yang masing-masing bermuatan positif, dan negatif. Dengan muatan berbeda kedua bola akan saling tarik menarik. Untuk memisahkan kedua bola, diperlukan usaha F1 (gambar 1.6b).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kejadian dua buah bola bermuatan positif dan negatif, dipisahkan jaraknya dua kali jarak pada contoh no.2, untuk itu diperlukan usaha F2 sebesar 2.F1 (gambar 1.6c).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ada empat bola, satu bola visual tegangan bermuatan positif dan satu bola bermuatan negatif, dua bola lainnya tidak bermuatan. Jika dipisahkan seperti contoh no.3, diperlukan usaha F2 sebesar 2.F1 (gambar 1.6d).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan tegangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U = W/Q [U] = Nm/C = VAs/As = V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana;&lt;br /&gt;U =Tegangan (V)&lt;br /&gt;W = Usaha (Nm, Joule)&lt;br /&gt;Q = Muatan (C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu Volt adalah beda potensial antara dua titik pada saat melakukan usaha sebesar satu joule untuk memindahkan muatan listrik sebesar satu coulomb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Jika diperlukan usaha 50 Joule untuk setiap memindahkan muatan&lt;br /&gt;sebesar 10 Coulomb. Hitung tegangan yang ditimbulkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U = W/Q = 50Joule/10Coulomb = 5 V &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dunia-listrik.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4484075192456473254?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4484075192456473254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/fenomena-elektrostatis-dan-tegangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4484075192456473254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4484075192456473254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/fenomena-elektrostatis-dan-tegangan.html' title='Fenomena Elektrostatis dan Tegangan Listrik'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-2517006094125571283</id><published>2009-12-26T17:06:00.002+07:00</published><updated>2009-12-26T17:31:23.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetesan Komponen Sistem Pengapian'/><title type='text'>Pengetesan Komponen Sistem Pengapian</title><content type='html'>Pengecekan Lilitan Primer&lt;br /&gt;Pemeriksaan resistensi harus dilakukan utnuk mengetes lilitan primeir. Untuk mengetes lilitan primeir, baca ohm meter dengan menggunakan AVO METER, hubungkan pada kedua terminal primeir, dan bacaannya secara akurat dicatat Bacaan tersebut harus cocok dengan spesifikasi pabrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Koil 12V – 2,5 sampai 3 Ohm&lt;br /&gt;Koil Ballast – 1,5 sampai 2 Ohm&lt;br /&gt;Koil Hei – 0,8 sampai 1 Ohm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-5.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-5.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan yang benar akan menunjukkan bahwa baik rangkaian dan faktanya tidak ada yang korslet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Coil Lilitan Sekunder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk mengetes lilitan sekunder maka test resistansi harus dilakukan pada lilitan sekunder. Ohmmeter (Diatur pada salah satu rentang yang tinggi) dihubungkan diantara outlet tegangan tinggi dan salah satu dari.....&lt;span class="fullpost"&gt; terminal primer. Pabrik menentukan rentang resistansi dimana nilai sekundernya berada pengaturan umum dari nilai-nilai tersebut berada diantara 9.000 dan 12.000 ohm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-6.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-6.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan yang benar pada rentang yang telah ditetapkan akan menunjukkan baik rangkaian yang lengkap dengan hubungan yang baik pada lilitan primer, maupun lilitan-lilitan tidak korslet bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pengecekan Massa Isolasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk mengecek kesalahan pemassaan satu seri test lamp (lampu pengetes) dihubungkan diantara satu dari terminal primer dan wadah logam coil. Lampunya tidak boleh menyala. Bila menyala, coilnya rusak dan harus diganti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-7.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-7.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *   Pengujian Output&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Test out put scunder harus juga diterapkan pada coil menghubungkannya pada mesin pengetes yang dapat menghasilkan arus yang terganggu. Dengan menghubungkan outlet tegangan tinggi koil ke celah percikan bunga api yang berubah-ubah, ‘ukuran’ maksimum percikan bunga api (atau enerji yang tersedia) yang dapat diproduksi, dapat diukur. Hal tersebut harus dibandingkan dengan coil yang baru, lebih kurang 13 mm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-8.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-8.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Pengujian ini harus dilakukan pada temperatur kerja koil.&lt;br /&gt;Catatan penting: Alat uji coil pengapian berdaya tinggi.&lt;br /&gt;Alat uji output coil pengapian tidak boleh digunakan untuk menguji coil pengapian yang berenerji tinggi yang dirancang untuk system pengapian elektronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.2. Kondensor Pengapian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga pengujian yang harus dilakukan terhadap kondensor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kebocoran, untuk memastikan arus tidak bocor melalui bahan penyekat dielektrik.&lt;br /&gt;    * Kapasitas, untuk memeriksa keadaan plat untuk memastikan kondensor mempunyai kapasitas untuk menyimpan semua enerji listrik.&lt;br /&gt;    * Resistansi seri, untuk memeriksa sambungan kabel kondensor ke plat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-9.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-9.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat ukur condensor otomotif harus digunakan sesuai dengan kondisi aslinya, menyediakan tegangan dan siklus pengisian yang mensimulasikan kerjanya pada engine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.3. Kontak Point&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak point pengapian memerlukan perawatan yang tinggi dan penting dalam system pengapian, jika ada keragu-raguan pada kontak point segeralah ganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Periksa permukaan kontak point, warna abu-abu menujukkan pemakaian normal, permukaan yang berwarna biru tua terbakar menunjukka salah satu dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * celah terlalu kecil.&lt;br /&gt;    * Kondensor rusak&lt;br /&gt;    * Lilitan koil rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemeriksaan lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kekuatan pegas.&lt;br /&gt;    * Kabel listrik dan sambungan.&lt;br /&gt;    * Celah kontak point.&lt;br /&gt;    * Keausan poros cam distriburtor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.4. Ballast Resistor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ballast resistor diperiksa dengan menggunakan ohmmeter, dua kali yaitu saat engine masih dingin dan pada temperatur kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-91.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-91.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan spesifikasi pabrik saat menguji keterpakaian ballast resistor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.5. Kabel Tegangan Tinggi dan Tutup Distributor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistansi kabel tegangan tinggi dan tutup distributor diperiksa dengan menggunakan ohmmeter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-92.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-92.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rentang nilai resistansi kabel tegangan tinggi biasanya berkisar antara 10 – 25 K ohm, tergantung panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabel yang diidentifikasi mempunyai resitansi tinggi harus dilepas dari distributor. Terminalnya harus dilepas, periksa dan uji kembali jika terdapat permasalahan karat. Tutup distributor harus diperiksa secara visual untuk mengetahui keretakan, terminal yang berkarat atau rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. 6. Kapasitor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguji kapasitor harus digunakan untuk menentukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kapasitas kapasitor&lt;br /&gt;    * Resistansi atau kebocoran insulator&lt;br /&gt;    * Resistansi seri&lt;br /&gt;    * Hubungan singkat atau ke massa&lt;br /&gt;    * Hubungan singkat internal rangkaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengecek kapasitor dengan pengujian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hubungkan salah satu kabel alat uji ke kabel kapasitor&lt;br /&gt;    * Hubungkan ujung lainnya ke badan kapasitor.&lt;br /&gt;    * Hidupkan alat uji.&lt;br /&gt;    * Putar tombol penguji ke arah ‘ capacity’&lt;br /&gt;    * Perhatikan pembacaan alat ukur dan bandingkan dengan spesififkasi pabrik.&lt;br /&gt;    * Putar tombol penguji ke arah ‘leakage’.&lt;br /&gt;    * Perhatikan pembacaan alat ukur. Penunjukan jarum harus di luar garis merah.&lt;br /&gt;    * Putar tombol penguji ke arah ‘series resistance’.&lt;br /&gt;    * Perhatikan pembacaan alat ukur. Penunjukan jarum harus di dalam garis merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan singkat ke massa atau hubungan singkat di dalam rangkaian akan terdeteksi dengan salah satu pengujian  ini.   Kapasitor dapat diuji dengan menggunakan alat uji osiloskop. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=sistempengapian-93.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/sistempengapian-93.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.7. Pembangkit PulsaUntuk mengetest pembangkit pulsa pada distributor pengapian elektronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Gunakan ohmmeter dan aturlah pada rentang terrendah.&lt;br /&gt;    * Masukkan setiap kabel ke kabel tegangan tinggi dari pembangkit pulsa.&lt;br /&gt;    * Periksa pembacaan meter dan bandingkan dengan spesifikasi pabrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=93.png" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/93.png" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GambarModul Pengendali Pengapian Elektronik Karena tidak ada cara yang umum dalam pemeriksaan kotak pemicu, disarankan mengikuti petunjuk yang dijelaskan oleh pabrik. Instrumen pengujian yang digunakan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ohmmeter.&lt;br /&gt;    * Voltmeter.&lt;br /&gt;    * Pada beberapa kasus, baterai kering 1,5 V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-2517006094125571283?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/2517006094125571283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/pengetesan-komponen-sistem-pengapian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2517006094125571283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/2517006094125571283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/pengetesan-komponen-sistem-pengapian.html' title='Pengetesan Komponen Sistem Pengapian'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-4801995939444407975</id><published>2009-12-22T20:09:00.002+07:00</published><updated>2009-12-22T20:25:10.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='animasi electrical'/><title type='text'>animasi electrical</title><content type='html'>&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=pwswitch-06.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/pwswitch-06.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=JAMO_0-33Wi10Abig.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/JAMO_0-33Wi10Abig.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=animation_3phase_motor_fast.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/animation_3phase_motor_fast.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=Simpel-3-faset-generator.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/Simpel-3-faset-generator.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=hem-powerstation-animating.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/hem-powerstation-animating.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=ThermalFlash.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/ThermalFlash.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=ElectricalFlash.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/ElectricalFlash.gif" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-4801995939444407975?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/4801995939444407975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/animasi-electrical.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4801995939444407975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/4801995939444407975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/animasi-electrical.html' title='animasi electrical'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1724106490438424255</id><published>2009-12-22T19:18:00.002+07:00</published><updated>2009-12-22T19:31:37.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Water Level Sensor Circuit'/><title type='text'>Water Level Sensor Circuit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC8FH8TwGI/AAAAAAAABU8/QIqIhQTug4U/s1600-h/109233_2mg.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC8FH8TwGI/AAAAAAAABU8/QIqIhQTug4U/s320/109233_2mg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418037147944075362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC8EectCBI/AAAAAAAABU0/D3whBb236CM/s1600-h/7191649-0-display.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC8EectCBI/AAAAAAAABU0/D3whBb236CM/s320/7191649-0-display.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418037136805660690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC5gRCMAsI/AAAAAAAABUs/Xrqaors_qSM/s1600-h/circuit-water-level-sensor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC5gRCMAsI/AAAAAAAABUs/Xrqaors_qSM/s320/circuit-water-level-sensor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418034315706237634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Skema Diagram untuk Water Level Sensor Circuit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1 menunjukkan sebuah rangkaian untuk merasakan tingkat air di dalam tangki dan menyalakan atau mematikan pompa air yang sesuai. Komponen utama dari rangkaian tersebut adalah CD-4011 Quad NAND gerbang, tiga gerbang yang digunakan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1 (gerbang G1, G2, dan G3). G1 dikonfigurasi sebagai inverter (kedua input korsleting), sedangkan G2 dan G3 membentuk sebuah RS flip-flop. Tingkat sensor hanya tembaga atau kawat baja stainless.&lt;br /&gt;Ketika tidak ada air di dalam tangki, sensor picu mengambang dan masukan untuk G1 ditarik 'tinggi' oleh mereka pull-up resistor, menyebabkan output G1 akan 'rendah'. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan output G2 akan tinggi, menyalakan Q1 yang memberi energi pada relay yang kekuasaan atas pompa air. Pada titik ini, kedua G3 masukan-masukan yang tinggi, sehingga output yang rendah.&lt;br /&gt;Air di dalam tangki meningkat hingga mencapai memicu sensor, yang 'alasan' G1 input, menyebabkan output G1 pergi 'tinggi'. Hal ini tidak mempengaruhi output G2, meskipun, karena G2 masukan lain (yang datang dari G3) masih 'rendah'. Dengan demikian, pada titik ini, pompa air terus mengisi tangki dengan air.&lt;br /&gt;Ketika tingkat air mencapai ambang batas sensor, G3's pin 9 input ditarik 'rendah', menyebabkan output dari G3 untuk pergi 'tinggi'. Ini berarti bahwa kedua G2's input sekarang 'tinggi', menyebabkan output G2 pergi 'rendah'. Q1 mematikan ini, de-energi relay dan mematikan pompa air.Ketika tingkat air berjalan di bawah memicu sensor, input G1 ditarik 'tinggi' lagi, menyebabkan output G1 pergi 'rendah'. Ini menyalakan pompa air dan siklus dimulai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1724106490438424255?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1724106490438424255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/water-level-sensor-circuit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1724106490438424255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1724106490438424255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/water-level-sensor-circuit.html' title='Water Level Sensor Circuit'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/SzC8FH8TwGI/AAAAAAAABU8/QIqIhQTug4U/s72-c/109233_2mg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8812497724106241109</id><published>2009-12-21T18:44:00.004+07:00</published><updated>2009-12-21T18:48:31.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri'/><title type='text'>Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri</title><content type='html'>Perkembangan  industri dewasa ini, khususnya dunia industri  di negara kita, berjalan  amat pesat seiring dengan  meluasnya  jenis produk-produk industri, mulai dari apa yang digolongkan sebagai industri hulu sampai dengan industri hilir. Kompleksitas  pengolahan bahan mentah menjadi bahan baku,  yang berproses baik secara fisika maupun secara kimia, telah memacu  manusia untuk  selalu meningkatkan  dan memperbaiki  unjuk  kerja  sistem  yang mendukung  proses tersebut, agar semakin produktif dan  efisien.  Salah satu yang menjadi perhatian utama dalam hal ini ialah penggunaan  sistem pengendalian proses industri (sistem kontrol industri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  era  industri  modern, sistem  kontrol  proses  industri biasanya merujuk pada otomatisasi sistem kontrol yang digunakan.  Sistem kontrol  industri  dimana peranan manusia masih amat dominan  (misalnya dalam  merespon besaran-besaran proses yang diukur oleh  sistem  kontrol tersebut dengan serangkaian langkah berupa pengaturan panel dan  saklar-saklar  yang  relevan) telah banyak digeser dan digantikan  oleh  sistem kontrol  otomatis.  Sebabnya jelas  mengacu  pada faktor-faktor  yang  mempengaruhi  efisiensi   dan produktivitas  industri  itu sendiri, misalnya faktor human  error  dan tingkat keunggulan yang ditawarkan sistem kontrol tersebut. Salah  satu  sistem kontrol yang amat luas  pemakaiannya  ialah Programmable  Logic  Controller (PLC). Penerapannya  meliputi  berbagai jenis industri mulai dari industri rokok, otomotif, petrokimia, kertas, bahkan  sampai  pada industri tambang,  misalnya   pada pengendalian  turbin  gas  dan  unit industri lanjutan hasil  pertambangan.  Kemudahan transisi  dari sistem kontrol sebelumnya (misalnya dari  sistem  kontrol berbasis relay mekanis) dan kemudahan trouble-shooting dalam konfigurasi sistem merupakan dua faktor utama yang mendorong populernya PLC ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini mecoba memberikan gambaran ringkas tentang PLC ini dari sudut pandang piranti penyusunnya.&lt;br /&gt;Apakah Sebenarnya PLC itu?.............&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;NEMA   (The  National  electrical  Manufacturers   Association) mendefinisikan  PLC sebagai  piranti elektronika   digital   yang menggunakan memori yang bisa diprogram sebagai penyimpan internal  dari sekumpulan instruksi dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi  tertentu, seperti  logika,  sekuensial, pewaktuan,  perhitungan,  dan aritmetika, untuk  mengendalikan berbagai jenis mesin ataupun proses melalui  modul I/O digital dan atau analog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLC merupakan sistem yang dapat memanipulasi, mengeksekusi, dan atau memonitor keadaan proses pada laju yang amat cepat,  dengan dasar  data yang bisa diprogram  dalam  sistem  berbasis mikroprosesor  integral. PLC menerima masukan dan menghasilkan  keluaran sinyal-sinyal listrik untuk mengendalikan suatu sistem. Dengan  demikian besaran-besaran fisika dan kimia yang dikendalikan, sebelum diolah  oleh PLC, akan diubah menjadi sinyal listrik baik analog maupun digital,yang merupakan data dasarnya.. Karakter  proses yang dikendalikan oleh PLC  sendiri  merupakan proses yang sifatnya bertahap, yakni proses itu berjalan  urut untuk mencapai kondisi akhir yang diharapkan. Dengan kata lain proses  itu terdiri beberapa subproses, dimana subproses  tertentu  akan berjalan sesudah  subproses  sebelumnya  terjadi.  Istilah umum  yang digunakan  untuk proses yang berwatak demikian ialah  proses sekuensial (sequential process). Sebagai perbandingan, sistem kontrol yang  populer selain PLC, misalnya Distributed Control System (DCS), mampu  menangani proses-proses yang  bersifat sekuensial dan juga  kontinyu  (continuous process) serta mencakup loop kendali yang relatif banyak.&lt;br /&gt;Piranti Penyususnan PLC&lt;br /&gt;PLC  yang  diproduksi oleh berbagai perusahaan  sistem  kontrol terkemuka saat ini biasanya mempunyai ciri-ciri sendiri yang  menawarkan keunggulan  sistemnya, baik  dari segi  aplikasi (perangkat  tambahan) maupun modul utama sistemnya. Meskipun demikian pada umumnya setiap PLC (sebagaimana komputer pribadi Anda yang cenderung mengalami standarisasi dan kompatibel satu sama lain) mengandung empat bagian (piranti) berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Modul Catu daya.&lt;br /&gt;   2. Modul CPU.&lt;br /&gt;   3. Modul Perangkat Lunak.&lt;br /&gt;   4. Modul I/O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sy9fwFqDXfI/AAAAAAAABUc/hk17KaSTrwo/s1600-h/inst11b.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sy9fwFqDXfI/AAAAAAAABUc/hk17KaSTrwo/s320/inst11b.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417654156506914290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Interaksi antar modul dalam PLC Trisen TS3000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modul Catu Daya (Power Supply: PS)&lt;br /&gt;PS  memberikan tegangan DC ke berbagai modul PLC  lainnya  selain modul tambahan dengan kemampuan arus total sekitar  20A  sampai  50A, yang sama dengan battery lithium integral (yang digunakan  sebagai  memory backup). Seandainya PS ini gagal atau tegangan bolak balik masukannya turun dari  nilai spesifiknya,  isi memori akan  tetap terjaga.  PLC  buatan Triconex, USA, yakni Trisen TS3000 bahkan mempunyai double power  supply yang berarti apabila satu PS-nya gagal, PS kedua otomatis akan  mengambil alih fungsi catu daya sistem.&lt;br /&gt;Modul CPU&lt;br /&gt;Modul CPU yang disebut juga modul kontroler atau prosesor  terdiri dari dua bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1. Prosesor&lt;br /&gt;         2. Memori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Prosesor berfungsi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          o mengoperasikan dan mengkomunikasikan modul-modul PLC melalui bus-bus serial atau paralel yang ada.&lt;br /&gt;          o Mengeksekusi program kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memori, yang berfungsi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          o Menyimpan informasi digital yang bisa diubah dan  berbentuk  tabel  data, register citra, atau RLL (Relay  Ladder  Logic),  yang merupakan program pengendali proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada PLC tertentu kadang kita jumpai pula beberapa prosesor sekaligus dalam satu modul, yang ditujukan untuk mendukung keandalan sistem. Beberapa prosesor tersebut bekerja sama dengan suatu prosedur tertentu untuk meningkatkan kinerja pengendalian. Contoh PLC jenis ini ialah Trisen TS3000 mempunyai tiga buah prosesor dengan sistem yang disebut Tripple Redundancy Modular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapasitas memori pada PLC juga bervariasi. Trisen  TS3000, misalnya, mempunyai memori 384 Kbyte (SRAM)  untuk program pengguna dan 256 Kbyte (EPROM) untuk sistem operasinya.  Simatic S5  buatan Siemens mempunyai memori EPROM 16Kbyte dan RAM 8 Kbyte.  PLC  FA-3S  Series mempunyai memori total sekitar 16 Kbyte. Kapasitas memori ini tergantung penggunaannya dan seberapa jauh Anda sebagai  mengoptimalisasikan  ruang  memori  PLC yang Anda miliki,  yang  berarti pula tergantung seberapa banyak lokasi yang diperlukan program kontrol  untuk mengendalikan  plant tertentu. Program kontrol untuk  pengaliran bahan bakar dalam turbin gas tentu membutuhkan lokasi memori yang lebih banyak dibandingkan  dengan program kontrol untuk menggerakkan putaran  mekanik robot pemasang  bodi mobil pada industri otomotif. Suatu modul memori tambahan  bisa juga diberikan ke sistem utama apabila  kebutuhan memori memang meningkat.&lt;br /&gt;Modul Program Perangkat Lunak&lt;br /&gt;PLC  mengenal  berbagai  macam  perangkat  lunak,  termasuk  State Language, SFC, dan bahkan C. Yang paling populer digunakan ialah RLL  (Relay   Ladder Logic). Semua  bahasa  pemrograman   tersebut   dibuat berdasarkan  proses sekuensial yang terjadi dalam plant  (sistem  yang dikendalikan). Semua instruksi dalam program akan dieksekusi oleh  modul CPU, dan penulisan program itu bisa dilakukan pada keadan on line maupun off line.  Jadi  PLC  dapat  bisa  ditulisi program kontrol  pada  saat  ia mengendalikan   proses  tanpa  mengganggu pengendalian yang   sedang dilakukan. Eksekusi perangkat lunak tidak akan mempengaruhi operasi I/O yang tengah berlangsung.&lt;br /&gt;Modul I/O&lt;br /&gt;Modul I/O merupakan modul masukan dan modul keluaran yang bertugas mengatur hubungan PLC dengan piranti eksternal atau periferal yang  bisa berupa  suatu komputer host, saklar-saklar, unit penggerak  motor,  dan berbagai macam sumber sinyal yang terdapat dalam plant.&lt;br /&gt;1. Modul masukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Modul masukan berfungsi untuk menerima sinyal dari unit pengindera periferal, dan memberikan pengaturan sinyal, terminasi, isolasi,  maupun indikator  keadaan sinyal masukan. Sinyal-sinyal dari piranti  periferal akan di-scan dan keadaannya akan dikomunikasikan melalui modul antarmuka dalam PLC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Beberapa jenis modul masukan di antaranya:&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;            - Tegangan  masukan  DC (110, 220, 14, 24, 48, 15-30V)  atau  arus C(4-20mA).&lt;br /&gt;            - Tegangan AC ((110, 240, 24, 48V) atau arus AC (4-20mA).&lt;br /&gt;            - Masukan TTL (3-15V).&lt;br /&gt;            - Masukan analog (12 bit).&lt;br /&gt;            - Masukan word (16-bit/paralel).&lt;br /&gt;            - Masukan termokopel.&lt;br /&gt;            - Detektor suhu resistansi (RTD).&lt;br /&gt;            - Relay arus tinggi.&lt;br /&gt;            - Relay arus rendah.&lt;br /&gt;            - Masukan latching (24VDC/110VAC).&lt;br /&gt;            - Masukan terisolasi (24VDC/85-132VAC).&lt;br /&gt;            - Masukan cerdas (mengandung mikroprosesor).&lt;br /&gt;            - Masukan pemosisian (positioning).&lt;br /&gt;            - Masukan PID (proporsional, turunan, dan integral).&lt;br /&gt;            - Pulsa kecepatan tinggi.&lt;br /&gt;            - Dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Modul keluaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Modul keluaran mengaktivasi berbagai macam piranti seperti  aktuator  hidrolik, pneumatik, solenoid, starter motor,  dan  tampilan status  titik-titik periferal yang terhubung dalam sistem.  Fungsi modul  keluaran lainnya mencakup conditioning, terminasi dan  juga pengisolasian  sinyal-sinyal yang ada. Proses aktivasi  itu  tentu saja dilakukan dengan pengiriman sinyal-sinyal diskret dan  analog yang relevan, berdasarkan watak PLC sendiri yang merupakan piranti digital. Beberapa modul keluaran yang lazim saat ini di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            - Tegangan DC (24, 48, 110V) atau arus DC (4-20mA&lt;br /&gt;            - Tegangan AC (110, 240V) atau arus AC (4-20mA).&lt;br /&gt;            - Keluaran analog (12-bit).&lt;br /&gt;            - Keluaran word (16-bit/paralel)&lt;br /&gt;            - Keluaran cerdas.&lt;br /&gt;            - Keluaran ASCII.&lt;br /&gt;            - Port komunikasi ganda.&lt;br /&gt;              Dengan berbagai modul di atas PLC bekerja mengendalikan berbagai plant yang kita miliki. Mengingat sinyal-sinyal yang ditanganinya bervariasi dan merupakan informasi yang memerlukan pemrosesan saat itu juga, maka sistem yang kita miliki tentu memiliki perangkat pendukung yang mampu mengolah secara real time dan bersifat multi tasking,. Anda bayangkan bahwa pada suatu unit pembangkit tenaga listrik misalnya, PLC Anda harus bekerja 24 jam untuk mengukur suhu buang dan kecepatan turbin, dan kemudian mengatur bukaan katup yang menentukan aliran bahan bakar berdasarkan informasi suhu buang dan kecepatan di atas., agar didapatkan putaran generator yang diinginkan! Pada saat yang sama sistem pelumasan turbin dan sistem alarm harus bekerja baik baik di bawah pengendalian PLC! Suatu piranti sistem operasi dan komunikasi data yang andal tentu harus kita gunakan. Teknologi cabling, pemanfaatan serat optik, sistem operasi berbasis real time dan multi tasking semacam Unix, dan fasilitas ekspansi yang memadai untuk jaringan komputer merupakan hal yang lazim dalam instalasi PLC saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Robert B. Hee, A.A.S., Knowing the Basics of PLCs-Part 1, EC &amp;M Magazine, October 1995&lt;br /&gt;   2. TS3000 Planning &amp; Installation Guide , March 1988&lt;br /&gt;   3. T. senbun, F. Hanabuchi, Instrumentation System, Fundamentals and Applications, Yokogawa electric Corp. Tokyo 1991.&lt;br /&gt;   4. Sumber-sumber lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: N.A. Widyanahar&lt;br /&gt;widyan@mailcity.com&lt;br /&gt;Elektronika dan Instrumentasi FMIPA UGM Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8812497724106241109?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8812497724106241109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/perkembangan-industri-dewasa-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8812497724106241109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8812497724106241109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/perkembangan-industri-dewasa-ini.html' title='Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sy9fwFqDXfI/AAAAAAAABUc/hk17KaSTrwo/s72-c/inst11b.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-7821777757000516801</id><published>2009-12-14T18:12:00.001+07:00</published><updated>2009-12-14T18:16:06.656+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pemilihan katup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=solenoid_valve_lar.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/solenoid_valve_lar.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kondisi layanan berikut harus dipertimbangkan sebelum&lt;br /&gt;menentukan atau memilih sebuah katup:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jenis cair, uap, atau gas&lt;br /&gt;• Apakah benar fluida atau apakah itu mengandung zat padat?&lt;br /&gt;• Apakah tetap menjadi cair sepanjang aliran atau apakah itu menguap?&lt;br /&gt;• Apakah korosif atau yg menyebabkan longsor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tekanan dan temperatur&lt;br /&gt;• Apakah ini bervariasi dalam sistem?&lt;br /&gt;• Apakah kasus terburuk (nilai maksimum atau minimum) harus dipertimbangkan dalam memilih bahan katup yang benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Arus pertimbangan&lt;br /&gt;• Apakah penurunan tekanan kritis?&lt;br /&gt;• Apakah desain katup maksimum dipilih untuk dipakai?......&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;• Apakah katup yang akan digunakan untuk shutoff sederhana atau untuk aliran throttling?&lt;br /&gt;• Apakah katup diperlukan untuk mencegah arus balik?&lt;br /&gt;• Apakah katup yang akan digunakan untuk mengarahkan (pencampuran atau pengalihan) aliran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Frekuensi operasi&lt;br /&gt;• Apakah akan dioperasikan katup sering?&lt;br /&gt;• Apakah biasanya katup jarang terbuka dengan operasi?&lt;br /&gt;• Apakah operasi menjadi manual atau otomatis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=3V1-06.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/3V1-06.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Body Tinjauan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian terhadap katup mendefinisikan hubungan tekanan-temperatur di mana katup yang dapat dioperasikan. Katup produsen bertanggung jawab untuk menentukan peringkat katup. ASME&lt;br /&gt;Standar B16.34, Valves-flens, Threaded, dan Welding Akhir,&lt;br /&gt;harus berkonsultasi, dan kelas tekanan katup harus diidentifikasi.&lt;br /&gt;Tekanan inlet peringkat pada umumnya dinyatakan dalam bentuk&lt;br /&gt;ANSI / ASME peringkat kelas dan range dari ANSI Class 150 melalui&lt;br /&gt;2500, tergantung pada gaya, ukuran, dan bahan-bahan konstruksi,&lt;br /&gt;termasuk bahan kursi. Katup kontrol otomatis biasanya baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Standar ASME B16.34 persyaratan untuk katup dibuat&lt;br /&gt;dari forgings, coran, piring, bar saham dan bentuk, dan tubular&lt;br /&gt;produk. Standar ini mengidentifikasi bahan-bahan yang dapat diterima&lt;br /&gt;katup dapat dibangun. Katup yang tepat dalam memilih bahan, yang&lt;br /&gt;tubuh-topi katup bahan harus dipilih terlebih dahulu kemudian&lt;br /&gt;katup plug dan kursi langsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor lain yang mengatur pemilihan bahan baku meliputi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tekanan-suhu pemberian peringkat&lt;br /&gt;• Korosi-persyaratan perlawanan&lt;br /&gt;• Thermal shock&lt;br /&gt;• Piping stres&lt;br /&gt;• Api bahaya&lt;br /&gt;Jenis bahan biasanya tersedia, termasuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Karbon baja&lt;br /&gt;• ulet besi&lt;br /&gt;• Cast iron&lt;br /&gt;• Stainless steel&lt;br /&gt;• Kuningan&lt;br /&gt;• Perunggu&lt;br /&gt;• Polivinil klorida (PVC) plastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh. Bahan tubuh katup kecil biasanya kuningan,&lt;br /&gt;perunggu, atau ditempa baja dan katup yang lebih besar, cast iron, cast ulet&lt;br /&gt;besi, atau buanglah baja sebagaimana yang dipersyaratkan dalam tekanan dan pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kursi. Katup mesin kursi dapat terpadu dari tubuh materi, tekan-dipasang, atau berulir (removable). Kursi dari bahan yang berbeda dapat dipilih untuk memenuhi persyaratan aplikasi yang sulit. Kursi katup dan katup disk plug atau kadang-kadang disebut sebagai katup trim dan biasanya terbuat dari bahan yang sama yang dipilih untuk memenuhi persyaratan layanan. Yang ramping Namun, biasanya dari bahan yang berbeda dari tubuh katup. Komposisi diganti disk digunakan bersama dengan steker di beberapa desain untuk memberikan cukup dekat-off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=3V1-06-4F.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/3V1-06-4F.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksimum yang dibolehkan untuk peringkat kebocoran katup kontrol kursi yang ditetapkan di Kontrol Cairan Institute (FCI) Standar 70-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batang. Batang katup bahan harus dipilih untuk memenuhi persyaratan layanan. Stainless steel yang umumnya digunakan untuk sebagian besar aplikasi HVAC, dan perunggu yang umum digunakan dalam konstruksi katup bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batang kemasan dan Gaskets. Kemasan batang katup mengalami memakai konstan karena gerakan batang katup dan baik&lt;br /&gt;kemasan dan gasket tubuh yang terkena tekanan dan variasi tekanan fluida kontrol. Produsen dapat memasok bahan rekomendasi mengenai dan pelumas cairan khusus&lt;br /&gt;suhu dan tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koefisien Aliran dan Tekanan Drop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalir melalui perangkat apapun hasil dalam beberapa kehilangan tekanan. Beberapa&lt;br /&gt;faktor yang mempengaruhi kehilangan tekanan di katup termasuk perubahan dalam penampang dan bentuk jalur aliran, hambatan dalam aliran&lt;br /&gt;jalan, dan perubahan arah jalur aliran. Untuk sebagian besar aplikasi, penurunan tekanan bervariasi sebagai kuadrat dari aliran ketika beroperasi di rentang aliran turbulen. Untuk memeriksa katup, hubungan ini benar hanya jika aliran memegang katup dalam posisi terbuka penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kemudahan dalam memilih katup, terutama katup kontrol, katup mengungkapkan kapasitas pabrik sebagai fungsi dari koefisien aliran Cv. Dengan definisi di Amerika Serikat, Cv adalah aliran air di galon per menit (pada 60 ° F) yang menyebabkan penurunan tekanan sebesar 1 psi melintasi katup terbuka penuh. Produsen dapat juga memberikan koefisien katup pada penurunan tekanan lain. Koefisien aliran hanya berlaku untuk air. Ketika memilih sebuah katup untuk mengontrol cairan lain, pastikan untuk menjelaskan perbedaan kekentalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-7821777757000516801?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/7821777757000516801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/pemilihan-katup-kondisi-layanan-berikut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7821777757000516801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/7821777757000516801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/pemilihan-katup-kondisi-layanan-berikut.html' title=''/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-8383158504605036067</id><published>2009-12-13T19:06:00.002+07:00</published><updated>2009-12-13T19:12:53.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PLC (Programmable Logic Controller)'/><title type='text'>PLC (Programmable Logic Controller)</title><content type='html'>&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=PLC_1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/PLC_1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLCThe Omron PLC telah datang jauh dari pengembangan pada tahun tujuh puluhan, sementara kecepatan mereka tidak akan pernah cocok bahwa dari PC tapi yang menginginkan 3GHz PLC, keandalan keseluruhan, kustomisasi dan kemampuan untuk bekerja di bawah hampir semua kondisi di seluruh dunia membuat PLC-satunya pilihan ketika kontrol proses diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara PLC tanpa keraguan nomor satu pilihan dalam pengendalian proses, hal ini tidak berarti itu tanpa masalah ada dua daerah yang telah menyebabkan beberapa masalah untuk insinyur. Masalah pertama adalah bahwa konsep asli kembali pada tahun tujuh puluhan adalah untuk mengembangkan perangkat yang bisa diprogram dengan mudah dan cepat, jadi logika Tangga dikembangkan untuk membuatnya dikenal oleh insinyur listrik, namun selama bertahun-tahun sedang PLC disediakan oleh beberapa besar nama-nama seperti: Allen Bradley - Omron - Sony Ericsson - Mitsubishi - Square D, dan di sini masalahnya diciptakan, masing-masing mengembangkan gaya mereka sendiri Tangga logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omron Cx ProgrammerFor pengembang ini berarti belajar beberapa gaya pemrograman yang berbeda dan juga cara menggunakan alat pengembangan yang berbeda, sedangkan pengembang dapat mengatasi hal ini, sejumlah besar insinyur pemeliharaan sangat sulit. Saya pribadi tahu salah satu perusahaan internasional yang memiliki 3 yang berbeda-beda PLC dan insinyur pemeliharaan hanya mengenal satu dan mereka berjuang dengan yang satu itu, kurangnya kontrol dalam perusahaan berarti perusahaan downtime dan efisiensi yang jauh di bawah apa yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=cxp_1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/cxp_1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kedua adalah baru, PLC harus kuat untuk bertahan hidup lingkungan industri, desain sampai 2001 adalah sangat cocok dan juga meminjamkan diri mereka untuk cepat penggantian modul yang rusak, namun beberapa desainer PLC PLC sekarang berkembang di mana luas permukaan plastik hanya 50%, ini mudah rusak, dan selama perakitan ke dalam rak-rak kecil benda logam seperti sekrup dapat jatuh ke elektronik sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitsubishi PLC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga hilang adalah backplane yang memungkinkan penggantian cepat, sekarang modul harus ditempatkan bersama-sama, jadi jika yang di tengah gagal Anda harus strip PLC bawah. Akhirnya ukuran miniatur menyebabkan masalah pengkabelan, para insinyur aku tahu cenderung memiliki ukuran jari-jari pisang, sehingga Anda dapat membayangkan kesenangan yang mereka miliki dalam rak perakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kecil ini kekurangannya, PLC masih jauh lebih baik daripada PC, yang memiliki lebih dari dua kegagalan salah satu yang cenderung Sistem Operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=plc2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/plc2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Rockwell - produk AS. Platform Logix mereka memasok pengguna akhir dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk membangun sebuah aplikasi handal dalam mengendalikan integrasi dari Control untuk Drive ke HMI Logix, operasi di atas kedua Buka dan jaringan Prop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allen Bradley PLC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Omron - secara ekstensif digunakan di seluruh Eropa dan Timur Jauh. Mereka telah memperluas jangkauan mereka dengan PLC's CJ1 baru seri untuk mesin total kontrol. CJ seri yang ditetapkan untuk menggantikan yang sangat populer dan dapat diandalkan alfa C200H seri. Pengembangan program adalah melalui Omron's Cx Programmer, versi terbaru v6.0, menggantikan Syswin tanggal ver3.4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omron PLC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siemens, produk Eropa. Selama bertahun-tahun PLC Siemens's telah menjadi antara orang-orang di atas, dengan keamanan, keandalan dan fleksibilitas sebagai points.The menjual berbagai Simatic sangat luas dan dapat memberikan solusi secara keseluruhan proses dan kontrol mesin. Biaya mahal tapi kemudian Anda membayar untuk produk yang bagus, namun lisensi dan adat mereka pemrograman laptop saya anggap terlalu banyak, membayar beberapa ribu pound terhadap Mitsi Omron dan beberapa ratus pound. Dukungan adalah vital dan jika Anda tidak terbiasa dengan produk kemudian dukungan adalah prioritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siemens PLC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitsubishi sekarang memiliki seri FX3u PLC, yang lebih kuat dan kinerja yang lebih tinggi PLC.&lt;br /&gt;Hal ini sangat fleksibel dan modular, memungkinkan untuk diperluas hingga 384 IO, dengan instruksi sedang diproses di 0.065usec. Berkomunikasi melalui Profibus dan Ethernet. Rincian lebih lanjut tentang hal ini dapat ditemukan melalui LC Otomasi dan ZONA INFORMASI mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=mit01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/mit01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitsubishi menyediakan berbagai produk dari PLC's to Drives, Robot dan HMI's dan yang paling penting dukungan pelanggan mereka secara keseluruhan adalah baik. Alat pengembangan PLC adalah GxDeveloper, superceded ini Medoc, GX Pengembang agak bertanggal, namun mereka kini telah tersedia GXiec, yang merupakan perkembangan yang sangat baik paket, memungkinkan Anda untuk membuat program yang didasarkan pada IEC61131.&lt;br /&gt;GXiec dalam pendapat kami sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitsubishi PLC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyence terkecil di dunia PLC dengan listrik AC built-in. Mudah menggunakan Window akses, Compact antarmuka operator panel yang tersedia. Proses cepat dengan 10-μs menyela dan 30-kHz counters kecepatan tinggi. Lengkap dengan User-friendly logika tangga Windows ® software.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLC Keyence&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khas Sistem Kontrol PLC &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=PLCcontrol.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/PLCcontrol.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-8383158504605036067?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/8383158504605036067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/plc-programmable-logic-controller.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8383158504605036067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/8383158504605036067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/plc-programmable-logic-controller.html' title='PLC (Programmable Logic Controller)'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1325155047691259681</id><published>2009-12-13T07:16:00.001+07:00</published><updated>2009-12-13T07:19:11.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Struktur unit Bearing'/><title type='text'>Struktur unit Bearing</title><content type='html'>Lingkaran luar diri-bantalan bola yang terkandung dalam tanah untuk sebuah bola, dan menanggung perumahan di mesin untuk jari-jari yang serasi, bantalan unit, unit bantalan izin ini menyelaraskan diri antara dua anggota. Gambar berikut adalah pandangan dari Bantal Hitam yang merupakan jenis yang paling populer Masukkan Ball Bearing Unit dengan set sekrup pengunci. Unit bantalan memiliki berbagai jenis perangkat pemeteraian sempurna dan dapat beroperasi secara memuaskan di bawah kondisi kerja keras, terutama untuk mesin dioperasikan di lingkungan berdebu atau berlumpur. Jadi, mereka secara luas digunakan dalam mesin-mesin pertanian, mesin konstruksi, mesin tekstil, bahan makanan mesin dan menyampaikan perangkat, dll unit bantalan, bantalan unit, bantalan terpasang unit, Plummer blok, perumahan unit, bantalan masukkan, masukkan bantalan, blok bantalan bantal , bantal insert, bantal blok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/?action=view&amp;current=1-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i670.photobucket.com/albums/vv70/gustaf_parlindungan/1-1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1325155047691259681?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/1325155047691259681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/struktur-unit-bearing.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1325155047691259681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/1325155047691259681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/struktur-unit-bearing.html' title='Struktur unit Bearing'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-3355325012484832842</id><published>2009-12-04T19:09:00.016+07:00</published><updated>2009-12-04T19:29:21.215+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LISTRIK STATIS'/><title type='text'>LISTRIK STATIS</title><content type='html'>Konsep Dasar Listrik Statis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik statis (electrostatic) membahas muatan listrik yang berada dalam keadaan diam (statis). Listrik statis dapat menjelaskan bagaimana sebuah penggaris yang telah digosok-gosokkan ke rambut dapat menarik potongan-potongan kecil kertas. Gejala tarik menarik antara dua buah benda seperti penggaris plastik dan potongan kecil kertas dapat dijelaskan menggunakan konsep muatan listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan konsep muatan listrik, ada dua macam muatan listrik, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Muatan listrik timbul karena adanya elektron yang dapat berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Benda yang kekurangan elektron dikatakan bermuatan positif, sedangkan benda yang kelebihan elektron dikatakan bermuatan negatif. Elektron merupakan muatan dasar yang menentukan sifat listrik suatu benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua buah benda yang memiliki muatan sejenis akan saling tolak menolak ketika didekatkan satu sama lain. Adapun dua buah benda dengan muatan yang berbeda (tidak sejenis) akan saling tarik menarik saat didekatkan satu sama lain. Tarik menarik atau tolak menolak antara dua buah benda bermuatan listrik adalah bentuk dari gaya listrik yang dikenal juga sebagai gaya coulomb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya Coulomb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya coulomb atau gaya listrik yang timbul antara benda-benda yang bermuatan listrik dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebanding besar muatan listrik dari tiap-tiap benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara benda-benda bermuatan listrik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj8SjiD-xI/AAAAAAAABSc/DNlfvRP7xlM/s1600-h/force_img.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 216px; height: 166px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj8SjiD-xI/AAAAAAAABSc/DNlfvRP7xlM/s320/force_img.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411352347991603986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika benda A memiliki muatan q1 dan benda B memiliki muatan q2 dan benda A dan benda B berjarak r satu sama lain, gaya listrik yang timbul di antara kedua muatan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj8pcgJ7dI/AAAAAAAABSk/qp8y9GFtrYk/s1600-h/listrik01.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 66px; height: 38px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj8pcgJ7dI/AAAAAAAABSk/qp8y9GFtrYk/s320/listrik01.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411352741241548242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F adalah gaya listrik atau gaya coulomb dalam satuan newton k adalah konstanta kesebandingan yang besarnya 9 x 109 N m2 C–2 muatan q dihitung dalam satuan coulomb (C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konstanta k juga dapat ditulis dalam bentuk &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj85rO6FUI/AAAAAAAABSs/CjojAck4kUo/s1600-h/listrik02.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 57px; height: 42px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj85rO6FUI/AAAAAAAABSs/CjojAck4kUo/s320/listrik02.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411353020073645378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dengan ε0 adalah permitivitas ruang hampa yang besarnya 8,85 x 10–12 C2 N–1 m–2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya listrik merupakan besaran vektor sehingga operasi penjumlahan antara dua gaya atau lebih harus menggunakan konsep vektor, yaitu sesuai dengan arah dari masing-masing gaya. Secara umum, penjumlahan vektor atau resultan dari dua gaya listrik F1 dan F2 adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. untuk dua gaya yang searah maka resultan gaya sama dengan penjumlahan dari kedua gaya tersebut. Adapun, untuk dua gaya yang saling berlawanan, resultan gaya sama dengan selisih dari kedua gaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R = F1 + F2 dan R = F1 – F2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. untuk dua gaya yang saling tegak lurus, besar resultan gayanya adalah&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9QV072fI/AAAAAAAABS0/POeasoBJj5g/s1600-h/listrik03.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 81px; height: 25px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9QV072fI/AAAAAAAABS0/POeasoBJj5g/s320/listrik03.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411353409464556018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 untuk dua gaya yang membentuk sudut θ satu sama lain, resultan gayanya dituliskan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9bXyhFhI/AAAAAAAABS8/VXiPCW2WIYA/s1600-h/listrik04.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 157px; height: 25px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9bXyhFhI/AAAAAAAABS8/VXiPCW2WIYA/s320/listrik04.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411353598969845266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penjumlahan lebih dari dua gaya, perhitungannya dapat menggunakan metode analitis (lihat pembahasan tentang analisis vektor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah muatan listrik dikatakan memiliki medan listrik di sekitarnya. Medan listrik adalah daerah di sekitar benda bermuatan listrik yang masih mengalami gaya listrik. Jika muatan lain berada di dalam medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik, muatan tersebut akan mengalami gaya listrik berupa gaya tarik atau gaya tolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah medan listrik dari suatu benda bermuatan listrik dapat digambarkan menggunakan garis-garis gaya listrik. Sebuah muatan positif memiliki garis gaya listrik dengan arah keluar dari muatan tersebut. Adapun, sebuah muatan negatif memiliki garis gaya listrik dengan arah masuk ke muatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik dinamakan kuat medan listrik. Jika sebuah muatan uji q’ diletakkan di dalam medan listrik dari sebuah benda bermuatan, kuat medan listrik E benda tersebut adalah besar gaya listrik F yang timbul di antara keduanya dibagi besar muatan uji. Jadi, dituliskan&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9nu0tQVI/AAAAAAAABTE/yayhcdv1PyQ/s1600-h/listrik052.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 42px; height: 42px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj9nu0tQVI/AAAAAAAABTE/yayhcdv1PyQ/s320/listrik052.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411353811311477074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dan F = E q’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kuat medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik q di suatu titik yang berjarak r dari benda tersebut dapat dituliskan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj935Tcj3I/AAAAAAAABTM/EN-_FtRbY8E/s1600-h/listrik062.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 54px; height: 38px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj935Tcj3I/AAAAAAAABTM/EN-_FtRbY8E/s320/listrik062.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411354089002667890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sini kuat medan listrik dituliskan dalam satuan N/C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuat medan listrik juga merupakan besaran vektor karena memiliki arah, maka penjumlahan antara dua medan listrik atau lebih harus menggunakan penjumlahan vektor. Arah medan listrik dari sebuah muatan positif di suatu titik adalah keluar atau meninggalkan muatan tersebut. Adapun, arah medan listrik dari sebuah muatan negatif di suatu titik adalah masuk atau menuju ke muatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua plat sejajar yang bermuatan listrik dapat menyimpan energi listrik karena medan listrik timbul di antara dua plat tersebut. Kuat medan listrik di dalam dua plat sejajar yang bermuatan listrik adalah&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-DNEPWiI/AAAAAAAABTY/iiAmQVyre3k/s1600-h/listrik071.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 45px; height: 42px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-DNEPWiI/AAAAAAAABTY/iiAmQVyre3k/s320/listrik071.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411354283286157858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;σ adalah rapat muatan dari plat yang memiliki satuan C/m2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ε0 adalah permitivitas ruang hampa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(gambar) (gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga dapat menghitung kuat medan listrik dari sebuah bola konduktor berongga yang bermuatan listrik, yaitu sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bola (r &lt; R), E = 0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kulit atau di luar rongga (r &gt; R), &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-OjZF1cI/AAAAAAAABTg/Jgm1dsLruzk/s1600-h/listrik081.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 54px; height: 38px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-OjZF1cI/AAAAAAAABTg/Jgm1dsLruzk/s320/listrik081.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411354478257755586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Energi Potensial Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua buah benda bermuatan listrik yang terletak berdekatan akan mengalami gaya listrik di antara keduanya. Suatu usaha diperlukan untuk memindahkan (atau menggeser) salah satu muatan dari posisinya semula. Karena usaha merupakan perubahan energi, maka besar usaha yang diperlukan sama dengan besar energi yang dikeluarkan. energi dari muatan listrik disebut energi potensial listrik. Besar usaha (W) atau perubahan energi potensial listrik dari sebuah muatan uji q’ yang dipindahkan dari posisi r1 ke posisi r2 adalah&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-bpD-g4I/AAAAAAAABTo/PddIdsC-L5E/s1600-h/listrik09.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 46px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-bpD-g4I/AAAAAAAABTo/PddIdsC-L5E/s320/listrik09.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411354703118107522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, usaha atau energi potensial untuk memindahkan sebuah muatan uji q’ yang berjarak r dari sebuah muatan lain q ke jarak tak berhingga dapat dituliskan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-nkNcbrI/AAAAAAAABTw/JMLdLVK1-ck/s1600-h/listrik10.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 38px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-nkNcbrI/AAAAAAAABTw/JMLdLVK1-ck/s320/listrik10.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411354907974069938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimana tanda minus berarti usaha yang dilakukan selalu melawan gaya tarik yang ada (biasanya usaha yang dilakukan adalah usaha untuk melawan gaya tarik antara dua muatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensial Listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu muatan uji hanya dapat berpindah dari satu posisi ke posisi lain yang memiliki perbedaan potensial listrik sebagaimana benda jatuh dari tempat yang memiliki perbedaan ketinggian. Besaran yang menyatakan perbedaan potensial listrik adalah beda potensial. Beda potensial dari sebuah muatan uji q’ yang dipindahkan ke jarak tak berhingga dengan usaha W adalah&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-0K9pjeI/AAAAAAAABT4/KMtupTolSz8/s1600-h/listrik11.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 45px; height: 42px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj-0K9pjeI/AAAAAAAABT4/KMtupTolSz8/s320/listrik11.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411355124535234018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimana V adalah potensial listrik dengan satuan volt (V).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda potensial dari suatu muatan listrik di suatu titik di sekitar muatan tersebut dinyatakan sebagai potensial mutlak atau biasa disebut potensial listrik saja. Potensial listrik dari suatu muatan listrik q di suatu titik berjarak r dari muatan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj_CiOG6cI/AAAAAAAABUA/BLqVRhpkT0o/s1600-h/listrik121.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 49px; height: 38px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj_CiOG6cI/AAAAAAAABUA/BLqVRhpkT0o/s320/listrik121.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411355371296451010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari persamaan di atas tampak bahwa potensial listrik dapat dinyatakan dalam bentuk kuat medan listrik, yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V = E r&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan gaya listrik dan kuat medan listrik, potensial listrik merupakan besaran skalar yang tidak memiliki arah. Potensial listrik yang ditimbulkan oleh beberapa muatan sumber dihitung menggunakan penjumlahan aljabar. Untuk n muatan, potensial listriknya dituliskan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj_RMprPSI/AAAAAAAABUI/Y1KLGwBWi-Q/s1600-h/listrik13.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 222px; height: 46px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj_RMprPSI/AAAAAAAABUI/Y1KLGwBWi-Q/s320/listrik13.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411355623204535586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Catatan: tanda (+) dan (–) dari muatan perlu diperhitungkan dalam perhitungan potensial listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-3355325012484832842?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/feeds/3355325012484832842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/listrik-statis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3355325012484832842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5540070349040640629/posts/default/3355325012484832842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gustafparlindungan.blogspot.com/2009/12/listrik-statis.html' title='LISTRIK STATIS'/><author><name>gustaf parlindungan lumban tobing</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14632934859943673343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/TEAZZ70UsDI/AAAAAAAABWI/7dJBaM8WLwE/S220/12943_191306414628_676139628_2785610_5500342_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj8SjiD-xI/AAAAAAAABSc/DNlfvRP7xlM/s72-c/force_img.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5540070349040640629.post-1820009372448677442</id><published>2009-12-04T19:01:00.002+07:00</published><updated>2009-12-04T19:03:52.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JANGKA SORONG'/><title type='text'>JANGKA SORONG</title><content type='html'>Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1 mm. keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin, maupun kedalam sebuah tabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar disamping ditunjukkan bagian-bagian dari jangka sorong. (sorot masing-masing bagian dari jangka sorong tersebut untuk mengetahui nama setiap bagian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm, dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0,1 cm. Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0,9 cm, dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0,09 cm. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0,1 cm – 0,09 cm = 0,01 cm atau 0,1 mm. Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0,1 mm atau 0,01 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketelitian dari.....&lt;span class="fullpost"&gt; jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil. Jadi ketelitian jangka sorong adalah : Dx = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketelitian 0,005 cm, maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah menggunakan jangka sorong untuk keperluan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengukur diameter luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Geserlah rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap)&lt;br /&gt;    * Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang.&lt;br /&gt;    * Geserlah rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang&lt;br /&gt;    * Catatlah hasil pengukuran anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengukur diameter dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Geserlah rahang geser jangka sorong sedikit kekanan.&lt;br /&gt;    * Letakkan benda/cincin yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut&lt;br /&gt;    * Geserlah rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin yang diukur&lt;br /&gt;    * Catatlah hasil pengukuran anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengukur kedalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Letakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak.&lt;br /&gt;    * Putar jangka (posisi tegak) kemudian letakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya.&lt;br /&gt;    * Geserlah rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung.&lt;br /&gt;    * Catatlah hasil pengukuran anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membaca hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bacalah skala utama yang berimpit atau skala terdekat tepat didepan titik nol skala nonis.&lt;br /&gt;   2. Bacalah skala nonius yang tepat berimpit dengan skala utama.&lt;br /&gt;   3. Hasil pengukuran dinyatakan dengan persamaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0,01 cm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Dx = 0,005 cm (tiga desimal), maka hasil pembacaan pengukuran (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal. Tidak seperti mistar, pada jangka sorong yang memiliki skala nonius, Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3. sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang L = xo ­+ Dx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya L = (4,990 + 0,005) cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangka sorong biasanya digunakan untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangka sorong memiliki dua macam skala: skala utama dan nonius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat contoh cara mengukur di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj6ZxwC0wI/AAAAAAAABSU/w_m0B4H9UOc/s1600-h/jangkasorong.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R1Ud2757VBI/Sxj6ZxwC0wI/AAAAAAAABSU/w_m0B4H9UOc/s320/jangkasorong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411350273044173570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah skala nonius yang berhimpit dengan skala utama. Di contoh, yang berhimpit adalah angka 4 (diberi tanda merah). Itu berarti 0.04 mm. Sekarang lihatlah ke skala utama di sebelah kiri angka nonius 0. Di situ menunjukkan angka 4,7 cm. Berarti hasil pengukurannya adalah 4,7 cm + 0.04 cm = 4,74 cm. Ingat lagi kan pelajaran SMA? Hehe. Untuk pembacaan ke inch prinsipnya sama, hanya saja harus pintar menggunakan skala yang berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5540070349040640629-1820009372448677442?l=gustafparlindungan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' 
